Kalau Berkata Merupakan Perak, Bisa Jadi Diam Adalah Emas


Lidah Tak bertulang… itulah ungkapan yang mudah diucapkan tapi sungguh sulit untuk dimengerti dalam pelaksanaan dalam pergaulan keseharian. Semoga saya mampu menjaga lidah ini. Amin. Memang diam belum tentu emas, tapi bicarapun belum tentu perak, tapi jika ingin selamat, maka letakanlah lidah di belakang hati, maka kita akan tahu persis bahwa yang kita ungkapkan adalah suara nurani.

 وَلَمْ نَكُ نُطْعِمُ الْمِسْكِينَ .مَا سَلَكَكُمْ فِي سَقَرَ. قَالُوا لَمْ نَكُ مِنَ الْمُصَلِّينَ

وَكُنَّا نُكَذِّبُ بِيَوْمِ الدِّينِ . وَكُنَّا نَخُوضُ مَعَ الْخَائِضِينَ

“Apakah yang memasukkan kamu ke dalam Saqar (neraka)?” Mereka menjawab: “Kami dahulu tidak termasuk orang-orang yang mengerjakan salat, dan kami tidak (pula) memberi makan orang miskin, dan adalah kami membicarakan yang batil, bersama dengan orang-orang yang membicarakannya,dan adalah kami mendustakan hari pembalasan,… (Al Mudatsir: 42-46)

Nabi s.a.w. bersabda: “Sesungguhnya lidah orang mu’min itu dibelakang hatinya. Apabila ia berkehendak mengatakan sesuatu, niscaya dipahaminya dengan hatinya. Kemudian, dilalukannya dengan lidahnya. Dan lidah orang munafiq itu, dihadapan hatinya. Apabila ia bercita-cita akan sesuatu, niscaya dilalukannya dengan lidahnya dan tidak dipahaminya dengan hatinya.” Dirawikan Al-Kharaithi dari Al-Hasan AI-Bashari.

Semoga saya dan kita semua mampu menjaga Lidah yang tak bertulang ini. Amanah di belakang hati. Amin. Wassalamu’alikum

dikutip dari : Bahaya Lisan oleh Mbak Er

 

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Al-Quran, Alloh dan tag , , , , , . Tandai permalink.

6 Balasan ke Kalau Berkata Merupakan Perak, Bisa Jadi Diam Adalah Emas

  1. Herizal berkata:

    Gan benar SQ Mudatsir ato SQ Muddatstsir

  2. bintangzohra berkata:

    Lidah yang lepas dan hati yang tertutup dan penuh dengan kelalaian itu alamat kemalangan besar. – Imam Al-Ghazali

    Memang sukar untuk mengawal lidah, tetapi tidak kepada yang bersungguh-sunguh mengerti akan bahaya lidah ini.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s