Arsip Tag: dialek ngapak

Ngajog, Ngungun dan Getun


3 kata dalam judul di atas, ngajog, ngungun dan  getun memiliki arti yang sama, yaitu menyesal. Hanya berbeda pada penggabungan dalam satu kalimat, meski tidak bersifat paten/mengikat. Ngajog berarti menyesali apa yang telah dilakukan, tapi tingkat penyesalan rendah. Misal dalam … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di banyumasan | Tag , , , , , | 9 Komentar

Suluh dan Kisah Klasik bersamanya


Masa kecil, masa yang tidak mungkin terulang. Tinggal kenangan yang terkadang membuat tertawa kala merenunginya. Konyol menggemaskan. Ada yang pernah main mobil-mobilan pakai kulit jeruk Bali? Kalo masa kecil saya tidak kenal jeruk bali, maka menggunakan kulit/sabut kelapa yang disebut … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di banyumasan | Tag , , , , , | 2 Komentar

Mejujag dan Penjorangan


Ampun saru kalih tiang sepah nggih! Ungkapan berupa nasehat dengan bahasa Jawa Krama (kromo), agar sopan terhadap orang tua, termasuk di dalamnya orang yang lebih tua. Siapapun mereka. Berlaku tidak sopan terhadap orang yang selayaknya dihormati, dalam bahasa #banyumasan disebut … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di banyumasan | Tag , , , , | 2 Komentar

Gembéléng dan Ngaksi, Peténténgan


Gembeleng (‘e’ kedua dan ketiga dieja é seperti menyebut unggas bebek) sebenarnya memiliki arti yang mirip dengan kementhus, hanya saja penggunaan kata gembeleng lebih spesifik. Ungkapan gembeleng terjadi pada kejadian/kelakuan saat terjadi saja. Gembeleng merupakan kata sifat, berubah menjadi kata … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di banyumasan | Tag , , , , | 3 Komentar

Purik


Purik? Apa pula tuh? Purik adalah istilah yang semisal dengan mengadu atau mengeluh, tetapi purik dikhususkan pada pengaduan ke orang tua yang tidak serumah. Jadi purik adalah mengadu dan mengeluh atas perlakuan orang satu rumah, kepada orang tua/keluarga yang tidak … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di banyumasan | Tag , , , , | 6 Komentar

Ndremis


Kembali postingan tengah malam, ‘lingsir wengi’ tepatnya. Mengupas kosa kata Banyumasan yang saya khawatirkan akan hilang ditelan kehidupan ala metropilis dewasa ini. Kalo kemarin mengupas kata Ngenyis, sekarang membahas kata ndremis Ndremis adalah sifat seseorang yang kekanak-kanakan berkaitan makanan.

Dipublikasi di banyumasan | Tag , , , , | 16 Komentar