Tntrum, kata yang jarang saya dengar maupun saya pakai sebagai bahasa sehari-hari. Umunya saya memakai kata ngambek atau ngamuk untuk kondisi anak yang sedang mengalami tantrum. Dan keingintahuan saya karena membaca hal ini di blognya Emaknya Benjamin. Kalo tidak diturutin naik, nganuk meski sepeda motor diparkir.
Beberapa hari terakhir, banyak pengguna Facebook yang tidak bisa mengakses akun/accountnya. Dan hanya bisa setelah sign in dengan nama awal si pengguna daftar Facebook. Memang tidak semua yang mengganti nama kena suspend. Kalo saya perhatikan justeru orang-orang atau akun yang cukup aktif di Facebook yang kena suspend.
Nah dengan hal ini, saya berharap Facebook memang lebih sensitif dalam menerima akun baru. Karena banyak penipu atau scammer yang mengganti nama awal dengan nama orang yang akan diklonning dan dijadikan senjata untuk menipu para korban. Lanjutkan membaca Akun Facebook Suspend, Hal Kecil Memfilter Scammer
Sedih dan gregetan membaca kisah yang dipaparkan Bunda Fey di kompasiana, agar makin banyak yang tahu dan menjadi pembelajaran berikut saya copast
———————————– Seorang wanita Indonesia menjadi korban scammer yang memakai nama Rashid Usman Khalid Scammer ini mengaku pengusaha perhiasan dan manager salah satu penerbangan di United Arab Emirates. Korban telah mengirim uang sejumlah 3.050 USD
Tanpa terasa airmata saya menetes saat membaca email yang dikirim oleh Latifah (samaran) Betapa lugunya ibu dua anak ini hingga mudah tertipu scammer yang mengajak business perhiasan. Lanjutkan membaca Kisah Menyedihkan korban Begol Scammer
Bingung, saya yang tidak mengalami saja merasa bimbang dan ragu. Alkisah seorang wanita berpacaran dengan account bergambar foto ganteng di Facebook. Ternyata, saking cintanya. si Wanita mau memberikan foto syur lewat inbox FB, setelah sekian lama, si ganteng yang ternyata penjahat keparat di sossmed alias begol alias scammer cinta berniat meminjam duit. Karena si wanita mulai curiga, maka menolak, alhasil
Begitulah, wajar. Bahkan saya sebagai laki-laki akan berpikir seperti itu, meski tidak mengikat. Tapi seiring makin mudahnya mengakses sosial media, facebook khususnya, pergaulan seolah tanpa batas. Dan batasan-batasan yang tadinya tabu, bisa dilewati dengan mudah. Karena kebohongan gampang dihapus, edit, sunting atau sembunyikan.
pengakuan seorang wanita
Nah, ini bisa dihindari. Tapi pelaku penipu cinta atau love scammer kerap mengirim inbox atau sms FB meskipun tanpa add pertemanan. Maka kewaspadaan, ketelitian dan logika berpikir harus jalan. Bener ga si ini, si anu dan si ono.
eling lan waspodo jare sespuh
Logika, misal, ada seorang polisi ganteng di Facebook mengaku cintrong kepada wanita umur 42 tahun dan panggil bunda, yayang. Merayu memabukkan. Ajak Video call, kalo menolak, blokkir. contoh :
Ganteng dan berwibawa, mungkinkah mencari pasangan di FB dan yang janda? #berpikirkeras
Penipu cinta memakai foto AKP Agung Permana untuk mencari korban, padahal pa Agung sendiri tidak memiliki akun/account Facebook, berikut saya copast dari page WSC asuhan Bunda Fey :
—————————–
Sebut namanya Nita, wanita cantik anak satu yang suaminya meninggal dunia. Suatu hari di awal bulan Desember 2014 ia diajak kenalan oleh seorang pria yang mengaku Agung Permana.
Semula Nita menolaknya karena tak mudah baginya percaya dengan lelaki yang baru dikenal lewat sosmed. Namun kesabaran “Agung” membuat hatinya luluh. Saat ada keraguan karena belum bertemu muka, selalu ada jawaban meyakinkan dari si palsu “ Agung Permana”
“Buat apa saya bohong sama kamu, apa untungnya saya bohongin kamu?”
Setelah semua terbongkar dan sang pelaku hilang tak tentu rimbanya. Nita menemukan artikel saya di Kompasiana. Ia menitipkan surat terbuka untuk AKP Agung Permana Asli.
Dear Mas Agung,
Maaf ya mas kalau saya sapa dengan sebutan dear. Bukan apa apa , ini saya lakukan hanya untuk menghibur hati saya yang sedang morat marit. Kasih tahu yayangnya ya, jangan marah.
Tenang saja, biarpun nama dan foto Mas Agung sudah nancep di hati saya, tapi saya tak ingin menjadi istri mas Agung. Mau tahu kenapa ? ada dua 2 alasan, pertama umur saya jauh lebih tua dari Mas Agung yaitu 43th, yang kedua kita tidak selevel dan saya cukup tahu diri.
Kalaupun tahun lalu saya bersedia ditembak dan dijanjikan akan dijadikan istri sama mas Agung yang ternyata palsu, itu karena sikap dia begitu meyakinkan.
Setiap kali saya meragukannya, sipalsu selalu bisa meyakinkan. Sampai dia berani bersumpah atas nama Allah dan bersyahadat kalau berbohong dia akan ketabrak mobil atau apalah pada saat dia patroli/menjalankan tugas.
Lagi pula bagi saya yang terpenting saat ini adalah bagaimana uang saya (10 jt) bisa kembali, tapi apa mungkin?.
Rasanya ingin mati saja mas, kalau saja bunuh diri itu ngga dosa. Bukan karena cintanya mas Agung yang menghilang tapi duit saya yang 10 jt itu yang sudah diembat penipu hasil pinjaman. Sekarang orang yang punya uang mengejar ngejar saya. Pusing tujuh keliling astagfirullah.
Kalau kemarin saya berharap cinta dengan Agung palsu, kali ini saya berharap dengan Mas Agung yang asli untuk menemukan orang ini. Ungkap sindikat ini supaya tidak jatuh korban lebih banyak lagi. Kalau boleh saya minta , seandainya orang ini tertangkap saya ingin lihat Mas Agung gampar dia di depan saya. Seandainya uang saya tidak bisa kembali, paling tidak saya sedikit puas.
Doa saya untuk Mas Agung, semoga selalu dalam lindungan Allah dalam menjalankan tugas-tugasnya, hidup berbahagia dengan orang terkasihnya dan keluarga tercinta. Oh ya, yang terakhir, bila boleh dan bila Allah beri kesempatan, saya ingin ketemu secara langsung dengan Mas Agung.
Wassalamu’alaikum
Salam Hormat
Nita
Sebagai penulis hati saya ikut miris setiap mendengar curhat para korban. Mengapa sampai saat ini masih saja banyak wanita tertipu photo photo curian. Padahal ciri ciri penipu cinta dunia maya jelas terasa, salah satunya baru kenal sok akrab sok perhatian. Dua hari sudah ajak pacaran, lalu manggil ayah bunda. Hari ketiga mulai ngeluh minjam uang.
Tak bosan saya ingatkan bahwa berkenalan di dunia maya tak masalah tapi ikutin langkah berikut ini :
1. Ajak video call jangan pakai lama. Kalau banyak alasan? Tinggalkan!
Mungkin benar ungkapan “Cinta itu Buta, Love is Blind”, sehingga orang yang sedang jatuh cinta, susah sekali untuk dinasehati, dikritisi, meskipun nasehat dan kritikan itu untuk kebaikannya. Dan ternyata, seiring makin terjangkaunya smartphone, layanan data dan sosial media untuk diakses, jatuh cinta tidak hanya di dunia nyata, di dunia maya khususnya Facebook, ternyata banyak wanita yang termehek-mehek sama foto ganteng pajangan si account/akun di Facebook ini.
Lebih unik dan parah lagi, menikah di facebook. Kalo artikel kemarin sekedar tunangan, yang ini malah menikah,(duh Gustii.. jaman tambah edan temenan kiye lur..) Seperti dikisahkan oleh Kindo HK (Koran Indonesia di Hongkong) berikut : Lanjutkan membaca Nikah di Facebook, diporotin Suami Bayangan
Beberapa hari terakhir, grup sepeda motor Bajaj Pulsar dihebohkan oleh rencana Tourgab yang disalahgunakan oleh seorang pemilik account/akun yang menyamar menjadi rider bajaj. Mengaku menerima uang pendaftaran dengan hak pembayar memperoleh kaos, penginapan dan barbeque.
Meloncat, stalking dari satu akun (account) ke akun Facebook lain yang mencurigakan, tidak sengaja menemukan foto profil sebuah akun yang memasang foto ganteng berseragam polisi, saat klik.
Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.