Waspada Trotoar Tanah


trotoar_yos_sudarso[1]
salah satu Pedestrian Jalan Jakarta
Rutinitas, berangkat kerja mengendarai sepeda motor Jalitheng Pulsar 220. Jumlah kendaraan yang makin banyak membuat jalan raya di ibukota bisa dijadikan uji kesabaran bagi penggunanya. Yah, apalagi kalo bukan macet. mendekati persimpangan saya berjejal mengejar lampu hijau yang tak berapa lama berubah kuning, karena sebagian besar kendaraan melakukan hal sama, mengakibatkan kepadatan di tengah persimpangan, sementara lampu lalin sudah berubah ke merah, hal ini sering jadi biang kemacetan. Pertemuan di tengah perempatan dengan kendaraan dari arah lain yang pastinya sudah hijau. Lanjutkan membaca Waspada Trotoar Tanah

Sabetan Geng Motor


Berita yang cukup hangat dan jadi bahan perbincangkan, bahkan seorang kapolsek daerah metropolitan kabarnya terpaksa dipindahkan/mutasi ke daerah terpencil karena dianggap tak mampu tangani kasus geng motor ini. Isu berhembus di social media dari orang tak bertanggung jawabpun sering mampir ke ponselku bahwa di daerah tertentu akan ada kerusuhan oleh geng motor ini dan itu. Profokasi khas indonesia, pengalihan berita sperti menjadi wajib serta pencarian rating pembaca dan pemirsa suatu media.

korban geng motor.jpg
Memang di beberapa wilayah rawan geng motor, atau lebih layak disebut penjahat bermotor, seperti kejadian yang menimpa seorang kawan lama, saat berjumpa ada bekas luka di punggung telapak tangan, kejadian bertempat di jalan bekasi raya menuju Cakung pada jam lewat tengah malam jelang pagi, awalnya si kawan pengendara Mio ini tidak menyadari kalo dikuntit penjahat bermotor, memang jalanan pagi buta sekitar jam 3 itu lengang, tiba-tiba ia dikejutan dengan motor yang berada disampingnya dan langsung menyuruhnya berhenti, sambil mengayunkan golok, si kawan terjerembab, sambil menghindari sabetan dicabutnya kunci motor dan lari meninggalkan motornya sambil teriak minta tolong ke warga sekitar, darah mengucur dari punggung tangan dan pergelangan dekat pundak, yah dua sabetan golok mengenainya. Untung helmnya mampu menahan sabetan golok, kalo tanpa helm pasti nih kawan kepalanya sobek parah.
Ternyata si penjahat ketakutan dan gagal membawa kabur motor kawan karena tidak sempat memakai kunci T, keburu ada warga yang datang.
Beruntung si kawan masih bisa lari menyelamatkan diri, setelah balik ke tkp dan menitipkan motor ke warga, selanjutnya menuju rumah sakit terdekat untuk berobat.
Berbagai kejahatan Ibukota masih menjadi momok warga yang beraktifitas lewat tengah malam, baik karena kerja sift ataupun para pedagang yang berbelanja pagi buta. Semoga polisi mampu menangani berbagai penjahat ini.
Waspadalah selalu dalam berkendara, selamatkan nyawa lebih utama. Wassalamu’alaikum

Dikirim menggunakan Wordmobi

Ngeplak Helm…


Perjalanan tiap hari menggunakan roda dua memang banyak kisah yang takan habis diceritakan, dan seperti biasanya saya suka mendahului pemotor lain yang minim safety gears sekedar memamerkan safety gears yang aku kenakan, siapa tahu si rider merasa terpanggil untuk mengaplikasinya saat berkendara, minimal pakai helmlah, kalo jarak pendek dan jalan santai mungkin masih maklum, lha ini kelihatan kalo jalan melewati jalur rame dan lumayan jauh (barengan soale) kok gak pakai helm.

Oks salah satu cerita, pada saat pulang malem, kebetulan saya pakai Suzuki Skydrive, mengenakan knee protector, jaket koboys, glove P220, sepatu safety tentu. Saat asyik berkendara saya disalip seekor Ninja 250 yang berboncengan, sepertinya pasangan ini. Tanpa helm dan menyerobot bundaran (mestinya memutari, ini malah memotong), pikiranku langsung iseng, Lanjutkan membaca Ngeplak Helm…