Trotoar sebagai bagian dari jalan umum adalah fasilitas bagi pejalan kaki, tapi dengan semakin membludaknya pengguna kendaraan bermotor juga berdirinya berbagai gedung, perkantoran dan area usaha di pinggir jalan, fungsi dan kepemilikan trotoar banyak diakuisisi oleh pemilik bisnis atau gedung pinggir jalan umum tersebut.
Yah kejadian pada motorku Jalitheng Bajaj Pulsar220 DTSi-F saat ganti oli mesin. Sebenarnya oli mesin yang terpasang masih layak dan enak buat riding meski sudah berumur 3000 kilometer lebih. Oli masih bawaa dealer yaitu valvoline.
Meski bagi kebanyakan owner sepeda motor khususnya Bajaj Pulsar, oli valvoline ini kurang recomended karena mudah membuat mesin panas dan berhagai keluhan lain. Tapi bagi motorku terasa nyaman aja.
Karena penasaran dengan performa oli merk lain maka saat itu aku mengganti oli mesin dengan produk Shell Ax7 volume 1liter, padahal volume oli mesin Pulsar 220 adalah 1,2 liter, berharap 1 liter cukup seperti cerita Kang Sabdho Guparman memperlakukan si Gambhot Pulsar 200 nya.
Beberapa part Bajaj Pulsar memang di desain agar tidak mudah pecah atau patah, seperti spakboard belakang yang lentur sehingga jika tertabrak kendaraan lain dari belakang tidak mudah pecah.
lampu ori pzzo ngamplegh
Part lain adalah lampu Sein dengan batangan plastik karet yang “lemes” sehingga kalo jalan, getaran motor membuat lampu sein Pulsar 220 ku ngibing 🙂 alias ngamplegh :D. Tampilan sein yang menjulang juga terasa mengganggu tampilan, meski tak ada niatan ganti model lampu sein, tapi saat ke bengkel sper part untuk hunting oli, penampakan sein led yang biasa du adopsi pengguna Ninja 250 old menggodaku dan berpikir bisa plek n plung ga di Pulsar 220. Akhirnya kupinang sepasang sein led ini seharga 80 ribu. Harga untuk led bening tapi jika menyala berwarna kuning layaknya lampu sein pada umumnya. Ada beberapa macam warna nyala led, ada merah, biru dan warna putih atau terang tanpa warna harga 70 ribu.
sein led terpasang di Jalitheng
Penggantian akhirnya kulakukan juga karena fungsi sein tetap dan tampilan lebih baik juga sein led ini tak mudah nyangkut di parkiran, dan yang pasti gak ngamplegh lagi selanjutnya sein belakang juga ingin aku ganti dengan model yang lebih baik, seperti milik Pulsar 135 ls atau produk Yamaha. Semoga bermanfaat. Wassalamu’alaikum
Ya..itulah yang kurasakan, jika mau begadang biasanya ngopi, tapi tidak sembarang kopi bikin mata tetap awas, bahkan sebelum pulang dari gawean saya suka ngopi dulu dimana saya biasa pulang malam jam 20.00 atau lebih malam lagi, tapi sampai rumah tetap bisa tidur seperti biasa.
kopi buat anak sedikit saja
Hal berbeda kurasakan 2 malam ini, mata susah ngantuk, bahkan saat ngetik ini jam gadget (sekarang ngeblog pakai handphone android) menunjuk angka 2.33 dinihari, Lanjutkan membaca Tidak Semua Kopi Bikin Kuat Melek
Beberapa minggu ini, mungkin sudah sebulan Jalitheng memakai bahan bakar produk pertamina, yaitu Pertamax plus, sebelumnya memakai Shell Super yang setara Pertamax dengan oktan 92.
Memang awalnya dulu saat pakai Tiger saya pakai pertamax dan beralih ke Shell hanya karena masalah pelayanan, dimana pelayanan SPBU Pertamina pada umumnya kurang baik, misal saat mengisi bbm terlalu penuh dan luber ke tangki motor, atau tetesan bbm dari nozle pengisi saat diangkat dari lobang tangki mengenai tangki ternyata dicuekin bahkan pernah temenku reflek nanya lap atau serbet ternyata tidak tersedia.
Assalamu’alaikum wr wb
Bismillahirrohmanirrohim
Masih dalam suasana lebaran, semoga amal ibadah kita di bulan Ramadan diterima dan menjadikan kita ahluljannah. Amin
Jangan sampai kita menjadi ahlunnar. Na’udubillah
Ada tiga ciri calon penghuni neraka seperti hadits nabi sakhih Muslim
1. Tidak akan diajak bicara oleh Allah swt, saat dihisab nanti di yaumil akhir, padahal masing masing kita siapapun kita akan menghadapi hisab Allah swt. Namun tidak bagi orang ini, tidak akan disucikan dan dibersihkan (dicuekin Allah swt) bagi mereka azab yang sangat dahsyat. Siapa dia ? Dia adalah orang tua yang melakukan perbuatan zina. Padahal nyata sudah untuk mendekati saja Allah melarang dalam Al Quran “…walataqrobuzzina.. Jangan sekali kali kau dekati perbuatan zina.
Yah perubahan jalur lila luntas tidak serta merta memperbaiki lintasan kendaraan atau trafik. Kemacetan malah sering makin menjadi.
Seperti perubahan di jalur lintasanku untuk bolak balik kerja yaitu Pantai Indah Kapuk – Muara Karang jalur lama
Ini adalah map versi satelit yang aku edit, garis hijau dan biru merupakan arah kendaraan sebelum ada perubahan, warna hijau menggambarkan arah
Kopi… Yah masyarakat indonesia memang tak pernah lepas dari jenis minumab berkafein satu ini. Baik buatan tradisional seperti buatan mboku yang biasanya setelah kopi kering lalu disangray dikasih sedikit campuran beras selanjutnya ditumbuk menggunakan lumpang/lesung dan alu. Jadilah kopi tradisional Banyumas kasar tapi “kemlethik”.
Nah apakah anda yang tinggal di Jawa Timur sekitar Malang, Madiun atau Surabaya kenal dengan kopi tradisional cap Bagong? jika kenal mohon tambahkan referensi di kolom komentar, karena saat saya coba cari referensi melalui google search yang muncul hanya twitternya Kang Nadi @alonrider seperti berikut
bagong
Ternyata kopi yang setelah kuracik dengan setelan kopi gula 1:1,5 mak nyuss ini jarang yang mengeksplorasi dan mengenalkan ke khalayak lewat media internet.
Ramadan sebentar lagi berlalu, dan rasa kehilangan itu menghujam relung kalbuku malam ini. Karena sepertinya Ramadan ini kulewati tanpa arti. Dijajah pekerjaan, diperbudak loyalitas.
Yah Ramadan akan berlalu sobat. Adakah yang berpikiran sama denganku, terpenjara diujung Ramadan diantara gelimang siang dan malam tak henti. Dicengkeram kuku mentari dan mengeluh agar menjauh. Padahal itulah nikmatnya Ramadan, tanpa panas mentari dan kantuk sisa malam maka tak lagi beda hari bulan berganti.
Ramadan akan berlalu kawan. Sudahkah aku pateri Ramadan ini di hati. Agar senantiasa menghias setiap langkah. Menapaki mentari yang hadir lagi esok hari. Hari hari yang selalu penuh Ramadan pasti kan lebih berarti. Karena Ramadan begitu bernilai tinggi. Tanpa Ramadan tak lengkaplah satu putaran bumi.
Yahh.. Ramadan sebentar lagi meninggalkan kita kawan. Menyampaikan salam pada Syawal untuk berbagi hari. Akankah Syawal mengisyaratkan Ramadan di hati ini. “Ramadan pasti kembali” kata Syawal.
Yah Ramadan pasti kembali. Tapi…apakah aku kan bersua di kemudian hari? Ramadan.. aku menunggu tuk kembali di pelukmu. Meraih ridlo Ilahi. Amin
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.