Memasuki gedung Samsat Gunung Sahari untuk membayar pajak motor si Tiger 2000, memang tuh motor sudah dijual, tapi si owner yang masih merupakan rekan kerja kuberi keleluasaan untuk memakai namaku sekaligus buat bayar pajaknya,(meskipun berdampak progresif bagi si Jalitheng Pulsar ku) dan sekalian aku yang jalan ke samsat(disangonin Gan). Setelah memasuki gedung dan mendaftar (tampak komputer nomor antrian yang tadinya touch screen sudah rusak, sehingga pakai mouse) serta pengepakan syarat di tempat fotokopi, akupun menaruh semua syarat diloket yang ditentukan, setelah menunggu sekitar 15 menit nomorku dipanggil dan berpindah ke loket pembayaran pajak, angka yang tercantum seharusnya aku mendapat kembalian Rp 3000 tapi tuh Ibu dengan kerudung menyerahkan tanda bayar sambil bilang, “segitu aja ya” cuek aja sambil ngemil sesuatu di mulutnya, tanpa memberi kembalianku yang 3 ribu perak, Lanjutkan membaca Di Samsat 3000 Rupiah itu Uang Kecil
Korupsi Itu…
Sudahkah anda bersyukur atas segala nikmat yang anda nikmati ? Semoga syukur tersebut bukan sekedar menutup mata manusia. Sikap berpura-pura bersyukur sama saja menghina dan melecehkan Allah SWT. Semoga ibadah kita bukanlah kepura-puraan, sehingga akan menghasilkan nilai dihadapan Allah SWT. Amin
Mampu membersihkan kita di akherat kelak, karena ahli syurga tidak memakai kata-kata kotor, tidak berbohong, tidak bercanda. Mereka hanya berbicara sesuai kalimat yang diajarkan Allah SWT, tidak main-main dalam beribadah.
Musim haji, di Indonesia tiap tahun jumlah jamaah haji kian meningkat, sampai tidak tertampung dan mesti nunggu 2-3 tahun berikutnya untuk bisa berangkat, yang jadi pertanyaan, apakah keshalehan penduduk negeri ini berbanding lurus dengan meningkatnya jumlah jamaah haji ?, apakah kemakmuran negeri ini meningkat karena jumlah haji yang meningkat ? Lanjutkan membaca Korupsi Itu…
Kepercayaan Itu
Bapak itu sudah cukup berumur, mungkin 55 tahunan, tapi dengan semangat dia mengantar belanjaan pesanan langganan. Menggunakan motor bebek memakai keranjang besi di belakang, kanan dan kiri layaknya rear dan side box pada motor penjelajah. Bapak tua inipun mejelajah ke pelosok gangan mengantar belanjaan pesanan langganannya, 10 galon aqua bisa dia bawa sekaligus, juga berbagai minuman berkardus enteng diangkutnya.
Semula saya pikir Bapak tua ini hanyalah pembantu di agen tempat isteriku memesan dagangan, saat di toko tersebut ternyata hanya ada seorang ibu, dan saat membayar pesanan di rumah, si Bapak tua ini tidak memakai bon, padahal isteriku memberi tips tambahan sebagai imbalan kiriman, karena penasaran isteripun bertanya: “Mengapa sendirian Pa?, ga ada temen yang lain ?” dari pertanyaan inilah terungkap jati diri si bapak Tua pengantar barang dagangan tersebut dan mengapa dia rela mengantar sendiri dagangan yang lumayan berat bagi ukuran orang seumuran dia. Lanjutkan membaca Kepercayaan Itu
Mark Twain, Tuli Mendengar, Buta Melihat
Penasaran dengan gambar di beranda google pagi ini, coba tanya wikipedia Indonesia :
Samuel Langhorne Clemens (lahir 30 November 1835 – meninggal 21 April 1910 pada umur 74 tahun), lebih dikenal dengan nama pena-nya Mark Twain, adalah seorang novelis, penulis, dan pengajar berkebangsaan Amerika Serikat. Beberapa karyanya yang paling terkenal adalah The Adventures of Huckleberry Finn, The Adventures of Tom Sawyer, The Prince and the Pauper, A Connecticut Yankee in King Arthur’s Court serta satu buku non fiksinya, Life on the Mississippi.
Mobil Motor Berjaya, Good Bye Mass Transportasi… ?
Dalam pemikiran saya, jika produk motor entry level sudah ramah lingkungan berarti semakin memantapkan posisi motor sebagai Legal Mass Transportasi, Lho kok bisa ? ini cuma opiniku saja, jika injeksi adalah langkah mengawali menghadapi masa yang akan datang di mana semangat “GO Green” semakin dikumandangkan dari Eropa sono dan pasti berimbas di mari, agar semua produk bermesin wajib lulus Euro 3 , 4 dan seterusnya maka angkutan kelas bawah yaitu motor entry level menjadi legal sebagai angkutan umum bagi rakyat, dan pemerintah tak perlu repot lagi membenahi transportasi masal yang ada,
Busway gak perlu nambah koridor, KRL seadanya, Subway cuma mimpi, Waterway tinggal cerita dan monorail tinggal tiangnya… Lanjutkan membaca Mobil Motor Berjaya, Good Bye Mass Transportasi… ?
Injeksi ? Indonesia gudangnya Akal-akalan… Mossok..?
Dari komentar pada tulisan sebelumnya tentang Semua Produk Injeksi, Its Oks dapat disimpulkan bahwa menengok masa transisi mesin mobil dari konvensional ke injeksi, terbukti bengkel umum mampu mengimbangi dan sekarang bengkel mobil nonberespun sudah mampu memperbaiki mobil yang ada. Dan satu hal yang harus dilakukan oleh bengkel motor nonberes menghadapi era mesin motor injeksi adalah memperbaiki kinerja dan fasilitas agar mampu menaikan image bengkel di mata konsumen roda 2, sehingga owner roda 2 injeksipun bisa mempercayakan perawatan motornya ke bengkel nonberes.
Selain itu, Indonesia juga terkenal dengan akal-akalan, bisa jadi nanti alat diagnosa injeksi dibuat sendiri atau pesanan melalui jalur “HITAM” alias Black Market, Film dan lagu saja seabrek tuh bajakannya, meskipun sudah diperketat, tetep saja pasar film bajakan mudah ditemui, murah dan kwalitas lumayan. Begitupun alat dan barang lain, motor baru launcing sudah disiapin spare part aftermarket, pendongkrak tenaga dan acesoris seabrek. Lanjutkan membaca Injeksi ? Indonesia gudangnya Akal-akalan… Mossok..?
Semua Produk Injeksi, Its Oks, tapi Bengkel Kecil Mati…
Kabar AHM yang akan secara bertahap menginjeksi semua produknya sudah tersebar, tidak pandang bulu semua produk AHM, tidak terkecuali entry level semacam mini skutik dan bebek aka moped, hal ini mengiringi akan diberlakukannya motor wajib lulus Euro 3 pada masa yang akan datang (disinyalir pada tahun 2014), nah untuk mempersiapkan dengan dini menghadapi hal tersebut maka AHM mulai memainkan jurusnya, berawal dari Supra X 125 PGM-Fi.
Ya… bebek merupakan kendaraan yang identik dengan rakyat kecil (meski banyak bos yang pakai bebek juga), dan selepas atawa servis gratisannya habis, biasanya mereka (rakyat kecil pemilik motor bebk) memilih bengkel biasa yang bukan bengkel resmi, alasan lebih murah. Nah..jika semua bebek pakai mesin injeksi apakah bengkel nonberes Lanjutkan membaca Semua Produk Injeksi, Its Oks, tapi Bengkel Kecil Mati…
Ci Haliwung, Riwayatmu Kini..
Meski gak bisa hadir pada undang Komunitas Peduli Ciliwung Condet karena Sunday ridding mesti tugas tambah (7 hari kerja seminggu, aje gile) 😦 tak ada salahnya saya ikut ngomong tentang Ciliwung alias Ci Haliwung agar Ciliwung tak sekedar Gaung (Ci : air/kali, Haliwung : kotor/keruh, sumber Wikipedia) kali yang terkenal karena kekeruhan dan sampahnya, saya sama sekali tidak tahu mana sih Ciliwung itu ? karena sesampai Jakrta, Ciliwung di manipulasi menjadi anak kali yang kecil dan bertebaran sebagai tandon air anti banjir.

Salah satunya ya kali di bantaran jalan Gunung Sahari, yang mentok di Jalan Martadinata, entah apa ada gorong-gorong di bawah jalan atau tidak yang menghubungkan kali tersebut ke alur air sepanjang Martadinata yang terhubung dengan laut utara Jakarta. Lanjutkan membaca Ci Haliwung, Riwayatmu Kini..
Modif Ninja 250 Keren tapi Ngeselin
Yups Masbro, owner Ninja 250 banyak yang ga puas dengan tampilan ala kadarnya atawa bawaan pabrik, minimal mereka mengganti ban belakang, misal dengan BT45 ukuran 150/60-17 dan memasang mud guard agar swing arm makin macho..
Seperti gambar diatas, modal cutting stiker untuk menutup warna body, tampak si Ninin makin kekar dan macho, fyi n250 ini yang nyemplak penari yang juga pemain teater,cewe lho.. Entah pinjem entah punya pribadi..
Mari tengok dari sektor belakang..
Nah terlihat yang bikin kesel saat musim hujan di jalanan, tanpa spatbor belakang, plat nomor ngumpet. Pasti nyepret ke pengendara di belakangnya jika riding saat hujan atawa jalanan becek. Dan ternyata banyak owner Ninja 250 yang demen ga pakai spatbor belakang, lebih sporty kali ya ?
Wassalamu’alaikum
Dikirim menggunakan Wordmobi
Strategi Pemasaran Tahap Penurunan
Pengen ngelanjutin kisah tentang strategi pemasaran dan market Share tapi kok rodo mumet yang ini ya..
Penurunan bisa cepat atau lambat, karena alasan teknologi, pergeseran selera konsumen, dan meningkatnya persaingan. Mempertahankan produk adalah beban bagi perusahaan maupun karyawan. Menurut Arman dkk (2006) berikut adalah strategi bertahan dalam tahap penurunan yang tersedia untuk perusahaan yaitu:
- Meningkatkan investasi perusahaan untuk mendominasi atau memperkuat posisi pasar. Menjadi basisi produksi untuk market asia adalah salah satu usaha yang sedang dirintis Suzuki Indonesia
- Mempertahankan level investasi sampai ketidakpastian industri itu terselesaikan.
- Mengurangi investasi secara selektif dengan melepas pelanggan yang tidak menguntungkan. Menghentikan beberapa varian produk yang sudah tidak diminati konsumen
- Menuai investasi untuk memulihkan kas secepatnya.
- Melepas usaha secepat mungkin dengan menjual asetnya.
Wah mumet mikirnya, ayo dibantu ngejelasin yang ahli manajemen…
Wassalamu’alaikum
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.