Shell Super Extra Res to Res


image

Setelah beberapa bulan keracunan Pertamax Plus yang beroktan 95, dimana performa mesin Jalitheng Pulsar 220 DTSi-F menjadi lebih baik dibanding memakai pertamax 92 maupun Shell Super. Bagaimana dengan jarak tempuh dalam kota DKI untuk per liternya ? Ini yang tidak pernah aku hitung secara serius dari ketiga jenis bahan bakar motor tersebut. Hanya berdasrkan hitungan hari dan rata-rata 27 sampai 30 kilometer perliter.

image
Jalitheng isi shell

Akhirnya saya penasaran dengan tantangan Bro Henry “Bodats” Parasian yang lebih prever dengan dengan si Kulit Kerang dari VOC. Setelah pwngisian pertama dengan nilai 100ribu dan dipakai sampai res (mesin tersendat pertanda kekurangan asupan bbm) yang kebetulan di dekat SPBU Shell (pengisian pertama ini untuk membersihkan tangki dari sisa pertamax plus).

Lanjutkan membaca Shell Super Extra Res to Res

Gas Spontan Pulsar220


Inisiatif di jalan sangat diperlukan bagi siapa saja, termasuk jika tertimpa musibah. Salah satunya jika kendaraan yang kita kendarai mengalami kerusakan, seperti yang menimpa motorku si Jalitheng Pulsar 220 DTSi-F.

image

Saat sedang asyik menarik throtle gas tiba-tiba motor kehilangan tenaganya meski grip gas diputar lebih…eits..kok grip gas muter terus…hayyahh sepertinya tali gas putus..

Lanjutkan membaca Gas Spontan Pulsar220

Berkendara Sehat Bersama Kang Sabdho


Sepulang dari Milad OBI di Pesantren Ulul Ilmi, mampir makan Miyamin88, selanjutnya ngumpul di rumah Kang Nadi @alonrider ngobrol ngalor ngidul dari Magrib sampai mendekati jam 21.00. Wah orang rumah dah nanya “pulang jam berapa yah ?” plus nguantuk dan cape mendera neh. Sementara tumpangan ngendon “NUMPANG” berjamaah 😀 . Beruntung Kang Sabdho Guparman (sabdho.wordpress.com) mengajak bareng mau ke kota tua rumah Morotuo. Siplah..

Sabdho Guparman

Karena berangkat bareng Azdi numpak Ndaho City ngangkut buku tulis dan helm, buru-buru, jaket ketinggalan, apalagi helm. Alhamdulillah Kang Nadi yang baik hati, tidak sombong suka menabung dan selalu ngempani alam lewat BIOPORI :mrgreen: memberikan (mbuh iklas mbuh ora, ta pek waelah 😀 ) helm fullface dan jaket yang anget. Lanjut meluncur ke Circuito nang jalanan :D. Aku yang suka nyasar meneng ae, manut Kang Sabdho.  Lanjutkan membaca Berkendara Sehat Bersama Kang Sabdho

Rangka Tiger Dan Megapro Patah


rangka Pulsar 200 Ns

Itulah info dari 2 pengunjung blog pada tulisanku sebelumnya (baca : Pulsar 200 NS Monoshock, Apakah sasis cukup Kuat ?) yang menyatakan bahwa motor Jepangpun belum tentu memiliki rangka yang kuat, mengcounter minded bahwa Bajaj Pulsar ranngkanya getas, alias gampang patah jika overload bukan melengkung.

kata siapa produk jepang lebih baik??? megapro saya patah rangka 2 kali di bawah jok…Tiger juga banyak yang mengalami kasus serupa…jadi jangan sampe merasa Japan Minded lah apa apa yang produk jepang pasti bagus, nggak juga.. Lanjutkan membaca Rangka Tiger Dan Megapro Patah

Pulsar dan Bebek, Mengalahkan Dominasi atau Merendahkan Diri ?


Dominasi sepeda motor bebek di tanah air sepertinya memang membuat Bajaj gerah dan berusaha mengubah demand masyarakat pengguna motor untuk berpindah ke motor batangan melalui iklan yang sering melibatkan motor bebek. Maklum Bajaj Auto Indonesia tidak memproduksi motor bebek.

masih perlu bebek ?

Jika seperti gambar di atas aku pikir masih masuk akal, karena bebek disandingkan dengan Pulsar bercc dan seharga bebek, yaitu Pulsar 135 LS yang dibanderol 14,5 juta. Jika dengan harga bebek tapi dapet motor sport/batangan kenapa mesti beli bebek. Masuk akal kan. Tapi mengapa mesti bebek yang diincar lagi dalam TVC yang baru? (baca Iklan Pulsar 4l@y Banget, Malu-maluin aja…) mengapa juga pakai Honda SUpra X125 ?, mengapa bukan Suzuki Satria F150 ? Lanjutkan membaca Pulsar dan Bebek, Mengalahkan Dominasi atau Merendahkan Diri ?

5000 km, Projektor Lamp P220 Putus, Haruskah melanggar Peraturan ..


Lampu bokhlam motor putus atawa mati mungkin hal biasa dan Mungkin sudah banyak owner Bajaj Pulsar 220 DTSi-F yang mengalami, tapi yang menjadi keheranan saya adalah, tuh lampu pendek amat life timenya, jika dilihat sekilas kayaknya sama dengan lampu hologen pada umumnya yang diaplikasi motor, bedanya pada ujung lampu ada ciri khususnya, yaitu tidak transparan. Apakah memang segitu life time bokhlam si Pzzo?

type bokhlam h7uxb 12 v 55w

Hampir seminggu saya hanya memakai lampu jauh, baik siang maupun malam. Pertama-tama saya curiga socket kena air atau Lanjutkan membaca 5000 km, Projektor Lamp P220 Putus, Haruskah melanggar Peraturan ..

Auto Off Sein si Jalitheng, Malah Ngrepotin IMHO


Salah satu kelebihan Bajaj Pulsar adalah lampu sein yang mati secara otomatis jika berbelok, nah kendala yang saya hadapi pada si Jalitheng Pulsar 220 F adalah switch magnet auto yang ga efektif, dimana kadang berfungsi, kadang tidak, kadang lam kadang kecepetan, misal ngidupi sein saat belok dengan sedikit miring (cornering) ternyata setelah motor lurus kembali si sein tidak mati juga, sehingga harus manual geser sakelar sein. Hal lain adalah saat saya “ON” kan si sakelar sein untuk isyarat saya akan masuk kanan, ternyata sein hidup sesaat dan mati sebelum saya masuk kanan.

Sepertinya semua owner Pulsar ngerasain hal sama seperti juga Mas Hadiyanta yang kecewa karena , Sein otomatis Pulsar kadang emang menjengkelkan , nah mungkin sebaiknya magnet switcnya di “BUNUH SAJA” kali ya, dan pakai swich manual kaya motor pada umumnya ? Giman Mas Bro ada saran, monggo di share yang paham, mungkin perlu ke MKT neh gaul sama PRIDES ya, (nglirik kang Faiz )

Wassalam…

Ful Fairing Pulsar 220 Sekarang dari Plastik ….Wasyem Tenan…


👿 Saat beli Jalitheng Pulsar 220 F sudah ditawarin untuk memilih yang full Fairing, tapi karena pertimbangan mesin Pulsar yang panas, takut pendinginan mesin tidak maksimal juga bahan fairing masih pakai serat fiber imho kurang menarik, saya jadi urung meminang fairing tersebut. Ternyata sekarang tersedia Fairing berbahan plastik ABS, wah boleh neh diaplikasi, Baca berita di Otomotifnet.com bahwa Fontana Daan Mogot menjual fairing tersebut sepaket dengan motor, sayang .. tapi karena penasaran saya langsung kontak telpon ke Fontana Perkasa Motor di Jl. Daan Mogot Km 1 no.105, Jakarta Barat di nomor 021-56966988 untuk tanya-tanya dan jawabannya, fairing bisa dijual terpisah dan ready stok , seharga 650 ribu rupiah sudah termasuk ongos pasang ditempat… Lanjutkan membaca Ful Fairing Pulsar 220 Sekarang dari Plastik ….Wasyem Tenan…

Yang Orange … Maniss….Wasyem


Pulsar 220 F ternyata ada pilihan warna Orange, memang terbatas, seperti juga warna Silver, mungkin warna tersebut hanya disukai oleh orang tertentu saja, alias tidak umum. Dapet kiriman foto dari Bro Yayank Ardian

 

 

Mau dikirim ke mana ya ?

Seekor Pulsar 220 F warna Orange kok feel gitu, maklum saat minang Jalitheng warna ini tidak ada. Pasti indent dan makan waktu lama, ga sabar gan, nunggu STNK 2 bulanan aja begah 😀

Sekilas Aneh, tapi justeru menariknya di anehnya itu 😀

Tapi warna ini KTM banget imho, menarik buatku, warna mencolok dan terkesan sport gitu, Wah jadi kesengsem.

Wassalamu’alaikum

Wajibkah Motor Servis Rutin Sesuai Anjuran Buku Panduan dari Dealer ?


Sesuai petunjuk buku panduan motor dari dealer, motorku si Jalitheng Pulsar 220 mesti servis pertama dan ganti oli gratis pada jarak tempuh 750 km atau 1 bulan, pilih mana yang duluan tercapai, pada hari enin 05 September kemarin, jarak tempuh si Jalitheng tertera di spedometer 700 km lebih, dengan estimasi jarak tempuh di hari berikutnya bisa lewat dari jarak tempuh seseuai petunjuk buku dari dealer, maka hari itu juga saya ijin sebentar dari nguli meluncur ke Dealer Bajaj Ontana di Jalan Gunung Sahari.
narziez abiez.1815.jpg
Sesampai di depan dealer, ada sedikit janggal, tampak pada gambar diatas ada mobil polisi bersandar (kaya kapal aja 😀 ), nanya ke salah satu karyawan, apakah bengkel sudah melayani jasa servis ? Ternyata belum, bahkan dealer belum buka untuk operasional, karena sedang ada pemeriksaan dari pehak polisi, sehubungan dijebolnya dealer oleh tangan jahil, alias habis kemalingan
narziez abiez.1813.jpg
tampak agak semrawut, ada kembaran Red Bastard parkir di depan pintu masuk persis, jadi ternyata selama ditinggal libur lebaran, dealer tidak ada yang jaga, dan dimanfaatin oleh maling mengais rizki :mrgreen:
untungnya dealer sudah prepare untuk kemungkinan buruk tersebut, karena tahun sebelumnya pun mengalami hal sama, kata si karyawan cuma 1 unit CPU yang berhasi di gondol pencuri.
Selanjutnya saya meluncur ke dealer JAR di Pasar Baru, ternyata jasa servis juga belum dil.ayani, cuma tampak pengantaran unit saja ke pelanggan.

Hari berikutnya yaitu selasa 06 September, saya kembali merapat ke Fontana Gunung Sahari, langsung parkir, agak kaget lihat penampakan dengan warna baju mirip seragam Fontana, tapi sepertinya kenal dengan tampang “Mbroderhud ini” 😀
narziez abiez.1829.jpg
ternyata beliau adalah Kang Sabdo Guparman yang sedang servis si Red Pulsar 200 nya, beliau sudah langganan tiga tahun di Fontana ini, dan ternyata saya kesiangan datang sehingga tidak kebagian antrian servis, alias tutup karena sudah banyak yang boking servis motor setelah dipakai lebaran, akhirnya konsultasi ke Kang Sabdo, dan sesuai anjuran Kang Sapto Anggono pun seia selata (jenenge mirip, awas ketuker Sapto Guparman dan Sabdo Anggono :mrgreen: ) juga membaca postingan Kang Bennythegreat, motor baru yang penting rajin ganti oli, Kang Sapto menguatken bahwa motorku suaranya masih alus, ga perlu servis, sebaiknya ganti oli saja dulu.

narziez abiez.1827.jpg
Nanya Kang Sabdo harga oli standar Bajaj Volvaline 1,2 liter seharga 40 ribu, langsung beli dan isi di Fontana Gunung Sahari ini, tapi..ups..kok harganya 60 ribu, ga salah neh Kang Sabdo, setelah Kang Sabdo selesai servis saya cek list serrvisnya, ternyata harga oli memang 40 ribu, busyet..apa P200 isinya cuma 1 liter, kata Kang Sabdo sama yaitu 1,2 liter…waduh terus 20 ribu apa ongkos ganti oli, tapi larang men rek…jadi illfeel neh.
narziez abiez.1828.jpg

Sekarang saya malah ragu mau ambil servis gratis dari dealer, secara si Jalotheng tidak ada keluhan mesin, cuma lampunya aja nyorotnya terlalu ndangak, dan stang agak oleng saat lepas tangan, pertanda ada yang kendor..
Menurut sedulur semua, perlu gak seh servis rutin sesuai pentunjuk dokter..ups.. Dealer seperti tertera pada buku panduan yang ada, sedangkan motor ga ada masalah, ataukah saya cukup ambil oli gratisnya saja ?

Kesuwun urun rembuke nggeh, Wassalamu’alaikum…

Dikirim menggunakan Wordmobi