Membaca postingan Kang IWB (cek di engine Yamaha R15 India….), Menurut petinggi YIMM (Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, YMKI dah ga ada) memastikan bahwa engine motor Yamah R15.v2 yang dipasarkan di India merupakan Import dari Indonesia, alias YIMM mengeksport mesin Vixion 6 speed. Kok ngganjel di hati, aneh tenan rek. silahkan pikir ndiri, bukan kecewa karena R15.v2 tidak dipasarkan di mari, tapi kalo YIMM mampu memproduksi mesin dan teknologi lebih bagus dari V-Ixion (6 speed katanya) mengapa untuk mesin Fz16 YIMM mesti import dari India, secara teknologi dan engine/mesin jelas canggihan v-ixion.v2 itu. mengapa ga dibalik aja ya ? Kalo mampu eksport mesin canggih mosok ga mampu bikin mesin jyadul (teknologi karburator). Kamsude kenapa si Byson ga produk sendiri aja dari awal ? Lanjutkan membaca Pilh V-Ixion.V2 atau FZ16 ? Imho
Servis Jalitheng (PUlsar 220) @Fontana… SIIPPPP
Waktu yang makin padet dengan kewajiban gawe ga ada habisnya, mau servis motor sampai telat dech, dah lewat 5000 km, alhasil ane kena tegor lagi sama juragan spare part di Fontana (trims Om dah diingetin). Servis berkala tidak boleh telat, kalo telat lagi (servis pertama telat Gan) bisa hilang jatah garansinya. (hmmmm… gitu ya… perasaan pengalaman dengan motor sebelumnya… ups jangan dibahas, takut ada yang merasa dipojokan). Ya karena keenakan nyemplak si Jalitheng Pulsar 220 DTSi-F ku jadi terlena, meski kilometer menunjuk angka waktunya serpis, memang kendala Pulsar bagiku hanya bobotnya yang ga ketulungan, juga tinggi yang cocok buat si Jangkung. Selebihnya nyaman (subyektif) Lanjutkan membaca Servis Jalitheng (PUlsar 220) @Fontana… SIIPPPP
Komentar Ngawur Untuk Promosi Produk..

Dua komentar di atas adalah contoh komentar yang tidak sesuai dengan judul amaupun isi artikel, setelah saya telusuri web tercantum di nickname ternyata mengarah pada situs yang mirip, ada aja ya cara jualan begini, aotomatis nyepang si, tapi kalo cuma baca komentarnya, kaya beneran, saat ngelihat postingan yang dikomentari, lho ga nyambung, jyadul akh.. tapi aseli baru pernah nelusurin, beda id tapi satu tujuan , cekibrot.. Lanjutkan membaca Komentar Ngawur Untuk Promosi Produk..
MRT Jakarta …Masih Terus berharap…

Membaca postingan Pak Saranto tentang perencanaan MRT Jakarta, Koridor Utara – Selatan selesai 2018, Koridor Timur – Barat selesai 2027 , sepertinya kita masih bisa berharap banyak, alias berharap sangat karena banyak yang masih perlu direalisasikan oleh pemerintah yang kadang kita meragukannya, dulu kita berharap banyak akan monorail, hampir kita berbangga dengan melihat tiangnya mulai berdiri dan sekarang tiang itupun tinggal tiang belaka, layaknya prasasti purbakala, bahkan sebagian ada yang jadi pencabut nyawa pengguna jalan.
Tapi rencana Mass Rapid Transit (MRT ) yang masih cukup lama penyelesaiannya, mudah-mudahan itu bukan lagi janji manis yang sekedar membius kuping rakyat dari birokrat. tentu kita berharap banyak akan rencana tersebut segera terealisasi, tapi kita juga sadar diri betapa kompleknya permasalahan transportasi di negeri ini, dari pembebasan tanah sampai bebagai kepentingan yang ikut menunggangi.
Contoh sederhana, jika transportasi massal baik dan mampu mengakomodasi segenap lapisan masyarakat, lalu siapa yang akan beli dan memakai kendaraan pribadi, inilah sebuah dilema bagi pabrikan kendaran pribadi, bukan berarti saya menuduh mereka ikut andil dalam memacetkan pengembangan transportasi publik dinegeri ini, tapi negeri ini adalah lahan subur bagi dagangan otomotif, baik roda dua maupun lebih. Jadi ask Your Mindlah
Mass Transportasi harus terealisasi apapun alasannya, atau selamanya kita akan menghisap debu-debu yang berterbangan diantara kendaraan pribadi. Terus rendah diri memandang Singapura dan Jepang, cuma bisa dengar cerita atau sekedar menikmati seskali kala berlibur kesana. IMHO. Wassalamu’alaikum
Fatamorgana
Jakarta Lewat Tengah Malam, Menerobos Lampu Merah Itu Biasa..

Kopdar dengan rekan Koboys (Azizy, Giyono Bledug, Heroe Pedroza, Tri Susanto Blue City Rider) bersama Cak Poer di depan Hotel Maharaja, Mampang, setelah ngobrol “gegojekan” hingga lewat tengah malam, kamipun pamit mulih. Saat di jalanan, sempet agak ragu untuk mencari jalur putar balik, maklum banyaknya jalan layang bikin keder.

Selanjutnya Saya dan Kang Heroe lewat S Parman ke Grogol, Sedang yang lain menuju Cawang ke Lanjutkan membaca Jakarta Lewat Tengah Malam, Menerobos Lampu Merah Itu Biasa..
Transportasi Publik, Aman, Nyaman, Terjangkau = HARGA MATI

Berkendara sehari-hari memakai angkutan umum merupakan kenangan indah yang sulit terlupakan, kenikmatan yang didapat berbeda dengan naik kendaraan pribadi, memang kenyamanan angkutan umum hanya saya dapat saat pulang kampung naik Kerete eksekutif, sedangkan kendaraan umum sehari-hari jauh dari nyaman, tapi tetap ada kenikmatan yang sulit dilukiskan disana. Ada berbagai karakter dan kemapanan yang berbeda di sana, berbagai penumpang yang rela gak rela, mau gak mau harus memanfaatkan angkutan yang ada. Kemapanan juga berbeda, ada yang naik angkutan umum karena terpaksa, alias dia tidak mampu memiliki kendaraan pribadi meskipun sekedar sepeda motor, tapi ada juga yang terpaksa naik Lanjutkan membaca Transportasi Publik, Aman, Nyaman, Terjangkau = HARGA MATI
Surat Buat SBY dari Bro Igfar
Surat tentang jalanan dari pengguna jalan, jeleknya moda transportasi dan keluhan berbagai macam yang berkaitan. “Saya adalah pengguna jalan raya yang telah menggunakan motor sejak 8 tahun yang lalu. Alasan saya menggunakan sepeda motor tak lain adalah untuk menghemat waktu dan uang,” itulah petikan curhat Bro Igfar, berbagai komentar dengan nama-nama pejabat negara yang tak asing di kuping publik turut meramaikan surat tersebut, untuk jelasnya silahkan sambangi langsung ke TKP….
Wassalamu’alaikum



