Yamaha Malaysia Jual dan Rakit Moge 600 CC, Kumaha YMKI ?


Bisa bejaban sama ZX6 R kalo dimari

Sekali lagi kecewa, boleh ga kecewa ? , berita yang dilansir Motorplus tersebut mengingatkanku akan Yamaha Global, di mana pendapatan tertinggi Yamaha diraih oleh Yamah Indonesia alias, produksi dan jualannya Yamaha Motor Kencana Indonesia. Tapi mengapa di Indonesia Yamaha hanya jualan Bebek, matic, sportpun hanya samapai 225 cc, satu cylinder pula. Mengapa Yamaha Global justeru memilih Malaysia (Hong Leong Yamaha, ATPM Yamaha di Malaysia) setelah India sebagai basis jualan moge, dan Yamaha Malaysia merakit sendiri, bahkan sekaliber AHM saja menCBU 1 cylindernya CBR, ini yang 4 cylinder di CKD Gan…  Lanjutkan membaca Yamaha Malaysia Jual dan Rakit Moge 600 CC, Kumaha YMKI ?

Yang Orange … Maniss….Wasyem


Pulsar 220 F ternyata ada pilihan warna Orange, memang terbatas, seperti juga warna Silver, mungkin warna tersebut hanya disukai oleh orang tertentu saja, alias tidak umum. Dapet kiriman foto dari Bro Yayank Ardian

 

 

Mau dikirim ke mana ya ?

Seekor Pulsar 220 F warna Orange kok feel gitu, maklum saat minang Jalitheng warna ini tidak ada. Pasti indent dan makan waktu lama, ga sabar gan, nunggu STNK 2 bulanan aja begah 😀

Sekilas Aneh, tapi justeru menariknya di anehnya itu 😀

Tapi warna ini KTM banget imho, menarik buatku, warna mencolok dan terkesan sport gitu, Wah jadi kesengsem.

Wassalamu’alaikum

CBR 250, Paling Inveror di 2012 ?


2 cylindernya bikin ngiler

Judul adalah pertanyaan yang muncul begitu saja di benak saya, padahal secara teknologi All New CBR 250 R sudah sangat mumpuni, dengan disematkannya teknologi pengkabutan injeksi, digital spedo, dan pengereman system Antilock break system, Bandingkan dengan yang sekelas saat ini, Minerva Megelli 250 RV dan Ninja 250 R. Abaikan dulu Minerva ( gak level Gan, ntar FBH ngamuk kalo CBR disejajarkan Megelli :mrgreen: ) tapi tengok Ninja 250 R yang masih karburator dan analog digital, pengereman masih konvensional, tapi dengan minim teknologi saja CBR 250 kelimpungan ngejar target penjualan, Nah jelaslah bahwa konsumen lebih memilih 2 cylindernya Ninja daripada teknologi canggihnya CBR yang cuma 1 cylinder, bagaimana nanti di 2012 cdengan kemunculan motor Flagship baru dari para ATPM motor, mari tengok satu satu yang mungkin muncul di 2012

tampang keren, teknologi canggih.. tp...

1. KMI mungkin merefresh Ninja 250, minimal dengan mengganti spedometer analog ke digital  Lanjutkan membaca CBR 250, Paling Inveror di 2012 ?

Motor Cina Yang Ini.. dieksport ke Eropa Amerika…


Melihat perkembangan Suzuki GW 250 yang mbrojol duluan di Negeri Tirai Bambu, saya coba ngubek produk globalnya Motor Cina, dan dapet gambar yang cukup mencengangkan, karena pasarnya merupakan Eksport ke Eropa dan Amerika, bagi yang sudah tahu, mungkin ini dah basi kali ya, tapi layak dipertimbangkan jika nanti SIS menCBU GW 250 ke Indonesia, Cekibrot :

sport full fairing... mantab
warna lain, cool
Model NO.: DB200GY-2011
Trademark: Fast
Origin: China
Starting System: Kick Start and Electric Start
Engine: 4 Stroke
Displacement: 126-250cc
Export Markets: North America, South America, Eastern Europe, Southeast Asia, Africa, Oceania, Mid East, Eastern Asia, Western Europe

Tuhkan, ekspornya ampe sono sono….. 😀 Selanjutnya lihat tampang depannya

sekilas mirip Aprilia RS series imho

Ciamik Gan… tapi pasarnya tetep pilih-pilih memang, wilayah yang masih standard dengan dimari imho. Bagi yang penasaran, ini spesifikasinya :

Product Description

Racing Motorcycle: dB200GY-2011
Dimension ((L*W*H mm): 2025*745*1130
Wheel base (mm): 1300
Min. Ground Clearance (mm): 160
Dry Weght: 140kg
Engine Type: Single-cylinder, air-cooled, four-stroke
Engine model: 163FML
Bore*Stroke: 63.5mm*62.2mm
Displacement: 196.9ml
Maximum Power: 12.5kw/8500r/min
Maximum Torque: 15N. M/7000r/min
Clutch: Wet multi-plate
Lubrication: Pressure/splash
Start: Kick start/electric start
Ignition: C. D. I
Max. Speed (km/h): 100km/h
Economical Fuel Consumption (l/100km): ≤ 2.3L/100km
Front Tyre Size and Air Pressure: 100/80-18/225KPa
Rear Tyre Size and Air Pressure: 100/90-16/225KPa
Climbing Ability: ≥ 18
Exhaust Index: CO≤ 3.8%; HC≤ 800ppm
Start Performance: ≤ 15s
Brake(F/R): Disc/disc
Brake Performance: ≤ 7m/30km/h
Loading quantity: 72units/40″HQ

Silahkan dikontak di sumbernya http://fastvehicle.en.made-in-china.com/

Wassalamu’alaikum

Kanvas RDB Pulsar 220 Sudah Tersedia


Selasa kemaren, saya ke Fontana Gunung Sahari untuk klaim beberapa kekurangan Jalitheng si Pulsar 220 DTS-Fi, yaitu setel Shock belakang ya kekempuken, lampu depan terlalu ndangak, switch lampu rem kaki yang ga fungsi alias kalo ngerem kaki lampu stop tidak nyala sekalian ganti oli gratisan, meski klaim servis pertamax ini telat dimana trip jarak sudah mencapai 1300 km lebih, seharusnya servis pertama pada 750 km, FYI saat itu antrian penuh ( baca Wajibkah Motor Servis Rutin Sesuai Anjuran Buku Panduan dari Dealer ?)

Masuk bengkel, langsung daftar… antrian pendek, gak lama langsung dilayani, ternyata nyetel lampu depan Pulsar 220 repot mesti bongkar tangki, switch lampu rem kaki ternyata putus, setel shock sebenarnya bisa sendiri, mumpung gratisan yo sekalian :D. Ternyat di sini ada 2 ekor PZZo yang lagi di servis juga, keduanya pakai Full Fairing. yang satu punya Bapak (sepertinya militer) yang tinggi badannya lebih pendek dari saya, gak kebayang jinjitnya :mrgreen: kata bapak tersebut, yang penting jangan berhenti di jalan yang sebelahnya berlubang, bisa nggeblak :D..

si Bapak ini mau ganti kanvas rem belakang… whats ? emang udah ada (inget Bro Rial yang ngakalin pakai kanvas Honda Beat bacaMengakali kanvas belakang Pulsar220 yang habis. Pakai Punya Honda beat
) ternyata di Bengkel Fontana Gunung Sahari ini memang tidak tersedia, tapi Lanjutkan membaca Kanvas RDB Pulsar 220 Sudah Tersedia

Ducati SF 848 dan honda CB 300, tongkrongannya mirip (imho)


Honda CB 300R

Membaca postingan Mbah Dukun tentang Streetifighter 848 “evo” jadi inget honda CB 300nya Brasil, Mungkin karena warnanya jadi kelihatan mirip

2012-Ducati-Streetfighter-848
cb 300 , sf ducati wanabe 😀
cuma bisa ngeces..ces.. 😦
-Ducati-Streetfighter-848

Keduanya cuma bikin ngiler doang… xi…xi..xi… Semoga dapet suatu waktu nanti. Amin…

Wassalamu’alaikum

Case Closed, Bro Lutfi dapat Lampu Pulsar 220


Mungkin pembaca, MasBro dan Mbak Sist masih inget postinganku yang ini Menyesal Beli Pulsar 220 Karena Spare Part Lampu Tidak Ada yang ditulis pada 25 Agustus 2011 lalu, bagi yang belum baca silahkan tengok sesaat, postingan yang berisi tentang kisah salah satu konsumen Bajaj, Bro Lutfi dari Suara Pembaca di Otomotifnet.com, seorang owner Pulsar 220 DTS-If , sama kaya saya (gak takok.. 😀 )

ternyata kemarin Bro Achmad Lutfi nulis komentar konfirmasi terselesaikannya permasalahan lampu P220 nya

Lutfi sport sidoarjo, on September 9, 2011 at 7:58 pm said: Sunting Komentar

Dear all,
setelah tidak ada kepastian kapan barang datang setelah saya (achmad lutfi) minta emergency order dimayjen sungkono sby, saya email ke pusat bajaj jkt dan di follow up service area Bpk Dwisunu. Agak lambat tapi akhirnya sudah dikirim ke dealer sidoarjo (saya terima dibungkus dus karton air mineral/ tdk keadaan segel karton bajaj) dan saya pasang didealer tgl 5 sept 2011 dg harga Rp704.600,00. Saya agak kecewa krn harga yg mahal tdk termasuk lampu2 dan kabel2 soket seperti varian pulsar lain. Tetapi bagaimanapun saya sudah dapat barangnya dan saya ucapkan terima kasih pd bajaj sdh follow up seperti harapan saya. Utk performa saya nilai p220 cukup baik (selepas suramadu saya Lanjutkan membaca Case Closed, Bro Lutfi dapat Lampu Pulsar 220

Wajibkah Motor Servis Rutin Sesuai Anjuran Buku Panduan dari Dealer ?


Sesuai petunjuk buku panduan motor dari dealer, motorku si Jalitheng Pulsar 220 mesti servis pertama dan ganti oli gratis pada jarak tempuh 750 km atau 1 bulan, pilih mana yang duluan tercapai, pada hari enin 05 September kemarin, jarak tempuh si Jalitheng tertera di spedometer 700 km lebih, dengan estimasi jarak tempuh di hari berikutnya bisa lewat dari jarak tempuh seseuai petunjuk buku dari dealer, maka hari itu juga saya ijin sebentar dari nguli meluncur ke Dealer Bajaj Ontana di Jalan Gunung Sahari.
narziez abiez.1815.jpg
Sesampai di depan dealer, ada sedikit janggal, tampak pada gambar diatas ada mobil polisi bersandar (kaya kapal aja 😀 ), nanya ke salah satu karyawan, apakah bengkel sudah melayani jasa servis ? Ternyata belum, bahkan dealer belum buka untuk operasional, karena sedang ada pemeriksaan dari pehak polisi, sehubungan dijebolnya dealer oleh tangan jahil, alias habis kemalingan
narziez abiez.1813.jpg
tampak agak semrawut, ada kembaran Red Bastard parkir di depan pintu masuk persis, jadi ternyata selama ditinggal libur lebaran, dealer tidak ada yang jaga, dan dimanfaatin oleh maling mengais rizki :mrgreen:
untungnya dealer sudah prepare untuk kemungkinan buruk tersebut, karena tahun sebelumnya pun mengalami hal sama, kata si karyawan cuma 1 unit CPU yang berhasi di gondol pencuri.
Selanjutnya saya meluncur ke dealer JAR di Pasar Baru, ternyata jasa servis juga belum dil.ayani, cuma tampak pengantaran unit saja ke pelanggan.

Hari berikutnya yaitu selasa 06 September, saya kembali merapat ke Fontana Gunung Sahari, langsung parkir, agak kaget lihat penampakan dengan warna baju mirip seragam Fontana, tapi sepertinya kenal dengan tampang “Mbroderhud ini” 😀
narziez abiez.1829.jpg
ternyata beliau adalah Kang Sabdo Guparman yang sedang servis si Red Pulsar 200 nya, beliau sudah langganan tiga tahun di Fontana ini, dan ternyata saya kesiangan datang sehingga tidak kebagian antrian servis, alias tutup karena sudah banyak yang boking servis motor setelah dipakai lebaran, akhirnya konsultasi ke Kang Sabdo, dan sesuai anjuran Kang Sapto Anggono pun seia selata (jenenge mirip, awas ketuker Sapto Guparman dan Sabdo Anggono :mrgreen: ) juga membaca postingan Kang Bennythegreat, motor baru yang penting rajin ganti oli, Kang Sapto menguatken bahwa motorku suaranya masih alus, ga perlu servis, sebaiknya ganti oli saja dulu.

narziez abiez.1827.jpg
Nanya Kang Sabdo harga oli standar Bajaj Volvaline 1,2 liter seharga 40 ribu, langsung beli dan isi di Fontana Gunung Sahari ini, tapi..ups..kok harganya 60 ribu, ga salah neh Kang Sabdo, setelah Kang Sabdo selesai servis saya cek list serrvisnya, ternyata harga oli memang 40 ribu, busyet..apa P200 isinya cuma 1 liter, kata Kang Sabdo sama yaitu 1,2 liter…waduh terus 20 ribu apa ongkos ganti oli, tapi larang men rek…jadi illfeel neh.
narziez abiez.1828.jpg

Sekarang saya malah ragu mau ambil servis gratis dari dealer, secara si Jalotheng tidak ada keluhan mesin, cuma lampunya aja nyorotnya terlalu ndangak, dan stang agak oleng saat lepas tangan, pertanda ada yang kendor..
Menurut sedulur semua, perlu gak seh servis rutin sesuai pentunjuk dokter..ups.. Dealer seperti tertera pada buku panduan yang ada, sedangkan motor ga ada masalah, ataukah saya cukup ambil oli gratisnya saja ?

Kesuwun urun rembuke nggeh, Wassalamu’alaikum…

Dikirim menggunakan Wordmobi

Bas Tambun, Menjemput STNK dan Nyamannya Skydrive


Tepatnya hari Rabu siang sekitar jam 10.00 saya riding ke Bekasi, tepatnya BAS Tambun, alamat lengkap dari BAS ini ga punya cuma ada Jalan Diponegoro Tambun saja, ridind kali ini dalam rangka penjemputan STNK Jalitheng Pulsar 220 DTS-iF yang sekaligus perjalanan terjauh menggunakan Suzuki Skydrive, meski udara panas, terik tapi riding pakai Skydrive ini terasa nyaman. Diawali lewat Daan Mogot, Tomang, Cawang, lanjut Kalimalang dan berbelok arah ke Terminal Bekasi dan menyusuri Jalur AKAP hingga keluar Kotamadya Bekasi
narziez abiez.1729.jpg
dan masuk Kabupaten Bekasi yang juga berarti masuk daerah Tambun, dan BAS Tambun tidak jauh lagi dari perbatasan kota dan Kabupaten ini. Patokannya lebih mudah PT.Suzuki Indomobil Sales, setelah melewatinya sesaat di tanjakan sebelah kiri tak jauh dari situ, jadi jangan ngebut.
narziez abiez.1727.jpg
Nah jika dari depan Dealer BAS dan kita menghadap ke arah barat maka akan tampak Baliho Logo “S” dari Suzuki Indomobil Sales
narziez abiez.1728.jpg

Karena kurang teliti, saya kebablasan sampai lewat Pasar Cibitung, begitu balik lagi lewat lagi …hiks… Ga keliatan, akhirnya balik lagi dengan pelan baru deh ketemu.

Nah dari perjalanan ini dapat disimpulkan kalo riding pakai Skydrive untuk jarak jauh ternyata nyaman, baik untuk midle speed, bahkan ngebut jika jalanan memungkinkan, serta selap selip (bukan sruntulan lho) diantara kemacetan juga oks, tak terasa pegal tangan maupun pinggang (jadi penasaran jika Skydrive ini dipakai mudik) nyaman aja….
Asal jangan over penumpang seperti ilustrasi berikut…
rame.jpg
jangan dicontoh atau ditiru… Kecuali terpaksa :mrgreen:

Wassalamu’alaikum

Dikirim menggunakan Wordmobi

BAI : Perakitan di Indonesia, Komponen Tetap Dari India, Lebih Murah


Rencana Bajaj Auto Indonesia untuk membuka pabrik di Indonesia mulai terungkap, tinggal menunggu prinsipal dari India yang sedang diyakinkan oleh Tomotaka Ishikawa, Presiden BAI yang merupakan jebolan Yamaha India ini.

narziez abiez.1623.jpg

Tom San sapaan akrabnya, seperti dikutip otomotif.net menyatakan, “targetnya akhir tahun ini sudah bisa meyakinkan prinsipal untuk merakit secara lokal, jika disetujui, tahun 2013 sudah bisa dimulai”. Ujarnya

narziez abiez.1356.jpg

Untuk meyakinkan prinsipal India ini, BAI harus mampu menjual minimal 3000 unit tiap bulannya, apakah mampu dengan segala dilema yang menerpa Bajaj Auto Sales selaku perpanjangan tangan BAI di Indonesia, mulai dari spare part sulit, indent tak berujung, kwalitas beberapa part juga masih diragukan terutama berkenaan dengan karet seal.

pzzo.jpg

Padahal jika menggunakan karet Indonesia yang kualitasnya merupakan nomor satu di dunia, dijamin tidak adalagi jalanan bleweran oli dari motor bajaj yang lewat :mrgreen: (nglirik Mas Hadiyanta) tapi lagi-lagi demi harga yang kompetitif, BAI tetap memakai komponen dari India secara menyeluruh..hiks..
“Untuk penggunaan komponen lokal tergantung perhitungan bisbnisnya”, ungkap Tom Shan yang menjelaskan kalo komponen dari India harganya lebih bersahabat.

Jadi jangan heran jika Bajaj rakitan Indonesia tetap sama dengan yang di India alias : las lasan pating tletek kaya **** ayam 😀 (aku bandingka motorku yang pulsar 220 dengan produk AHM, YMKI, SIS,KMI, ga tahu TVS belum lihat detilnya keturunan India satu ini, las lasan beda jauh Bro)….. Lanjut…satu lagi, ongkos produksi di India jauh lebih murah…

Mudah-mudahan dalam pemesanan part yang akan dirakit di Indonesia ini tidak lagi ada kesalahan anatara titik (.) dan koma (.) :mrgreen: ngisin-ngisini ae…

Wassalamu’alaikum

Dikirim menggunakan Wordmobi