Musik Saat Berkendara


david guetta perform at ecopark ancol

Musik tak bisa lepas dari kehidupan sehari-hari, entah sekedar desiran angin yang menerpa telinga sampai dentuman 50 ribu watt line array full show panggung Dj. Berbagai aliran musik (aliran apa sekte, ini air apa suara ya, kok ngalir) yang beredar di muka bumi turut mewarnai dan makin berkembang. Dari klasik tradisional macam gamelan jawa sampai elektrik musik oleh DJ sekelas David Guetta. Kesemuanya kadang sulit diungkapkan dengan kata-kata “apa nikmatnya mendengarkan musik?” 

Gamelan jawa (sepengetahuan saya) yang mengalunkan gending uyon -uyon seolah mampu menghipnotis mata menjadi syendhu (lebih tepatnya ngantuk), sedang irama macam slendro patet manyuro mampu membangkitkan semangat, berbinar. Musik modern pun tak jauh beda dengan gamelan jawa, ada yang kalem ada yang menggebu memancing adrenalin.

Nah berkaitan dengan berkendara tentu tak asing seorang pengendara mobil menyalakan musik mengiringi perjalanannya. Bahkan pengendara motor kerap memasang earphone. Efek musik atau audio saat berkendara bagi sebagian orang bisa mempengaruhi cara berkendara. Musik pelan, relax mungkin akan berdampak ngantuk, sedang musik yang keras dan “ngebit” bisa berdampak semangat (cenderung ngebut).

dash berlin live in ecopark ancol

Saya pernah coba mendengarkan lagu Titanium (David Guetta featuring Sia) atau waiting (Dash Berlin featuring Emma Hewit) seperti link youtube di atas, sambil bersepeda motor pakai earphone, rasanya kok keberanian menarik throtle gas bertambah, apalagi volume earphone tinggi, suara sekitar tidak terdengar, cuma musik yang menghentak. Negatif sepertinya, positifnya bisa menghilangkan kantuk. Tapi jika kita bersikap datar, musik seperti apapun tidak akan berpengaruh pada cara berkendara, tapi tetap berpengaruh pada konsentrasi yang berakibat menurunnya kewaspadaan. Beberapa kecelakaan sudah terjadi akibat earphone ini, tapi sepertinya belum ada aturan hukum yang melarang, baru sekedar himbauan dari polisi. Semoga kita senantiasa waspada saat berkendara dan dijauhkan dari marabahaya. Amin (Tri)

 

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di music, musik dan tag , , , , , . Tandai permalink.

9 Balasan ke Musik Saat Berkendara

  1. #99 bro. berkata:

    pasang toa biar yg lain denger..

  2. shumy27 berkata:

    cieee…yang lagi demen byar-pet :-p

  3. Ping balik: Mengatasi Jenuh Berkendara Tanpa Musik | Triyanto Banyumasan Blogs

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s