Melihat skutik dual porpose besutan Yamaha Indonesia ini memang cukup menarik. Menonjolkan diferensiasinya, yaitu skutik enduro (wanabe), dengan body layaknya trail bike, siap menerobos becek dan jalan terjal. Ah masa iya si, skutik dengan ban ring 14 inci siap menjelajah? Lanjutkan membaca Terprovokasi X-Ride Knalpot Racing
Pertalite resmi sudah dijual oleh SPBU Pertamina di 3 kota besar. Harga resmi Rp8.400,- per liter. Lantas kenapa di judul saya tulis harga pertalite 8.600/liter. Ingat ada kata Hayate di judul, jadi ini kasus saya saja ya, mari berhitung.
Resiko beli BBM Full tank
Seperti tertera pada slip pembelian pertalite di atas, saya isi BBM jeng Maryate alias Suzuki Hayate dengan pertalite, full tank, 3,49 liter dikali 8.400, harga yang harus saya bayar adalah Rp29.316,- . Saya keluarkan uang Rp50ribu. Seharusnya saya dapat kembalian 50ribu dukurang 29.316 = Rp20.684, ternyata saya dapat kembalian hanya 20ribu saja. Lantas kemana kekurangan 684 rupiah itu. Ikhlaskan saja biar berkah. Tulisan ini sekedar intermezo. Yuk lanjut hitung.
Harga resmi pertalite adalah 8400/liter, saya beli full tank 3,49 liter, jadi saya tambahkan kembalian yang tidak sampai ke saya, yaitu 684 dibagi 3,49 = 195,98854. Tambahkan dengan harga per liter 8.400 + 195,98854 = 8.595,98854. Dibulatkan menjadi Rp8.600,- .
Tentu ini hal wajar terjadi di SPBU Pertamina, karena dispenser BBM SPBU Pertamina tidak dilengkai tombol khusus angka uang pas dalam kelipatan seribu rupiah. Berbeda dengan dispenser BBM di SPBU Shell, biarpun isi full tank, petugas pengisi BBM akan memencet tombol pas bergambar uang saat BBM mendekati bibir tangki, sehingga aliran BBM akan berhenti pada angka rupiah kelipatan seribu dan mudah dalam mencari uang kembalian serta konsumen tidak merasa dirugikan.
Memang sepele uang receh segitu, tapi kalo dikalikan jumlah pelanggan SPBU keseluruhan lantas dikalikan sebulan, kayaknya lumayan.
Kenapa tidak pakai uang pas saja saat beli BBM? Saya pernah, tapi perkiraan saya salah, BBM luber banyak.
Jadi di sini saya hanya berharap perbaikan layanan di SPBU Pertamina. Bukan pelit medit pada receh tidak seberapa.(tri)
—————————-
Posted from WordPress for Android Wonder Roti Jahe
Subyektifitas. Ya sekedar penilaian pribadi saya sendiri. beberapa kali agak ketipu dengan penampakan sepeda motor bebek super besutan Yamaha Indonesia (YIMM) ini saat melaju di jalan umum. Seperti gambar di atas, yang saya jepret dari jauh. Nampak Yamaha MX-king gambhot berotot, layaknya motor sport 250cc. Lanjutkan membaca Yamaha MX-King, Jauh Cakep, Dekat Wagu
Melanjutkan perawatan sepeda motor second Suzuki Hayate, Jeng Maryate saya. Setelah sebelumnya ganti oli pakai Oli Pertamina Enduro Matic, selanjutnya membersihkan filter udara karburator, agar asupan udara yang masuk ke karburator lancar. Karena indikasi yang saya rasakan, saat starter si Hayate kadang tidak langsung jreng, bahkan sempat pakai kick starter karenanya.
Suzuki Hayate Merah Marun agak kusam alias Jeng Maryate yang saya beli second hand pada 5 Juni 2015 dan sudah menempuh jarak sekira 1.500 km memang belum menerima perawatan khusus. Saya baru mengganti bohlam stop lamp, tali speedometer dan disk pad rem depan. Lanjutkan membaca Oli Pertamina Enduro Matic Untuk Suzuki Hayate
Pekan lebaran 1436 H tahun ini nampaknya segera berlalu, berharap kan kembali berjumpa tahun depan, tentu rindu Ramadan adalah yang utama. Barangkali dengan menunaikan soum/puasa Syawal mamapu mengobati rindu itu. Semoga mampu. Amin
Back to normal
Pekan lebaran ditandai dengan mengendurnya lalu lintas di ibukota dan kota satelitnya, tapi sore tadi, nampaknya lalu lintas sudah kembali dari kampung-kampung se-Indonesia. Meski belum normal seutuhnya (normalnya lalin ibukota dan sekitarnya adalah macet 🙂 ) tapi sebagian besar ruas jalan padat bahkan di beberapa titik merayap. Lanjutkan membaca Jakarta – Karawang, Menikmati Lalu Lintas Yang Kembali Normal
Saat berangkat nguli, tadi pagi saya mengendarai Jeng Maryate alias Suzuki Hayate Merah Marun mengenakan Helm MDS Super Pro. Ternyata di jalan Bekasi Raya saya berbarengan dengan pengendara Vario Techno Robot dengan rider ber helm MDS Super Pro juga, untung beda warna. Helm saya memiliki motif strip kuning hitam, sedang rider vario mengenakan MDS warna orange stabillo. Lanjutkan membaca MDS Super Pro Mulai Mainstream
Kabar kegembiraan hari kemenangan Idul Fitri 1 Syawal 1436 H ternodai oleh banyak berita lain, mulai dari kecelakaan lalu lintas (lakalantas) di jalur mudik jelang lebaran dan yang cukup panas adalah kobaran api di Tragedi Tolikara, Papua, tepat dalam pelaksanaan shalat ied. Seolah lupa adanya butir – butir Pancasila, sila pertama. Cukup. Saya tidak berkompeten untuk membahas kedua berita tersebut.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.