Upss… jangan tertipu judul ya bro, tapi bener kok, bagi owner pertama perlu ngerogoh kocek hampir 50 juta buat dapet helm ini, alias nih helm bawaan motor…xi..ixi..
50 juta dapet helm
Tuh kan yups benar, helm bawaan Kwasaki Ninja 250 R. Tapi aku dapet gartisan lho, gak perlu beli motor mahhal itu, dari majikan Irone hide Lanjutkan membaca Review Helm 50 Juta
Mengapa aku ganti ban belakang si Jalitheng Pulsar 220 yang MRF dengan IRC eks N250 ? Karena pakai ban MRF sempet kepleset, dan beranggapan MRF licin, karena penasaran saya coba ganti IRC.. ga tahunya sama aja, alias sempet kepleset dan di tempat/jalan yang sama. Memang si saat basah MRF cenderung licin, tapi permasalahan ban Jalitheng bukan itu sebenarnya, sampai di ganti.
Dominasi sepeda motor bebek di tanah air sepertinya memang membuat Bajaj gerah dan berusaha mengubah demand masyarakat pengguna motor untuk berpindah ke motor batangan melalui iklan yang sering melibatkan motor bebek. Maklum Bajaj Auto Indonesia tidak memproduksi motor bebek.
masih perlu bebek ?
Jika seperti gambar di atas aku pikir masih masuk akal, karena bebek disandingkan dengan Pulsar bercc dan seharga bebek, yaitu Pulsar 135 LS yang dibanderol 14,5 juta. Jika dengan harga bebek tapi dapet motor sport/batangan kenapa mesti beli bebek. Masuk akal kan. Tapi mengapa mesti bebek yang diincar lagi dalam TVC yang baru? (baca Iklan Pulsar 4l@y Banget, Malu-maluin aja…) mengapa juga pakai Honda SUpra X125 ?, mengapa bukan Suzuki Satria F150 ? Lanjutkan membaca Pulsar dan Bebek, Mengalahkan Dominasi atau Merendahkan Diri ?
curhat dikit akh.. xixixii.. 😀 jadi lucu, karena bahasan rame, tapi ingin dibuat serial alias membahas dari sisi yang lain dari postingan sebelumnya, akhirnya dibikin terjadawal, eh.. ternyata dah keduluan di bahas blog lain, saat baca.. lho kok mirip.. wah ntar kesannya jadi copast atawa repost nih tulisanku, lha udah tak tulis beberapa hari yang lalu, pengennya muncul besok, malah udah banyak yang nulis dengan isi tulisan mirip.. jadi gimana gitu.. tapi yoweslah ben rame ..
Nasib siapa yang tahu, apes tak bisa ditolak, tapi SABAR adalah jawaban yang haq atas segala musibah yang kita alami. Itulah gambaran dari tulisan Eyang Edo (Doa Kami Buat Sang Penabrak) hari ini pasca mengalami musibah di seruduk Kijang Innova saat keluar dari pusat perbelanjaan Cibubur Junction. Kijang Innova berwarna krem itu berlalu tanpa permisi alias kabur tak bertanggung jawab Lanjutkan membaca Mendoakan yang Salah Biar Benar, Meluruskan Yang Bengkok..
Ada yang pernah ke Dufan ? Lihat Parade akbar di hari Sabtu atau Minggu ? kalo gak salah jam 16.30 acaranya berlangsung, dan salah satu anggota parade Lanjutkan membaca Mobil Modifikasi Bubrah
Beberapa hari yang lalu, pulang gawe malem hari, jalanan basah pasca hujan, akupun jalan penuh kewaspaaan, saat sedang bersiap menyalip sebuah taxi, posisiku sudah di belakang kanan melihat jalur kanan untuk mendahului, meyakinkan penglihatan bahwa jalan aman. Tiba-tiba whuzzz…!!! di kananku melesat tanpa permisi (tanpa nglakson dulu), seekor Mio hijau, hampir oleng nih motor karena kaget reflek menghindar takut keseremped.
Lidah Tak bertulang… itulah ungkapan yang mudah diucapkan tapi sungguh sulit untuk dimengerti dalam pelaksanaan dalam pergaulan keseharian. Semoga saya mampu menjaga lidah ini. Amin. Memang diam belum tentu emas, tapi bicarapun belum tentu perak, tapi jika ingin selamat, maka letakanlah lidah di belakang hati, maka kita akan tahu persis bahwa yang kita ungkapkan adalah suara nurani.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.