Hujan Petir Petang Ini


Kututup telinga, kami terus melangkah menuruni jalan berbukit itu, berpayung daun pisang menembus kabut yang mulai turun, senjapun mulai menyapa. Simbok dan aku tetap gontai, sementara nini yang sudah sepuh mulai tertinggal. Tapi dengan santai Nini terus mengikuti kami, mulutnya terus bergerak mengunyam sirih, sambil sesekali membuang ludah berwarna merah kecoklatan, paduan kinang (pinang, sirih, kapur dan gambir).

Rintik hujan terus mengiringi, diselingi kilat yang menyambar dahsyat di antara awan yang bergulung putih kelabu, sebentar-bentar kupelototi kilat yang biasa kusebut “lidah” , berkerlip menyilaukan tapi menimbulkan rasa ingin tahu. Kilatnya begitu nyata, tapi petir dan hujan reda, kemana efek kilat itu, bukannya kilat akan diiringi suara geluduk yang bergema di angkasa, apalagi kampungku yang berbukit. Gemanya akan memekakan layaknya nuklir Hiroshima. Lanjutkan membaca Hujan Petir Petang Ini

Indahnya Masa Remaja


Keindahan Masa remaja memang tak tergantikan, sampai ada yang bilang “nikmatilah hidupmu, mumpung masih muda”. Kadang akupun jadi ingin mengulang keceriaan masa remaja itu. Bandel yang kadang lucu dan ngegemesin kalo diinget. Bandel khas remaja tentu, mungkin ada yang suka atau pernah tawuran antar pelajar, merokok di toilet sekolah, sampai ngintip (parah), bahkan hoby mboncengin siswi siswi secara berganti, saking seringnya sampai lupa siapa aja dulu yang pernah diboceng 😀 (lali jenenge, eling rasane :mrgreen: ) , kadang minggat dari sekolah atau bolos sekolah dan pergi refresing bareng teman satu geng, weh.. jadi inget ban bocor 2 kali saat minggat ke pegunungan Dieng Wonosobo.

Seperti para ABG pada gambar di atas, tanpa ragu sama sekali langsung ngendon di depan panggung musik rege dan joged bareng, Lanjutkan membaca Indahnya Masa Remaja

Bebek Sruntulan


Istilah yang ngetop entah dari mana ini jadi cacian terhadap pengendara motor bebek yang berkendara secara ugal-ugalan, padahal tidak semua bebeeker itu sruntulan lho, bahkan pengendara motor batangan aja ada yang berperilaku sruntulan, ugal-ugalan, selap selip, melipat spion dan perilaku lainnya yang biasa dianggep alaly (ngaca ndiri jadinya). Seperti penampakan gambar di bawah ini, saat meluncur bareng Kang Azdi menuju Cipayung dalam rangka milad OBI di Ulul Ilmi

tentu bagi pengguna jalan di Jakarta pemandangan seperti ini bukanlah hal asing. Setiap hari bisa ditemui. Di sepanjang jalan yang Lanjutkan membaca Bebek Sruntulan

WordPress Galak


Ya begitulah yang aku lihat, beberapa komentar dari sobat blogger masuk SPAM. Bahkan aku komentar di postingan Kang Benny bisa dipastikan gak nungul alias Nyepang dulu. Mending kalo moderasi… Apakah ini karena ada pembaruan di WordPress ?

Ya tampilan wordpress sekarang ada notifikasi komentar, likes atau ada balasan komentar di sudut kanan atas jika kita sign in ke wordpress. Jadi mohon maaf jika koment Masbro dan Mbaksist nyepang alias kejaring sama Spam. Bukan karena difilter admin tapi si wordpress lagi galak.

Adakah yang mengalami juga ? Atau ada yang tahu lebih detile? #postingan gak penting #abaikansaja 😀 . Wassalamu”alaikum

Sulitnya Mencipta Lagu


Dapat PR dari adeku yang SMU, minta dibikinin lagu plus not nya, lah ini kan pelajaran SMP dulu, wis lupa babar pisan. Minta bantuan sono sini (gogling) termasuk ke Kang Benny yang DTwannabe, ealah malah dikasih lagunya Dream Thetre yang aku saja gak tahu sama sekali, lebih sering ndengerin lagunya Rial Roma Irama daripada barat soale 😀 . Nah saking bingungnya googling juga gak dapet titik terang, samapai larut dan buntu. Coba ngarang asala nada, malah makin pelik.

Jadi inget jaman bahela, suka nulis sekenanya yang di otak dan dinyanyiin tanpa instrument, pernah satu waktu sepulang dari negeri BORNEO (kapan-kapan ditulis), bertolak naik feri dari Banjarmasin ke Surabaya, dianjungan paling ujung layaknya film Titanik (padahal gak boleh penumpang duduk di sini) melamun dan terciptalah lagu, gampang banget bisa beberapa bait dalam sekejap. Lanjutkan membaca Sulitnya Mencipta Lagu

Racun Helm di Otista Jatinegara


Helm adalah perangkat wajib bagi biker, tanpa helm pengendara motor kurang tepat dibilang biker. Meski kadang enggan mengenakannya saat riding jarak pendek, tapi helm tetaplah perangkat aman bermotor. Dan untuk itu OBI memperingati milad pertamnaya atas sumbangan rekan blogger dan komnetator menyumbangkan helm (12 buah,: 10 open face dan 2 full face) ke pesantren Ulul Ilmi sebagai inventaris pesantren yang bisa dipakai para santri dan ustadnya saat mengendarai motor. Meski bukan helm mahal paling tidak masih layak mengamankan kepala dari benturan dan yang pasti berSNI.

[caption id=”attachment_4070″ align=”aligncenter” width=”468″ caption=”Mobil Ndaho City Azdi jadi alat angkut belasan helm dan 8 karton buku tulis Lanjutkan membaca Racun Helm di Otista Jatinegara

@jokowi_do2 Foday Guangdong Cina Jiplak Esemka ?


Sebuah komentar muncul di postinganku tentang Plagiat atau CUma Perakitan ? Mobil Esemka bikin galau 

Proyek mobil esemka dimulai thn 2007.design dari SMKN Singosari Malang tahun 2008 dan prototipe selesai 2009, trus Foday ajak kerjasama SMKN Singosari Malang (orang cina foday datang langsung ke sekolah SMK di singosari malang utk pelajari prototipenya) tahun 2010… dan beberapa bulan kemudian tiba2 foday keluarkan seri yang mirip 99% karya anak SMK.

Membuatku bertanya-tanya benarkah demikian ? Kucoba korek-korek data original belum dapet, tapi gambar yang diberikan Mas Lanjutkan membaca @jokowi_do2 Foday Guangdong Cina Jiplak Esemka ?

Hemat Pangkal Kaya ? Mosokk ..!!


Yah dari kecil SD dulu kita ups saya sudah mengenal peribahasa HEMAT PANGKAL KAYA dan menjadi jargon para orang tua agar anak-anaknya berhemat. Secara logika memang benar, jika kita berhemat maka kita mampu mengumpulkan lebih dan lebih lagi. Tapi efek lainnya ternyata lebih parah (imho)

terimakasih gan, Barokah. Amin

Saking hematnya sesorang cenderung bakhil, mampu tapi berlagak tidak mampu. Kaya tapi memiskinkan diri, menang gaya kalah tindakan. Fenomena itu terus ada dan berkesinambungan jika tidak ada kata SYUKUR melekat di hati. Sekecil apapun, secuilpun sebuah rezeki, sebuah barang, sebuah kepemilikan jika di sykuri maka KAYA lah dia.

Lanjutkan membaca Hemat Pangkal Kaya ? Mosokk ..!!

Berkendara Sehat Bersama Kang Sabdho


Sepulang dari Milad OBI di Pesantren Ulul Ilmi, mampir makan Miyamin88, selanjutnya ngumpul di rumah Kang Nadi @alonrider ngobrol ngalor ngidul dari Magrib sampai mendekati jam 21.00. Wah orang rumah dah nanya “pulang jam berapa yah ?” plus nguantuk dan cape mendera neh. Sementara tumpangan ngendon “NUMPANG” berjamaah 😀 . Beruntung Kang Sabdho Guparman (sabdho.wordpress.com) mengajak bareng mau ke kota tua rumah Morotuo. Siplah..

Sabdho Guparman

Karena berangkat bareng Azdi numpak Ndaho City ngangkut buku tulis dan helm, buru-buru, jaket ketinggalan, apalagi helm. Alhamdulillah Kang Nadi yang baik hati, tidak sombong suka menabung dan selalu ngempani alam lewat BIOPORI :mrgreen: memberikan (mbuh iklas mbuh ora, ta pek waelah 😀 ) helm fullface dan jaket yang anget. Lanjut meluncur ke Circuito nang jalanan :D. Aku yang suka nyasar meneng ae, manut Kang Sabdho.  Lanjutkan membaca Berkendara Sehat Bersama Kang Sabdho

Ngeblog VS Paseduluran


Menulis di blog merupakan kegiatan yang menarik buatku, semenjak lebih dari setahun yang lalu aku menulis di wordpress dan mulai mengenal blogger lain, tentu saja lewat Kang Maskur yang pertama mengenalkan wordpres kepadaku karena blogspot berat diakses dan ribet kalo mau blogwalking. Akhirnya triyantobanyumasan hijrah ke wordpress dan terbukti lebih aktif serta mudah blogwalking sesama pengguna wordpress tentunya.

Dan akhirnya kenalah dengan yang namanya blogger KOBOYS (komunitas blogger otomotif yogyakarta dan sekitarnya) yang pada akhirnya dengan anggota yang hampir di seluruh pelosok Indonesia bahkan luar negeri berubah menjadi Komentator dan Blogger yang Seduluran (cmiiw) . Yah sebuah jargon yang menyenangkan, PASEDULURAN alias bersaudara, identik dengan brotherhood dalam dunia komunitas motor. Sebagian besar memang menulis dan membicarakan sepeda motor, atpm, modifikasi, perawatan dan segala tetek bengeknya, hingga perbedaan pendapat mengenai eksistensi ngeblog. Lanjutkan membaca Ngeblog VS Paseduluran