Arsip Tag: logat banyumas

Gembéléng dan Ngaksi, Peténténgan


Gembeleng (‘e’ kedua dan ketiga dieja é seperti menyebut unggas bebek) sebenarnya memiliki arti yang mirip dengan kementhus, hanya saja penggunaan kata gembeleng lebih spesifik. Ungkapan gembeleng terjadi pada kejadian/kelakuan saat terjadi saja. Gembeleng merupakan kata sifat, berubah menjadi kata … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di banyumasan | Tag , , , , | 3 Komentar

Purik


Purik? Apa pula tuh? Purik adalah istilah yang semisal dengan mengadu atau mengeluh, tetapi purik dikhususkan pada pengaduan ke orang tua yang tidak serumah. Jadi purik adalah mengadu dan mengeluh atas perlakuan orang satu rumah, kepada orang tua/keluarga yang tidak … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di banyumasan | Tag , , , , | 6 Komentar

Antara Bujur Jawa, Sunda dan Banjar


Kata bujur dipakai di berbagai wilayah Indonesia, dan memiliki arti yang sangat berbeda di masing-masing wilayah. Dalam bahasa Banjar (Banjarmasin, Kalimantan Selatan), bujur berarti benar. Dalam bahasa Sunda bujur berarti bokong/pantat. Sedangkan dalam bahasa Banyumas (Jawa), bujur berarti kain. Berbeda … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di banyumasan | Tag , , , , , , | 8 Komentar

Runtah


Saya kadang senyum sendiri ketika menyadari kata khusus #banyumasan tanpa sengaja. Saat mencoba mengingat-ingat justeru tidak menemukan kata-kata yang akrab di masa kecil, sekarang asing . Nah kemarin saat tulisan lebuh posted (sudah dipublish), saya baru ingat kata yang berkaitan … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di banyumasan | Tag , , , , , | 6 Komentar

Seprih si Ara Pencekik


Sebenarnya sudah banyak yang membahas flora satu ini. Ara atau beringin pencekik (basa Sunda kiara koneng, nama latin Ficus annulata) dalam basa jawa (Banyumas) disebut Seprih. Karena jarangsekali  yang menyebut pohon ara dengan sebutan Seprih maka saya ingin mengulas sedikit … Baca lebih lanjut

Dipublikasi di banyumasan | Tag , , , , , , | 13 Komentar