Saya tersentak, malu tepatnya. Menyadari betapa ceteknya saya mengenal sejarah bangsa ini. Sejarah yang kukenal tak lebih dari pelajaran Pendidikan Sejarah dan Perjuangan Bangsa (PSPB) saat sekolah dulu, selebihnya hanya sepintas lalu tanpa keseriusan memahami.
Isu manipulasi sejarah ikut andil menjadikan apatis untuk membaca sejarah pasca kemerdekaan. Bahkan saya baru tahu bahwa kata Irian Lanjutkan membaca Usman Harun, Saya yang tidak paham Sejarah
Kereta Dan Senja
Mentari tergelincir tanpa pelicin
Barat adalah peraduan pasti instruksi Ilahi
Barat adalah dimana kami menuju
Memulai hari yang makin pasti
Detik menit berlalu
Desingan rel berulang menderu
Kereta kami tak jua laju
Sesekali peluit penjaga menjerit
Tatkala lokomotif menjelang
Bukan untuk kami
Sekedar berlalu
Dan Sang penjaga kembali asik ke layar kecil di tangan
Mungkin menjawab mention dari peron yang kumal
Atau gurauan dari cat stasiun yang mengelupas
Melambai dan berguguran
Bak mlati yang kurang siram
Senja mulai menyapa
Kereta tak kunjung tiba
Panggilan Sendekala berkumandang
Perintah tuk sowan Sang Murbeng Dumadi
Tatkala bercak kekuningan muncul
Kami bersorak
Bak mentari terbit menyibak cakrawala senja
Tak perduli gemuruh memekakan telinga
Kami menghadang dan melompat
Dalam bordes yang pengap
Berdesak tuk sekedar berpijak
Di antara peluh tanda lelah
Senyum tawa tetap ada
Mengalahkan suramnya cat gerbong kereta
Menghapus aroma toilet yang semerbak
Menceriakan senja
Kami pulang
—————————
Stasiun Karawang yang kurang rapi, 05 Oktober 2014
**************
Posted from WordPress for Android Wonder Roti Jahe
Nyreweneh
Jorok banget, kumuh dan pastinya menjijikan dalam bahasa #banyumasan padanan kata-kata tersebut adalah nyreweneh.
Nyreweneh digunakan untuk mengungkapakan suatu keadaan yang selayaknya bersih dan rapi. Misal kuku panjang dan hitam. Lanjutkan membaca Nyreweneh
Kereta Majapahit
Pengetahuan saya tentang Kereta Api Indonesia sangant minim, sehingga saat Kang Nadi @alonrider mengatakan naik kereta Majapahit, saya bilang baru tahu. Karena pensaran dan biar mudah mencari tahu maka saya copy paste artikel Kereta api Majapahit di Wikipedia bahasa Indonesia
Kereta api Majapahit adalah kereta api penumpang kelas ekonomi AC yang dimiliki dan dioperasikan PT Kereta Api Indonesia yang melayani koridor Malang Kota Baru – Jakarta Pasar Senen Via Semarang dan Sebaliknya.
Rangkaian yang digunakan merupakan rangkaian buatan PT.INKA. Awalnya kereta api ini bernama Senja Kediri yang Lanjutkan membaca Kereta Majapahit
Sepeda Motor dan KOBOYS = KARS TV
IMHO
Koboys adalah ajang silaturakhim Komentator dan Blogger yang Seduluran/Saudaraan. Domisili KOBOYS aselinya di Yogyakarta dan Sekitarnya, karena asal kata KOBOYS adalah Komunitas Blogger Otomotif Yogyakarta dan Sekitarnya.

Otomotif, khususnya sepeda motor adalah faktor utama yang menjadi sorotan rekan-rekan blogger KOBOYS. Nah dari hobi tentang sepeda motor inilah, beberapa rekan blogger muda yang usil tapi cerdas melakukan peliputan dan pengujian pada produk sepeda motor yang terhitung masih baru.
Liputan yang berupa video itu diunggah ke Youtube dalam wadah KARS TV (Koboys Auto Reviewes on TV). Lanjutkan membaca Sepeda Motor dan KOBOYS = KARS TV
Di Antara Roda Raksasa
Menerobos debu di kemacetan, mengejar Ibukota
Demi keringat yang tercucur, demi nafas yang berhembus
Teriring kerikil yang menukil
Teriring si bundar yang memburu aspal
Hitam legam bak malam saat 1 2 3 berdering
Menerobos debu di keramaian
Tapi sepi
Asap kelam memaksa hadir tuk diperhitungkan
Kami ada!
Teriaknya nyaring menyeruak hidung
Menerobos debu di kebisingan
Tapi sunyi
Nyanyian usang knalpot raksasa jalanan memekakan
Minggir atau kami gilas!
Teriaknya parau menyeramkan
Menerobos debu dihempas hari
Mengais asa yang mulai rantas dimakan masa
Merajutnya tuk kembali utuh
Agar tak hancur bersaing
Melawan roda-roda raksasa yang tak kenal lelah
Apa kabarmu kawan?
Di antara roda-roda raksasa itu
Engkau masih menjerang malam
Engkau masih memanggang siang
Karena harimu adalah gilasan roda-roda raksasa
Di atas aspal yang dirampok beton berulir
Semoga engkau senantiasa menang kawan.
———————-
Cilincing yang tak pernah lelap, 08 Oktober 2014
**************
Posted from WordPress for Android Wonder Roti Jahe
Gemlethek Sama KAI
Gemlethek. Mungkin itu kata dalam dialek #Banyumasan yang tepat untuk menggambarkan kejengkelan kami, penumpang Kerata api lokal Jakarta – Cikampek. Gemlethek berarti marah atau grgeten yang mendalam.
Jumat malam setelah menunggu tanpa pasti hampir 2,5 jam dari jadwal seharusnya, akhirnya kereta kami tiba. Bergegas kami berebut masuk, tempat duduk penuh. Si bontot yang tidur dalam gendongan ibunya bangun. Si kembar juga sudah nampak cape berat, ngantuk. Saat menunggu tadi berulang kali menanyakan keberadaan kereta. Lanjutkan membaca Gemlethek Sama KAI
Di Antara Gelegar Takbir
Allohuakbar Allohuakbar
Kumandang takbir bergema dari pengeras suara pucuk-pucuk masjid.
Suara cekikikan bocah-bocah remaja menyertai suara horn yang berdecit
Bar-bar-bar
Berulang, echo efex dimainkan
Suara fals sang pemangku masjid yang berumur disertai batuk ikut mengiringi
Bar-bar-uhuk-uhuk
Letupan dari cambuk kain sarung digulung andil meramaikan malam
Deru kendaraan beriring menyemarakan, menabuh debu jalanan menghempas dedaunan
Menegaskan kemarau di wilayah lumbung padi Indonesia
Allohuakbar
Suara pengeras tanpa jelas itu merusak khidmat kepada-Mu
Allohuakbar
Bergema dalam relung jiwa, menghapus nestapa
Berharap dendam ini kan sirna
Allohuakbar
Ampuni hamba ya Robb
Maafkan sahabat, selamat bekerja, selamat berjuang
Allohuakbar
Semoga takbir kami atas-Mu
Selalu. Amin
———-
Pondok Bales, Sabtu malam 04 Oktober 2014
Terkirim dari Samsung Mobile
Keretaku Tak Kunjung Datang
Menunggu adalah pekerjaan yang menjemukan, membosankan bahkan kadang bisa sampai memuakkan.

Malam ini kami sekeluarga berniat mudik ke kampung halaman isteri, Karawang. Selepas Isya kami bersiap, angkot di malam hari agak jarang, waktu menunjuk 19.20, saya cukup gelisah takut terlambat sampai stasiun Bekasi. Perjalanan angkot, lebih kurang 30 menit, dari perumahan saya sampai stasiun.
Balada Angkot 6-4, Salahkah Gendut?
Badan gendut adalah anugerah bagi sebagian orang. Misal kawan saya seorang pria gemuk mengatakan, “Cowo tidak gendhut tidak seksi”. Sebuah ungkapan pembenaran atau kepercayaan diri. Maklum bagi saya pria gendut itu jarang, kalo pria buncit (perutnya) banyak. Jadi buncit, gemuk dan gendut beda.
Kalo perempuan gendut gimana? Yang saya tahu, Lanjutkan membaca Balada Angkot 6-4, Salahkah Gendut?


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.