Hayate isi Pertalite, Harga 8.600 per liter


Pertalite resmi sudah dijual oleh SPBU Pertamina di 3 kota besar. Harga resmi Rp8.400,- per liter. Lantas kenapa di judul saya tulis harga pertalite 8.600/liter. Ingat ada kata Hayate di judul, jadi ini kasus saya saja ya, mari berhitung.

image
Resiko beli BBM Full tank

Seperti tertera pada slip pembelian pertalite di atas, saya isi BBM jeng Maryate alias Suzuki Hayate dengan pertalite, full tank, 3,49 liter dikali 8.400, harga yang harus saya bayar adalah Rp29.316,- . Saya keluarkan uang Rp50ribu. Seharusnya saya dapat kembalian 50ribu dukurang 29.316 = Rp20.684, ternyata saya dapat kembalian hanya 20ribu saja. Lantas kemana kekurangan 684 rupiah itu. Ikhlaskan saja biar berkah. Tulisan ini sekedar intermezo. Yuk lanjut hitung.

image

Harga resmi pertalite adalah 8400/liter, saya beli full tank 3,49 liter, jadi saya tambahkan kembalian yang tidak sampai ke saya, yaitu 684 dibagi 3,49 = 195,98854. Tambahkan dengan harga per liter 8.400 + 195,98854 = 8.595,98854. Dibulatkan menjadi Rp8.600,- .
Tentu ini hal wajar terjadi di SPBU Pertamina, karena dispenser BBM SPBU Pertamina tidak dilengkai tombol khusus angka uang pas dalam kelipatan seribu rupiah. Berbeda dengan dispenser BBM di SPBU Shell, biarpun isi full tank, petugas pengisi BBM akan memencet tombol pas bergambar uang saat BBM mendekati bibir tangki, sehingga aliran BBM akan berhenti pada angka rupiah kelipatan seribu dan mudah dalam mencari uang kembalian serta konsumen tidak merasa dirugikan.
Memang sepele uang receh segitu, tapi kalo dikalikan jumlah pelanggan SPBU keseluruhan lantas dikalikan sebulan, kayaknya lumayan.
Kenapa tidak pakai uang pas saja saat beli BBM? Saya pernah, tapi perkiraan saya salah, BBM luber banyak.
Jadi di sini saya hanya berharap perbaikan layanan di SPBU Pertamina. Bukan pelit medit pada receh tidak seberapa.(tri)

—————————-
Posted from WordPress for Android Wonder Roti Jahe

Mampir Shalat di Masjid Aliando Syarief GGS (Galery)


Tampak depan
Tampak depan

Seperti yang saya kisahkan pada Perjalanan Jakarta – Karawang kemarin malam, bahwa saya mampir shalat Magrib di masjid An-Nur jalan Lingkar Tanjung Pura atau akrab disebut Jalan Baru Karawang.  Lanjutkan membaca Mampir Shalat di Masjid Aliando Syarief GGS (Galery)

Jakarta – Karawang, Menikmati Lalu Lintas Yang Kembali Normal


Pekan lebaran 1436 H tahun ini nampaknya segera berlalu, berharap kan kembali berjumpa tahun depan, tentu rindu Ramadan adalah yang utama. Barangkali dengan menunaikan soum/puasa Syawal mamapu mengobati rindu itu. Semoga mampu. Amin

image
Back to normal

Pekan lebaran ditandai dengan mengendurnya lalu lintas di ibukota dan kota satelitnya, tapi sore tadi, nampaknya lalu lintas sudah kembali dari kampung-kampung se-Indonesia. Meski belum normal seutuhnya (normalnya lalin ibukota dan sekitarnya adalah macet 🙂 ) tapi sebagian besar ruas jalan padat bahkan di beberapa titik merayap. Lanjutkan membaca Jakarta – Karawang, Menikmati Lalu Lintas Yang Kembali Normal

Menggunakan BPJS Kesehatan Pertama Kali, Ternyata Mudah


image

Ditengah gonjang-ganjing kontroversi BPJS Ketenagakerjaan atau JHT, dimana kebijakannya menuai protes dari segenap pihak karena pencairan dana JHT menunggu umur 56 tahun dan hanya 10%. Oks, cukup. Saya cerita yang BPJS kesehatan saja. Dari dulu saya agak enggan menggunakan fasilitas kesehatan yang terkesan gratisan, malas repot dengan berbagai syarat dan ketentuan yang berlaku, karena terkait kesehatan, kalo hal lain ya ga papa berlama-lama. Jamsostek kesehatan juga tidak sempat memanfaatkan keburu bubar. Lanjutkan membaca Menggunakan BPJS Kesehatan Pertama Kali, Ternyata Mudah

Di Penghujung Asar


image Jelang 17.00. Bersiap menapaki aspal ibukota. Tak sendiri, ribuan bahkan mungkin jutaan sepeda motor memadati setiap ruang berkerikil dengan aspal yang mengelupas sana sini. Bahkan di akhir pekan, lalu lintas tak jua sepi, seolah tak ada bedanya dengan hari-hari sebelumnya. Atau efex perut keroncongan dan keringnya tenggorokan, sehingga yang longgar jadi terasa sempit. Bisa jadi.

Kucoba menikmati laju kendaraan, mengikuti iringan lainnya. Bersama tapi tak seia. Kebersamaan kerap sekedarnya. Lanjutkan membaca Di Penghujung Asar

Siomay dan Baut


Postingan ini termasuk untuk mengingat nama dan alamat toko, biar tidak nyasar lagi (contoh nyasar di glodok : LTC, Moge, SKF dan Alkaline) kalo perlu sewaktu-waktu. Kejadian waktu berburu kebutuhan baut untuk mengganti baut-baut pompa sentrifugal yang berkarat.

Toko yang dituju tapi antrinya gak nahan
Toko yang dituju tapi antrinya gak nahan

Lanjutkan membaca Siomay dan Baut

Beli Barang Online? Manfaatkan Google Image (Kasus Part Honda Tiger)


situs google imageGoogle Image, adalah layanan pendeteksi gambar dari google. Beralamat di https://images.google.com/. Memang jarang yang memahami manfaat dari situs mesin pencari yang ini, karena lebih umum pada https://www.google.com untuk mencari web atau gambar pada web. Perbedaannya adalah ada logo kamera dan tulisan image, bandingkan dengan web google yang biasa berikut Lanjutkan membaca Beli Barang Online? Manfaatkan Google Image (Kasus Part Honda Tiger)

LTC, Moge, SKF dan Alkaline


image
LTC, pict : fyfeasia.com

LTC, singkatan dari Lindeteves Trade Centre, adalah pusat perbelanjaan berbagai kebutuhan rumah tangga dan industri. Hypermarket. Berbagai alat elektrikal, mekanikal, elektronik dan sebagainya tersedia dengan harga yang cukup kompetitif. Tentu harus pandai memilah dan memilih toko yang tepat.
Lanjutkan membaca LTC, Moge, SKF dan Alkaline

Isi Baik dan Bungkus Buruk


Bagaimana jika anda dikasih pilihan seperti judul di atas. Ibaratkan sebuah barang, bagus tapi hanya bungkus yang nampak atau buruk tapi nampak isinya yang  bisa ditebak.

image

Ada pepatah,” don’t judge the book by the cover, jangan menilai buku dari sampulnya”. Tapi kalo dari sampulnya sudah dapat dipastikan bahwa isinya buruk, ngapain juga kita harus repot menilai dengan menelaah isinya terlebih dahulu. Tinggalkan! Lanjutkan membaca Isi Baik dan Bungkus Buruk

Melacak Diki Hendra Agustin, Manusia Tato memakai Foto DJ Nico di FB, Scammer yang mengaku Pengusaha


Siapakah Diki Hendra Agustin ini? Itulah yang cukup menggelitik, karena ada laporan dari kawan Tenaga Kerja Wanita, bahwa salah satu akun di FB yang memakai nama profil tersebut mengaku pengusaha dan mengajak kerjasama.

pesan di inbox FB saya
pesan di inbox FB saya

Memaksa kerjasama dengan iming-iming yang tidak masuk akal,Meminta tanam modal 100 juta dan dijanjikan keuntungan berlipat menjadi 250 juta pada bulan berikutnya,saat menolak di blok. Makanya kawan saya tidak bisa melihat lagi sepak terjang si Diki ini, dan meminta bantuan saya. Saya search di FB, ada dua nama dengan foto profil yang mirip, tapi akun yang satu sudah tidak update status dari November 2014. Yuk intip intip alias Stalking. Lanjutkan membaca Melacak Diki Hendra Agustin, Manusia Tato memakai Foto DJ Nico di FB, Scammer yang mengaku Pengusaha