Fenomena Malam Tahun Baru




Pada malam tahun baru banyak masyarakat yang berbondong-bondong keluar rumah baik berjalan kaki maupun pakai kendaraan bermotor, mereka memadati jalan raya untuk merayakan tahun baru.. Pemandangan yang irini dan membingungkan buatku… apa yang mereka cari dari fenomena tahun baru dengan keluar rumah…? entahlah, itu urusan mereka..

Seperti yang terjadi tiap malam tahun baru di tempat hiburan semacam Ancol tempatku mencari penyambung hidup ini… Hiburan digelar untuk meramaikan malam pergantian tahun baru…

Sebagai seorang karyawan tentu menjadi kebahagiaan sendiri saat pengunjung melimpah yang datang kemari, tapi disisi lain, diri ini jadi heran, apalagi saat pertama bekerja di Ancol, saat dimana aku ingin pulang tapi melihat di luar gedung, jalanan Ancol ternyata penuh manusia bagaikan semut yang datang mengerumuni ikan teri tercecer… dalam hatiku bertanya “apa sebenarnya yang mereka cari, hiburan atau keramaian, atau sekedar kebiasaan..?” sekali lagi ini pertanyaan yang aku jawab sendiri, ..Entahlah itu urusan mereka…

Hanya yang menjadi pertanyaan bagiku, sedemikian evoria malam tahun baru dan seakan mereka lupa Siapa yang menciptakan malam dan siang, Siapa yang menjadikan pergiliran antar siang dan malam


tabaaraka alladzii in syaa-a ja’ala laka khayran min dzaalika jannaatin tajrii min tahtihaa al-anhaaru wayaj’al laka qushuuraan
Maha Suci (Allah) yang jika Dia menghendaki, niscaya dijadikan-Nya bagimu yang lebih baik dari yang demikian, (yaitu) surga-surga yang mengalir sungai-sungai di bawahnya, dan dijadikan-Nya (pula) untukmu istana-istana [*]. (Al-Furqon:10)

[*] Maksudnya: Kalau Allah menghendaki niscaya dijadikanNya untuk Muhammad SAW surga-surga dan istana-istana seperti yang bakal diperolehnya di akhirat. Tetapi Allah tidak menghendaki yang demikian agar manusia itu tunduk dan beriman kepada Allah bukanlah karena dipengaruhi oleh benda, melainkan berdasarkan kepada bukti-bukti dan dalil-dalil yang nyata

Dialah Alloh


alrrahmaanu
1. (Tuhan) Yang Maha Pemurah,

Begitu Pemurahnya, hingga Dia tak pernah meminta bayaran sepeserpun untuk semua nikmat yang dilimpahkan kepada manusia, tapi banyak manusia yang tidak sadar..


‘allama alqur-aana
2. Yang telah mengajarkan al Quraan.

khalaqa al-insaana
3. Dia menciptakan manusia.

Dan tidak diciptakan jin dan manusia kecuali untuk beribadah kepada Alloh, sudahkah aku beribadah dengan benar dan ikhlas kepada Alloh ” Astaghfirullohal’adzim, ampuni hamba-Mu ini Ya Alloh yang sering kufur atas sgala nikmat yang Engkau berikan..”


‘allamahu albayaana
4. Mengajarnya pandai berbicara.

Coba renungkanlah…! semua perbendaharaan kata yang kita kenal, apakah semua kata-kata yang kita pakai sehari-hari orang tua yang mengajarkan, atau orang lain disekeliling kita, sekali lagi renungkanlah dari mana pengetahuan itu datang..?


alsysyamsu waalqamaru bihusbaanin
5. Matahari dan bulan (beredar) menurut perhitungan.

Renungkanlah..! Bagamana jika pergantian tahun baru berhenti di jam 00.00 ..dan siang tak kunjung datang ?


waalnnajmu waalsysyajaru yasjudaani
6. Dan tumbuh-tumbuhan dan pohon-pohonan kedua-duanya tunduk kepada Nya.

waalssamaa-a rafa’ahaa wawadha’a almiizaana
7. Dan Allah telah meninggikan langit dan Dia meletakkan neraca (keadilan).

allaa tathghaw fii almiizaani
8. Supaya kamu jangan melampaui batas tentang neraca itu.

wa-aqiimuu alwazna bialqisthi walaa tukhsiruu almiizaana
9. Dan tegakkanlah timbangan itu dengan adil dan janganlah kamu mengurangi neraca itu.

waal-ardha wadha’ahaa lil-anaami
10. Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk(Nya).

fiihaa faakihatun waalnnakhlu dzaatu al-akmaami
11. Di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang.

waalhabbu dzuu al’ashfi waalrrayhaani
12. Dan biji-bijian yang berkulit dan bunga-bunga yang harum baunya.

fabi-ayyi aalaa-i rabbikumaa tukadzdzibaani
13. Maka ni’mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

khalaqa al-insaana min shalshaalin kaalfakhkhaari
14. Dia menciptakan manusia dari tanah kering seperti tembikar,

wakhalaqa aljaanna min maarijin min naarin
15. dan Dia menciptakan jin dari nyala api.

fabi-ayyi aalaa-i rabbikumaa tukadzdzibaani
16. Maka ni’mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

rabbu almasyriqayni warabbu almaghribayni
17. Tuhan yang memelihara kedua tempat terbit matahari dan Tuhan yang memelihara kedua tempat terbenamnya [*]

[*]  Dua tempat terbit matahari dan dua tempat terbenamnya ialah tempat dan terbenam matahari di waktu musim panas dan di musim dingin.


fabi-ayyi aalaa-i rabbikumaa tukadzdzibaani
18. Maka ni’mat Tuhan kamu yang manakah yang kamu dustakan?

 

 

RENUNGKANLAH……..!!!

 

Semoga bermanfaat…Wassalam..

41 respons untuk ‘Fenomena Malam Tahun Baru

  1. semakin tinggi usaha mendekatkan diri kepada Ilahi semakin merasa betapa rendahnya diri kita atas semua kekuasaan Ilahi..
    bila memang jam harus berehenti pada pukul 00:00, lalu kepada siapa kita minta tolong?
    hasbunallah wa ni’mal wakil ni’mal maula wa ni’man nashir

    tapi terkadang kita lupa.. entah lupa mungkin ga inget atau emang ga tau, bisa jadi ga mau tau..

    Suka

  2. Nek aku jujur bae, biasane angger tahun baru malah sowan karo biyunge nang nggunung….. tulih seneng angger ditekani anake sing dirumat kita nang weteng nganti bisa ngodhe….apa maning nggawa putu-putune sing wis pinter……….

    liyane kuwe ya adhem, or akrungu suara trompet, mercon dll…..ngrungokne suara jangkrik, orong-orong, walang, manuk buek, kalong..dll
    malah dadi tenang nang ati

    Suka

      1. Translete : Kalo saya jujur saja, biasanya kalo tahun baru malah datang ke ibu di kampung (kampunge nggunung)…. kan jadi seneng kalo didatengi anaknya yang dirawat dari perut sampai bisa kerja….apalagi bawa cucu-cucunya yang udah pinter….
        lainnya itu ya adem, tidak dengar suara terompet, petasan dll…. ndengerin suara jangkrik, orong-orong*, burung hantu, kelelawar…dll jadi lebih tenang di hati

        Suka

  3. Lek aku jujur ae, biasane lek tahun baru malah sowan karo ibuku nang nggunung….. mesthi seneng lek ditekani anake sing dirumat kawit nang weteng nganti isa golek dhuwit….apa maneh nggawa putu-putune sing wis pinter……….
    liyane kuwi ya adhem, ora krungu suara trompet, mercon dll…..ngrungokke suara jangkrik, orong-orong, walang, manuk buek, kalong..dll
    malah dadi tenang nang ati

    Suka

  4. lha aku ra pengen metu pengen turu e.. neng njobo berisike poll

    ya langsung kabur sekalian sambil ngeliat motor di tangerang… jebule uakeh tenan koyo beras neng karung bingung yen kon ngetung..qq

    po di literi ae yo..

    Suka

Tinggalkan Balasan ke bejo Batalkan balasan