Akhir Masehi


image

Duarr…!!!… Duarr..!!
Suara kembang api bersahutan, kerumunan manusia urban bersorak girang dalam rintik gerimis yang tak kunjung henti.
kecipak..kecipik..
Suara kaki kecil berlari meniti aspal becek karena genangan hujan malam ini, diiringi tawa kecut pasangan kekasih yang gagal bersenda gurau layaknya film India. Berlari berkejaran mesra di antara pepohonan, yang ada, neduhpun susah.

Lanjutkan membaca Akhir Masehi

Ban Cacing dan Lingkup Duniawi


Pengaplikasian ban kecil bin cungkring akrab disapa “BAN CACING” pada sepeda motor masih marak bahkan ngetren di kalangan abg umuran SMP – SMA bahkan orang dewasa juga ada yang demen, seyogyanya ban kecil ini dipakai khusus motor drag pada lintasan balap, bukan untuk harian atau gaya semata.
image

Tapi pada kenyataannya di lingkup masyarakat kita masih banyak yang mengabaikan unsur keamanan dan keselamatan dalam berkendara sehingga membiarkan anak atau saudaranya memodifikasi motornya melewati batas aman dan nyaman. Yah kenyamanan. Pemakaian ban cacing jelas tidak nyaman apalagi saat melintasi jalan yang banyak polisi tidur, velg mini itu rawan pengok juga saat melintasi lobang di jalan secara tidak sengaja.
Rata rata para remaja ini terpengaruh lingkup pergaulan, kedewasaan yang masih labil membuat remaja mudah terprovokasi tanpa pikir panjang

Lanjutkan membaca Ban Cacing dan Lingkup Duniawi

Sambut Kegembiraan


Assalamu’alaikum…

Innalhamdalillah…
Persiapan Ramadan
1. Bertaubat kepada Allah swt. Membersihkan diri dan hati agar senantiasa tunduk patuh kepada Allah. Bertaubat dengan taubat yang sungguh-sungguh.

2. Saum Ramadan. Ayat Al Quran menyeru orang yang beriman untuk berpuasa. Setiap ada kata “amanu” maka setelahnya ada perintah atau juga larangan. Maka perhatikanlah bagi orang yang beriman. “setiap umatmu (Muhammad) akan mendapat pengampunan kecuali orang yang melakukan dosa secara terang terangan” . Peringatan bagi mereka yang terang terangan makan di tempat umum saat bulan Ramadan.

Lanjutkan membaca Sambut Kegembiraan

Bau Badan


Sungguh permisalan teman duduk yang baik dan yang buruk, adalah seperti penjual minyak wangi dan tukang pandai besi. Adapun (jika berteman dengan-pen) penjual minyak wangi, maka mungkin kamu diberi minyak wangi, atau kamu membeli darinya, atau (minimal-pen) kamu mencium bau wanginya. Adapun (jika berteman dengan-pen.) tukang pandai besi, bisa jadi bajumu terbakar atau kamu mencium bau yang tidak sedap darinya. (HR. al-Baihaqi dan dishahihkan al-Albâni dalam Shahîhul Jâmi’, no. 2367).

Wassalamu’alaikum

Ngomongin kejelekan Orang Dan Marah itu Dungu…


Saya kadang menggunjing orang lain dan kerap marah, mari intrepeksi bersama:

dari syufinews.com dari Sayidina Ali KWH

  1. Menggunjing adalah ladang orang-orang tercela.
  2. Orang yang mendengarkan gunjingan termasuk salah satu di antara orang-orang yang menggunjing itu.
  3. Menggunjing adalah usaha orang yang lemah.
  4. Gunjingan adalah celaan batiniah.
  5. Barangsiapa yang melihat aib dirinya sendiri, maka dia tidak akan mengurusi orang-orang lain.
  6. Beruntunglah orang yang disibukkan oleh aib dirinya sendiri daripada mengurusi aib-aib orang banyak.
  7. Wahai hamba Allah, janganlah engkau tergesa-gesa mencela seseorang karena dosanya, karena barangkali dosa orang itu diampuni. Dan janganlah engkau merasa aman atas dirimu karena dosa kecil yang telah engkau lakukan karena barangkali Lanjutkan membaca Ngomongin kejelekan Orang Dan Marah itu Dungu…

Ramadan Datang, Sambut Gembira


 

gbr dari ...thought.com

Malam ini adalah malam pertama ramadan tahun 1432 H, sebagai awal dilaksanakannya ibadah sholat taraweh…hiks.. Tapi apa daya, si KULI ini musti solo bandung, alias stand by di tempat nguli dan absen dari gempitanya malam taraweh pertama yang pasti jamaahnya luber ke jalanan…hiks..hiks…

Semoga hal ini tidak menyurutkan saya dan semua sedulur yang mungkin bernasib sama dengan saya untuk tetap semangat menyambut dan mensukseskan serta kita lulus di Syawal nanti. Amin

Wassalamu’alaikum

Dikirim menggunakan Wordmobi

Aku Melihat Dari Sisi Negatif…. Benarkah ?? DIAM aja


Melihat dari sisi negatif, itulah ungkapan seorang teman, sekaligus termasuk jajaran atasanku 2 tingkat yang ditujukan kepadaku,… hmm… aku jadi mikir dan merenung. Benarkah aku seperti itu ? Kucoba telaah apa yang kukatakan dan kuperbuat, aku hanya kuli yang melaksanakan tanggung jawab, saat system yang ada menelantarkanku dan mempengaruhi kejiwaan seorang kuli dan si kuli berontak, apa itu salah ? Ya, memang benar, kerap kali aku merasakan emosiku gampang meledak, dan semua bersumber dari system yang membelenggu  dan kadang tanpa kejelasan.

Aku kadang memang sedikit arogan dan lancang terhadap atasan tanpa pandang bulu, tapi semua kulakukan untuk menunjukan kebenaran suatu hal, aku nggak mau jadi sapi perahan yang manut dan taat tanpa berontak. Mengapa harus takut pada atasan karena jabatannya ? …hmmm.. Lanjutkan membaca Aku Melihat Dari Sisi Negatif…. Benarkah ?? DIAM aja

Yang Mandul dan Melarat


gbr dari Pitutur.net

Rosul SAW bertanya kepada sahabat ” Siapakah Laki-laki yang mandul ?” Maka Sahabatpun menjawab ” Tentu saja laki-laki yang tidak mempunyai anak.” Rosul memberi penjelasan”Lai-laki yang mandul, adalah dia mempunyai anak, tapi dia tidak mendapatkan kebaikan barang sedikitpun dari anaknya tersebut” Selanjutnya Rosul bertanya kembali ” Siapakah laki-laki yang Melarat ?” Sahabat Menjawab, seperti jawaban pada umumnya” Mereka yang tidak memiliki harta ya Rosul” Lanjutkan membaca Yang Mandul dan Melarat

Mulai Sekarang… Silahkan Bicara Dengan Otak dan Nurani


ganbar dari 3.bp.blogspot.com

Orang Cerdas biasanya berotak, tak perlu belajar banyakpun sudah mudeng dan ngerti, tapi orang pinter musti belajar terus biar mudeng dan ngerti, Cerdas pasti pinter tapi pinter belum tentu cerdas (menurutku, protes ? yo monggo)

Terus apa hubungannya dengan judul bro ? xi..xi..xi.. ini hanya uneg-uneg yang pengen dishare agar ada yang mau mbantu aja, jadi kadang saya bicara ga merhatiin lingkungan, masa bodo dengan perasaan lawan bicara, ga peduli dengan pendengar atau pembaca. Dan bagi yang mungkin tersinggung dengan omonganku atau juga tulisanku, saat ini saya minta dan mohon maaf yang seikhlas-ikhlasnya, semoga maaf anda menjadi wasilah untuk meraih ampunan Ilahi. Amin Lanjutkan membaca Mulai Sekarang… Silahkan Bicara Dengan Otak dan Nurani

Peringatan Bagiku.. Cape Demi Kebahagiaan


gbr dr : fiksi.kompasiana.com

Seorang anak mengeluh pada ayahnya, “Aku capek, sangat capek. Aku belajar mati matian sedang temanku dgn enaknya menyontek. Aku mau menyontek saja!

Aku capek karena aku harus terus membantu ibu, sedang temanku punya pembantu.

Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung.

Aku capek karena harus menjaga lidahku, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati. Lanjutkan membaca Peringatan Bagiku.. Cape Demi Kebahagiaan