Kailan Kurus dan Nanas Mandul


image

Tayurlampot (tanaman sayur dalam pot) memang kurang populer dibanding tabulampot (tanaman buah dalam pot). Kalo tabulampot kerap dilombakan dalam even-even pameran tanaman, tapi tayurlampot belum pernah saya temui.

image

Waktunya dipotek dan potong jadi bibit baru

Tayurlampot saya berupa kailan yang dibudidaya tidak seperti umumnya, melainkan menanam ruas batang lama dan batang baru (klik budidaya sayur kailan dalam pot). Perawatan juga sekedarnya. Hanya siram tiap hari, seringnya malam hari biar kesejukan tanah lebih bertahan. Rencana membuat fermentasi dari nanas dan gula pasir seperti Kang Sapto juga belum sempat saya lakukan.  Karenanya, kailan kurus dan daun mengecil. Meski demikian, kailan ini bisa saya panen seminggu sekali, bahkan lebih sering, sekedar campuran mi rebus. 

Selanjutnya nanas.
Pohon nanas ini sudah hampir setahun. Seingat saya, saya menanam cokol nanas Madu Subang pada Desember 2014 (klik menanam mahkota nanas madu subang). Ternyata sampai sekarang belum ada tanda-tanda mau berbuah.
Entah sampai kapan. Kalo di kampung karena lahan luas dan cokol atau mahkota nanas banyak, tinggal lempar juga numbuh. Tidak merasa menunggu, hampir tiap hari ada yang bisa dipetik.

Posted from Android The Doctor

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di flora & fauna dan tag , , , . Tandai permalink.

7 Balasan ke Kailan Kurus dan Nanas Mandul

  1. komatkamit89 berkata:

    Nek karo godong curing enak ndi lik?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s