Upah Minimum Blogger (selanjutnya disebut UMB) adalah istilah saya untuk menyebyut benefit/imbalan/upah dari tawaran menulis oleh sebuah korporasi kepada blogger. Tulisan semacam ini biasanya disebut advetorial, meskipun tidak semua blogger mencantumkan kategori advetorial pada tulisan berbayar yang mereka posting. Advertorial adalah bentuk periklanan yang disajikan dengan gaya bahasa jurnalistik (lebih lengkap klik Advertorial – Wikipedia). UMB yang ingin saya bahas adalah subyektifitas saya terhadap diri pribadi sebagai blogger. Karena secara umum tentu berbeda. Mungkin Ada blogger kelas teri (saya), blogger kelas bulu, dan berbagai sebutan strata yang tidak resmi lainnya. Bisa jadi benefit yang ditawarkan ke saya berbeda dengan blogger yang memiliki hits blog tinggi.
Beberapa hari lalu saya dapat email permintaan kerjasama dengan sebuah perusahaan. Isi email seperti yang saya capture di atas. Nama dan hal-hal terkait perusahaan tersebut sengaja saya samarkan. Menarik, saya pun bertanya bentuk kerjasama yang dimaksud. Jawabannya Lanjutkan membaca Upah Minimum Blogger (UMB)
47 Ronin, Kehormatan Adalah Harga Mati
Menonton film adalah salah satu hoby saya yang jarang tersalurkan, bahkan terakhir menonton film di bioskop seingat saya pada akhir tahun 2005 atau awal 2006. Saat itu menonton film Harry Potter And The Order Of The Phoenix. Selanjutnya cuma menonton di layar kaca, yaitu film yang ditayangin stasiun televisi dan DVD. Sebenarnya keinginan menonoton bioskop masih menggebu, tapi kesibukan dan waktu yang tidak memungkinkan, jadi nikmati yang ada, semampunya.
Nah kebetulan nemu keping DVD bekas rekan-rekan kerja yang sepertinya habis ditonton bersama. Judulnya cukup simple. Karena simple membuat penasaran dan sulit menebak isi cerita. Berbeda dengan judul beberapa blog yang kadang mirip judul liputan koran Lampu Hijau. Judul mirip paragraf dengan penambahan banyak tanda baca, titik-titik, tanda penthung seru dan tanda tanya, tanpa perlu baca artikel sudah ketebak isinya.
Pemenang Lomba Fotoblogger 2014
Pemenang Kategori I [SAFETY] : Kejar Setoran
Judul foto: Kejar Setoran
Lokasi : Jalan P. Buton, Denpasar, Bali
Pemotret: Johan Adiwena
Perangkat : Beyond B799
Komentar Juri (disertakan dalam metadata foto ini) :
Foto yang kami pilih ini memiliki kecocokan dengan tema, yakni saftey. Dengan mengendarai sepeda motor seperti ini bukan saja membahayakan si pengendara namun juga membahayakan pengendara orang lain. Foto ini akan lebih menarik lagi apabila diambil dari samping motor dengan teknik panning, yakni kamera mengikuti arah laju motor sehingga gambar motor akan fokus dan sekeililingnya tampak kabur gambarnya. (Lourentius & Aryus Soekarno)
NOTE : Kepada mas bro Johan Adiwerna dimohon mengirimkan data ke email lombafotoblogger@gmail.com sebagai berikut :
1. Ukuran helm yang biasa digunakan, termasuk lingkar kepala pengguna.
Berikut panduan memilih ukuran helm di sini
atau di sini
2. Alamat lengkap, jangan lupa cantumkan kode pos.
3. No telpon / ponsel yang dapat dihubungi.
Selamat ya mas bro!
Hadiah berupa helm KBC V-Zero / Euro full face + pinlock (warna tergantung ketersediaan toko) akan dikirim oleh member OBI yang bernama Mitra Wijaya. Lanjutkan membaca Pemenang Lomba Fotoblogger 2014
Awas Rem Blong
Jika anda mengendarai kendaraan dengan kecepatan yang cukup tinggi, perlu rem pakem berfungsi normal untuk mengurangi kecepatan hingga menghentikannya. Nah apa yang terjadi jika rem kendaraan anda ‘BLONG’? Mematikan kendaraan? Bagaimana jika kendaraan anda tidak mau mati.
Mukadimah di atas sekedar analogi buat tulisan saudara Miftahul Hidayah dengan judul ‘Karena Bu Risma‘. Link yang dishare paklik Wandi bin Kartasasmita di FB, menarik untuk disimak.
Jika membaca sekilas, jarang orang tertarik, bahasanya sangat biasa (sekarang sudah diedit, meski masih kurang sempurna, bukan berarti saya mampu menulis dengan bahasa yang lebih baik), seperti baru belajar menulis, tapi isinya luar biasa, pembahasan tidak sekedar panjlentrehan nilai agama, tidak sekedar nasehat, apalagi caci maki, sangat dewasa, dari hampir semua sisi. Lanjutkan membaca Awas Rem Blong
Kuis Berhadiah Kijang Innova
Bulan ini, Bengkulu cukup menjadi sorotan karena ‘kuis shalat’ yang diadakan oleh Walikotanya. Kuis, begitulah saya menangkap dengan pikiran awam atas hadiah yang ditawarkan sang Walikota bagi warga yang rajin shalat ke masjid.
Ada yang menggelitik membaca tulisan Ndorokakung dalam artikel masjid pecas ndahe, tulisan berkaitan shalat berhadiah dari walikota Bengkulu. Ada opini teman Ndoro dengan nickname Paklik Isnogud, berikut saya capture

Ulah si New Minstream 250cc
Kehadiran sepeda motor berkapasitas mesin 250cc semakin banyak dan cukup menarik peminat roda dua. Kawasaki Motor Indonesia sebagai pioneer (paska Thunder250 yang kurang laku) cukup sukses menghipnotis konsumen tanah air dengan Ninja 250R. Meski dikabarkan berteknologi jadul era 80-an, tidak menyurutkan minat pembeli. Lanjutkan membaca Ulah si New Minstream 250cc
#Jatimotoblog Peduli Kelud…monggo saweran lur’d
Semoga ketabahan dan keselamatan atas mereka, serta disegerakan kesudahan musibah ini. Amin
Mencermati kondisi-kondisi terbaru Gunung Kelud yang batuk-batuk tahun 2014 ini dimana para pengungsi tersebar di beberapa titik antara Kediri dan Malang. Dan didorong keinginan luhur nawak-nawak jatimotoblog untuk menyatukan bantuan yang sedianya secara personal maka kami sepakat membuat kotak donasi #Jatimotoblog Peduli Kelud 2014.
Tiada kata terlambat untuk membantu saudara-saudara kita pengungsi gunung kelud, kami berpikir semua anak bangsa telah bergotong royong untuk meringankan beban penderitaan sesama saudaranya ini. Maka kami mengajak rekan-rekan blogger atau komengtator untuk berpartisipasi menyisihkan sebagian rezeki dalam kotak donasi #jatimotoblog peduli kelud 2014.
Bantuan berupa uang bisa ditransfer melalui member jatimotoblog di Malang dan di Kediri yang dekat langsung dengan pengungsi.
- Kang Arif Malang : Rek BCA 3150731916 an. Arif Rakhman
- Cak Tarom Kediri : Rek BCA 1400528329 a.n. Mukhtarom Ali Rakhman
Setelah transfer harap konfirmasi ke kang arif 0821-4316-8889 dan cak tarom 081-333-600055 .
Atas kemurahan hati dan kebaikan mantemans, Semoga dibalas oleh Gusti…
Lihat pos aslinya 6 kata lagi
Koil Scorpio dan Jupiter Sama
Judul adalah jawaban dari tiga artikel sebelumnya (klik satu, dua dan tiga). Kisah terakhir, saat sedang berada di agen spare part (suku cadang) Pulsar, TMS, saya dikabari oleh isteri dan bos bengkel umum tempat Jalitheng Pulsar 220 menjalani perbaikan, bahwa sepeda motor saya sudah beres, bregas waras kembali. Tidak memerlukan part Omron yang gagal saya dapatkan dalam perburuan bersama Blue Skydrive.
Sesampai di bengkel, nampak Jalitheng sedang berdiri kokoh, dan mekanik langsung meminta OMRON orijinal yang saya bawa, pasang, on kontak dan stater langsung Brummm… Normal dan mantap. Lanjutkan membaca Koil Scorpio dan Jupiter Sama
Suku Cadang Pulsar 220 Tidak Ada di Katalog Bajaj
Masih melanjutkan artikel sebelumnya, yaitu Banjir, Macet dan Kelistrikan Kendaraan dan Kerusakan Kendaraan tidak Sesuai Analisa Indikasi, yang berkisah kerusakan kendaraan saya Jalitheng Pulsar 220, paska menerjang banjir.
Di artikel sebelumnya sudah diservis di bengkel umum, analisa dari indikasi yang ada mengarah pada busi dan karburator. Keduanya sudah selesai diservis, tapi sepeda motor belum ada tanda-tamda membaik. Dugaan sempet mengarah pada CDI. Tapi nanti dulu. Ada part di dekat accu (aki) yang dicurigai jadi biang keladi. Merk OMRON ( type G8HL-1A4T-R 12VDC 120ohm) made in Thailand, berkaki 4 mirip relay tapi berukuran kecil jika dibanding merk BOSCH yang saya kenal. Di bengkel tersebut tidak tersedia part asing ini. Lanjutkan membaca Suku Cadang Pulsar 220 Tidak Ada di Katalog Bajaj
Kerusakan Kendaraan Tidak Sesuai Analisa Indikasi
Artikel sebelumnya membahas kerusakan part kelistrikan kendaraan akibat banjir (klik Banjir, Macet dan Kelistrikan Kendaraan). Sebenarnya, kelistrikan rusak pada Jalitheng, Pulsar220 sepeda motor saya, karena kinerja mesin yang tidak maksimal. Accu (aki) seolah gampang drop daya. Mungkin pengisian tidak sempurna. Saat stater engine kesulitan.
Gejala awal yang mulai mengganggu adalah pasca menerjang genangan air cukup dalam, mesin tersendat, putaran mesin atau RPM tidak normal. Jarum penunjuk putaran mesin langsung naik ke red line saat melewati 6000 rpm. Karena rpm yang melewati redline, otomatis mesin batuk dan los power.
Saya masih bertahan dan tetap memakai Jalitheng sampai 2 hari untuk transportasi kerja, meski mesin kerap mati saat gas ditutup. Saya harus menahan grip gas sepanjang jalan. Mesin tidak bisa idle (langsam). Lanjutkan membaca Kerusakan Kendaraan Tidak Sesuai Analisa Indikasi





Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.