Jawal dan Remaja Masa Kini


Anak-anak remaja dari dulu suka berbuat sekehendaknya. Hanya saja dulu mungkin tidak separah sekarang. Badung, bandel dan membantah, melawan orang tua.
Meski tahu bahwa dia salah dan nasihat orang tua itu baik dan benar, tetapi ego anak muda kerap lebih menguasai, sehingga mengedepankan emosi daripada akal sehat.
Di Banyumas, anak yang suka membantah orang tua disebut jawal. Jadi jawal adalah tindakan yang menentang kebiasaan baik karena menuruti ego/emosi dan beranggapan bahwa pendapat dan tindakannya benar, atau memaksakan kebenaran kepada orang lain yang selayaknya dihormati keputusan dan nasihatnya.
Kalo kata orang sekarang, masa remaja adalah masa mencari jati diri, sehingga kadang susah dimengerti dan susah dikasih pengertian. Suka melawan dan menentang kehendak orang tua, kadang malah menyimpang dari jalur adat yang diyakini masyarakat umum. Menyelisihi demi jati diri.
Pada intinya jawal terjadi karena ego yang tinggi, pemberontakan karena merasa terkekang, pergaulan yang kurang sehat serta bisa karena tindakan orang tua sendiri yang tidak mampu menjadi figur contoh bagi anaknya.
Sepertinya dua alasan terakhir meniadi tren jawalnya anak makin marak dewasa ini. Kurangnya figuritas dari orang tua dan pergaulan yang kurang sehat, termasuk pergaulan dalam sosial media juga ikut andil membentuk pribadi anak yang mengikis jati diri sebenarnya.
Dadi anak aja pada jawal ya, aja mbajug, penjorangan, pamaning nganti semakean.(tri)

——————————————–
Tuhanmu telah memerintahkan supaya kamu jangan menyembah selain Dia dan hendaklah kamu berbuat baik pada ibu bapakmu dengan sebaik-baiknya. Jika salah seorang di antara keduanya atau kedua-duanya sampai berumur lanjut dalam pemeliharaanmu, maka sekali-kali janganlah kamu mengatakan kepada keduanya perkataan “ah” dan janganlah kamu membentak mereka dan ucapkanlah kepada mereka perkataan yang mulia.
Dan rendahkanlah dirimu terhadap mereka berdua dengan penuh kesayangan dan ucapkanlah: “Wahai Tuhanku, kasihilah mereka keduanya, sebagaimana mereka berdua telah mendidik aku waktu kecil”. (Al-‘Isrā’ : 23 – 24)

**************
Posted from WordPress for Android Wonder Roti Jahe

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di banyumasan dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

Satu Balasan ke Jawal dan Remaja Masa Kini

  1. bladeus berkata:

    nambah kosakata lagi niiihhh 😀

    ______________________________________

    Komparasi lengkap R15 vs CBR150R

    http://bladeusmagz.com/2014/09/21/komparasi-yamaha-r15-vs-honda-cbr-150r/

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s