Tahu Diri di Jalan


Kadang sulit untuk tidak ikut ngantri lampu merah di depan sono, kerap diklakson kendaraan di belakang kita

Thiiinnnn…!!!! “Woi.. buruan dong ! ”

Bunyi klakson sepeda motor diiringi teriakan pengendara di depan saya menghardik sepeda motor di depannya yang berjalan lambat, padahal posisi di tengah jalan dan di antar mobi yang tidak memungkinkan sepeda motor lain menyalipnya. Tampaknya pengendara sepeda motor yang dihardik kurang memperhatikan sekitar karena asik ngobrol dengan boncengannya, mungkin teman deket atau bisa jadi pacar. Hampir saja terjadi keributan, karena saat jalan lega, pengendara yang tadi menghardik, menyalip sambil menendang. Entah kena sepeda motor atau pengendaranya, saya enggan memperhatikan lebih lama, saya putuskan menyalip dan berlalu. Lanjutkan membaca Tahu Diri di Jalan

Mengatasi Jenuh Berkendara Tanpa Musik


image
Kalo dah stak begini mending minggir cari warung kopi

Karena memakai earphone untuk mendengarkan musik saat berkendara bisa mengganggukonsentrasi dan membahayakan pengendara serta orang lain, maka perlu hal lain untuk mengatasi kejenuhan saat berkendara. Kejenuhan saat berkendara, khususnya di Jakarta didominasi oleh keadaan lalu lintas yang sering macetnya daripada lancar.
Kiat apa biar tidak jenuh? (imho) Tapi ingat hal inipun bisa mengganggu konsentrasi kalo berlebihan, paling tidak suara kendaraan lain masih terdengar karena kuping tidak disumbat earphone : Lanjutkan membaca Mengatasi Jenuh Berkendara Tanpa Musik

Ngaca Jiwa


Alhamdulillah tidak diganggu nyamuk, apakah karena tidak ngantuk, sehingga Allah Ta’ala tidak  mengirim nyamuk untuk menggigit membangunkan hamba-Nya, bisa jadi karena saya telat (malu) alias masbuk sehingga tidak pantas sekali kalo sampai ngantuk (udah telat molor pula) Akhirnya mampu menyimak Kultum Duhur Senin, oleh Ustad Sutono. Riyadhus Shalihin, BAB III Sabar, hadits 30, (postingan hadits ini dikutip dari SlideShare karena saya tidak hafal) :

Dari Shuhaib r.a. bahwasanya Rasulullah s.a.w. bersabda: “Dahulu ada seorang raja dari golongan ummat yang sebelum engkau semua, ia mempunyai seorang ahli sihir. Setelah penyihir itu tua, ia berkata kepada raja: “Sesungguhnya saya ini telah tua, maka itu kirimkanlah padaku seorang anak yang akan saya beri pelajaran ilmu sihir.” Kemudian raja itu mengirimkan padanya seorang anak untuk diajarinya. Anak ini ditengah perjalanannya apabila seseorang rahib (pendeta Nasrani) berjalan di situ, iapun duduklah padanya dan mendengarkan ucapan-ucapannya. Apabila ia telah datang ditempat penyihir – Lanjutkan membaca Ngaca Jiwa

Danau Pluit dan Enceng Gondok


Danau Pluit menjadi terkenal karena penggusuran rumah warga yang dianggap pemukiman liar, karena tidak memiliki surat kepemilikan tanah apalagi IMB. Pemda DKI dibawah bender Jakarta Propertindo (JAKPRO) terlihat giat membangun ruang publik (taman) di sekitar danau.

danau pluit 1
dulu ada beberapa rumah penduduk di lahan ini, saat ini sedang dibangun jembatan yang menghubungkan pedestrian prominade danau

Lanjutkan membaca Danau Pluit dan Enceng Gondok

Musik Saat Berkendara


david guetta perform at ecopark ancol

Musik tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari, entah sekedar desiran angin yang menerpa telinga sampai dentuman 50 ribu watt line array full show panggung Dj. Berbagai aliran musik (aliran apa sekte, ini air apa suara ya, kok ngalir) yang beredar di muka bumi turut mewarnai dan makin berkembang. Dari klasik tradisional macam gamelan jawa sampai elektrik musik oleh DJ sekelas David Guetta. Kesemuanya kadang sulit diungkapkan dengan kata-kata “apa nikmatnya mendengarkan musik?”  Lanjutkan membaca Musik Saat Berkendara

Apa Kata Mereka tentang PKN


image

Pekan Kondom Nasional (PKN) lagi rame diperbincangkan, baik di media mainstream, linimasa macam Facebook dan twitter, bahkan sampai obrolan pangkalan ojek.
Contoh status kang Mulyanto Wae di jejaring facebook :

Pekan Kondom Nasional /PKN adalah Program Bodoh untuk pembodohan oleh MenKes yang…. Pula.. Bagaimana bisa Kondom dapat mencegah Penyebaran Virus HIV /AIDS …!!! Tolong di ukur kembali Diameter Pori-pori Karet Kondom (apalagi saat di gunakan #Melar #) lalu coba di lihat kembali Berapa besar Virus HIVnya.. Setau saya diameter pori-pori Karet kondom apalagi saat di gunakan masih bisa dilewati 3virus HIV sekaligus..
*Rupamu nganti koyo Kondom Ndaaa…

Lanjutkan membaca Apa Kata Mereka tentang PKN

Berbagi Makan


Feeding animals Ocean Ecopark

come to papa kids
come to papa kids
ayo ngumpul
ayo ngumpul

Lanjutkan membaca Berbagi Makan

Digigit Nyamuk


Paska Shalat Jamaah di masjid ada kultum, saat itu penceramah (Usatad Mihat) membahas Kitab Riyadhusshalihin, bab 3 tentang sabar masuk hadits 29 kalo tidak salah, mungkin masih banyak darah mengalir di tubuh ini yang berasal dari barang syubhat jadi kurang perhatian pada penyampaian hal baik. Mata juga sulit dikompromi, maunya merem mengabaikan nasehat baik yang semestinya di dengar.

Antara sadar dan tidak, kuping ini masih samar mendengar nasehat yang mengalun bak angin sepoy yang menina bobokan. Tiba-tiba pergelangan kakiku gatal sekali, reflek mata mencari sumber masalah. Seekor nyamuk berperut merah tergopoh menghindari sambaran telapak tanganku. Karena kekenyangan, membuat si nyamuk mudah ditangkap dan dieksekusi mati. Selanjutnya mata ini mulai melanjutkan merem melek dan kembali beberapa ekor nyamuk menyerang, akhirnya tanganku sibuk menyambar si biang gatal itu. Lanjutkan membaca Digigit Nyamuk

Ditertawakan Layar Kaca


Layar kaca atau televisi dimiliki oleh hampir setiap rumah, bahkan satu rumah bisa ada di tiap kamar. Semakin menjamurnya siaran televisi swasta menyebabkan perlombaan rating siaran kian sengit. Berbagai acara demi menaikan rating disuguhkan, tanpa peduli kwalitas siaran, yang penting mampu menarik minat pemirsa. Saat satu acara digemari, maka televisi lain akan mengikuti dan membuat acara serupa.

Acara televisi belakangan didominasi oleh acara lawakan dan guyonan. Tertawa seolah sebagai simbol kebahagiaan, seolah tertawa semakin susah tanpa lawakan. Tindakan bodoh dipertontonkan untuk menghibur pemirsa. Rating sebagai tolak ukur keberhasilan suatu acara menjadikan acara televisi kian meninggalkan kwalitas. Mutu siaran diukur oleh hits yang naik. Wajar memang, televisi komersil melakukan hal tersebut, semakin baik rating siaran berarti iklan komersil membanjir dan harga juga tinggi.  Lanjutkan membaca Ditertawakan Layar Kaca

Dibuai Tawa


Tertawa adalah lambang kebahagiaan, tapi tertawa berlebihan bsa  jadi tanda-tanda sakit jiwa. Memang tertawa tidak dilarang, tapi apapun jika berlebihan pasti efeknya jelek. Begitupun tertawa, jika berlebihan bias membuat hati ini mati. Tidak peka terhadap lingkungan, masa bodo dengan masyarakata sekitar, yah layaknya orang gila yang cuek meskipun auratnya terbuka, tetap tertawa meski kelaparan, badan dekil dan bau, kadang menangis tanpa jelas permasalahannya. Apa kita cukup bilang “KASIHAN DIA”

Pelawak, bukan salah pekerjaannya, tapi jika ada pekerjaan yang mampu dilakukan selain melawak kenapa harus melawak. Membuat orang lain bahagia adalah baik, bahkan bias bernilai ibadah, tapi apakah membuat orang tertawa selalu baik ?

Lanjutkan membaca Dibuai Tawa