Pahala Nabi Ayyub AS #2


* Ujian kepada Nabi Ayub ada 4 hal:

  1. Habis harta bendanya (diantaranya rumah serta kebun sawah ladang yg subur makmur),
  2. Meninggal dunia semua anaknya (kecelakaan dan sakit).
  3. Hancur badannya. (terkena penyakit mnurut kisah terdapat cacing yg menempel tapi beliau ketika wudhu melepas cacing itu lalu setelah selesai memasukan lg cacing kedalam tubuhnya, konon cacing2 itu masih ada sampai sekarang sbagai bukti bahwa ini adalah benar,  saya pernah melihat siaran TV Jejak Rasul yg meneliti kisah Nabi Ayub dan melihat disitu ada sebuah kubangan air yg konon tempat Nabi Ayub mandi hingga sembuh namun sampai sekarang cacaing2 itu tetap masih hidup, Subhanallah)
  4. Dijauhi oleh manusia kecuali isterinya benama Rahmah (Setia menunggu Nabi Ayub sampai suatu ketika dia juga di usir oleh Nabi Ayub a.s karena tergoda oleh Iblis (krn iblis tak mampu menggoda Nabi sehingga menggoda istrinya) untuk meminta kpd Nabi Ayub a.s memohon kpd Allah agar dilepaskan dari penderitaan.Tp Nabi Ayub a.s menolak karena malu kpd Allah karena kebahagiaan berpuluh-puluh tahun yg telah di alami selama masih kaya raya masih lebih lama di bandingkan penderitaan yg baru tujuh tahun di alami ini).

Dari sini kita bisa belajar, bolehlah kita mampu kuat iman kita atas ujian tapi Allah akan datangkan ujian dari harta kita, istri kita, anak2 kita yg menuntut ini dan itu berlebihan serta melalikan kita.Apakah kita masih mampu?Smoga qt pandai bertafakur dgn ini.Insya Allah
Al Habib Abdullah Al Haddad berkata: “Seorang laki-laki yg sempurna adalah dia yg mempermudah dalam kewajiban2 kpd istrinya dan tidak mempermudah dalam kewajiban2 kpd Allah. Dan seorang laki-laki yg kurang ialah dia yg bersifat sebaliknya.” Maksud dan penjelasan ini ialah seorang suami yg bersikap SUDI MEMAAFKAN jika isterinya tidak menghias dirinya dan tidak melayaninya dgn sempurna dan lain-lain tetapi ia bersikap TEGAS! jika isterinya tidak melakukan sholat atau puasa dan lain2. Itulah suami yg sempurna. Dan seorang suami yg bersikap KERAS! jika isterinya tidak menghias dirinya atau tidak melayaninya dgn sempurna dan lain-lain tetapi bersikap acuh tak acuh (dingin) jika isteri meninggalkan kewajiban2 kpd Allah seperti sholat, puasa dan lain-lain, dia seorang suami yg kurang.

Bagi yg telah berumah tangga memang indah memiliki segalanya karena pernikahan adalah kemasan yg berisi berbagai macam rahmat Allah SWT, bagaimana tidak?Krn dgn hanya saling berpegangan, tersenyum sederhana, saling tatap dgn penuh kasih sayang, disitu Allah mencurahkan ampunan dan kasih sayangNya, berguguran dosa2 masing2 yg dimiliki dgn hanya yg seperti itu.Namun perlu di ingat bahwa segala yg kita miliki baik harta yg akan kita cari, keturunan2 yg mungkin saja akan membuat kita lalai sehingga kita sibuk oleh mereka, lalu keinginan2 istri yg tak cukup dgn harta yg dimiliki serta aksesoris2 rumah yg di tuntut olehnya, kendaraan yg ini dan itu demi kenyamanan, apakah senantiasa akan melalaikan dari mengingat Allah SWT??Setiap waktu Alllah mampu mengambilnya seperti halnya kisah Nabi Ayub a.s, ketika Allah mencintai, cemburu dgn perbuatan kita, maka akan Allah ambil segala yg membebani menjauhkan kita dariNya. Ridha?Kehilangan apa yg telah susah payah di cari, maka dari itu sewajarnyalah mencintai apa yg dimiliki dan di cari karena “takut” diri ini terlalu mencintai apa yg ada di dunia ini dan susah ketika ruh meninggalkan jasad.Terlalu dominan fikiran kpd keinginan2 yg belum terwujudkan.

Dijadikan indah pada (pandangan) manusia kecintaan kpd apa-apa yang diingini, yaitu: wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia, dan di sisi Allah-lah tempat kembali yang baik (surga). Katakanlah: “Inginkah aku kabarkan kepadamu apa yang lebih baik dari yang demikian itu?.” Untuk orang-orang yang bertakwa (kepada Allah), pada sisi Tuhan mereka ada surga yang mengalir dibawahnya sungai-sungai; mereka kekal didalamnya. Dan (mereka dikaruniai) isteri-isteri yang disucikan serta keridhaan Allah. Dan Allah Maha Melihat akan hamba-hamba-Nya. (QS. Ali ‘Imran 14-15)

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

oleh Zoel Fikr

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Al-Quran, Alloh, Ngaji dan tag , , , , , . Tandai permalink.

14 Balasan ke Pahala Nabi Ayyub AS #2

  1. blogbobby berkata:

    saya pesimis dapet perempuan sholehah. secara jaman dah berubah. Perempuan suci udah langka, jilbab bukan lagi aurat tapi fashion.
    btw, photonya kok gitu, nyeremin… hiii
    salam kenal ya mas akang.. hehhee

  2. hourex150l berkata:

    ya Allah.. Pahamkan lah kami tetang syariat-Mu dan berilah kami kekuatan untuk senantiasa mengamalkan serta menyampaikannya… Amin.

  3. Petter Tesla berkata:

    Apa benar Allah cemburu..setahu sya Allah g butuh di sembah melainkan kita sendirilah yg butuh menyembah dan mengingat Allah..CMIIW..

  4. Bonsai Biker berkata:

    yalah dunia hanya keperluan bukan tujuan

  5. agung susanto berkata:

    insyaAllah…

  6. aryanto berkata:

    ya allah s.w.t dekat kan lah kami dengan dirimu,,,

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s