Allah Azza wa Jalla memerintahkan hamba-hamba-Nya yang wanita:
“Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya. Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya Lanjutkan membaca Aurat Laki-Laki #2
Kenapa bicara akhir tahun lha wong tpt si CBR 150 dah nongol kok ? Kan baru TPT, CBR 250 yang Built Up Thailand aja 3 bulan, Paling cepet caturwulan 3 lah. gimana kalo CKD… lebih lama lagi pastinya, lagian kalo nongol dalam waktu dekatdengan body yang 11-11setengah sama sang kakak, bisa-bisa memangsa kakaknya tuh. Lha wong dimari banyakan orang beli tampang, palagi harganya bisa beda jauh, misal 30 jt kalo CBU selisih 10 juta yo eman tho…
Jadi ga mungkin AHM secepat itu melauncing CBR150, jadi ada kesempatan bagi YMKI untuk nelorin Yamaha V-Ixion full fairing alias R-15… mantap Tho..?
Assalamu’alaikum Wr. Wb. Segala puji bagi Allah SWT yg tlah memberi sebaik-baik nikmat berupa Iman dan Islam.Shalawat dan doa keselamatan mari kita limpahkan selalu kpd Nabi Muhammad SAW berserta keluarga dan para sahabatnya.Amin
Aurat adalah setiap bagian dari tubuh yg WAJIB ditutup dan HARAM hukumnya untuk diperlihatkan kpd org lain, baik di dlm maupun di luar shalat. Lanjutkan membaca Aurat Laki Laki #1
Seperti yang saya ceritakan dahulu bahwa pada perjalanan ke Sirkuit Sentul sempetin mampir bengkel buat ganti ban depan yang sudah botak, ban sebelumnya memakai merk Swallow X-Worm berukuran 100/70-17 emang dah parah, ban belakang yang seumur dah ganti lama…
parah sudah
Berdasarkan pengalaman memakai ban belakang yang tadinya pakai SWallow X-Worm 130/70-17 di ganti FDR Sport-XR evo ukuran sama ternyata lebih enak buat ridding, maka ban depan pun ganti Lanjutkan membaca FDR Sport XR-evo.. recomended neh..
Di antara sempurnanya nikmat Allah pada para hamba-Nya yang beriman, Dia menurunkan pada mereka kesulitan dan derita. Disebabkan derita ini mereka pun mentauhidkan-Nya (hanya berharap kemudahan pada Allah, pen). Mereka pun banyak berdo’a kepada-Nya dengan berbuat ikhlas. Mereka pun tidak berharap kecuali kepada-Nya. Di kala sulit tersebut, hati mereka pun selalu bergantung pada-Nya, tidak beralih pada selain-Nya. Akhirnya mereka bertawakkal dan kembali pada-Nya dan merasakan manisnya iman. Mereka pun merasakan begitu nikmatnya iman dan merasa berharganya terlepas dari syirik (karena mereka tidak memohon pada selain Allah). Inilah sebesar-besarnya nikmat atas mereka. Nikmat ini terasa lebih luar biasa dibandingkan Lanjutkan membaca Derita Bisa Jadi Nikmat
Malam minggu saat Koboys chapter Tangerang ngumpul, aku dipanjer di Dufan buat persiapan acara Juragane, meskipun agak kesel, agak terobati, karena temen dateng bawa motor baru…New Jupiter MX, kebetulan ada MX lawas disampingnya, jadi bandingin sekalian.
Habis harta bendanya (diantaranya rumah serta kebun sawah ladang yg subur makmur),
Meninggal dunia semua anaknya (kecelakaan dan sakit).
Hancur badannya. (terkena penyakit mnurut kisah terdapat cacing yg menempel tapi beliau ketika wudhu melepas cacing itu lalu setelah selesai memasukan lg cacing kedalam tubuhnya, konon cacing2 itu Lanjutkan membaca Pahala Nabi Ayyub AS #2
Nikmat Allah berupa panca indera sbagai modal untuk mjd lebih baik lagi kedepan. Mata msh bs melihat ciptaan Allah di dunia dan hasil2 kreasi manusia yg ber-ilmu, namun dpt jg menyaksikan dgn mata yg sebaliknya manusia2 yg berbuat nista menyekutukan Allah dgn sesuatu mengenyampingkan peringatan Allah yg haram ataupun yg halal tp tidak baik diterjang di gandrungi di konsumsi mjd budaya2 modern yg mengasyikan wujud ini. Nikmat berupa tangan dan kaki yg msh bs melakukan amal2 sholeh atau sebaliknya perbuatan2 yg sia-sia hanya menjaring rutinitas mnumpuk kekayaan di bumi ini, larut dgn kebahagiaan banyak harta2, anak2, kendaraan2, sawah Lanjutkan membaca Pahala Nabi Ayyub AS
Menjelang Waktu Isya semalam ada sms masuk ke handphoneku “Jumat aku terakhir nang Jakarta” ternyata dari Maskur. Langsung aku bales dan akhirnya terjadi kesepakatan dadakan untuk ngobrol sekedarnya. Maka selepas Isya, aku segera memacu si Tagor dari Cengkareng menuju bilangan Semanggi.. Jalanan agak merambat…
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.