Anak Polah Bapa Kepradhah


KecelakaanJagorawiAnakAhmadDhani

Mobil Dul, lancer evo pasca kecelakaan (foto megapolitan.kompas.com)

Istilah Jawa, Banyumasannya CANGKRIMAN, ya anak polah bapa kepradhah yang artinya, anak berbuat salah, orang tua ikut menanggung akibatnya. Contoh sederhananya saat ada anak berbuat onar, tetangga sekitar akan menggunjing “anak siapa si itu?” Padahal belum tentu orang tuanya mengajari berbuat onar.

Berita lakalantas di TOL Jagorawi baru-baru ini, yang melibatkan Dul (Abdul Qodir Jaelani) anak bungsu Ahmad Dani yang baru berumur 13 tahun . Mobil yang dikendarai Dul menabrak dua mobil lainnya di Kilometer 8, Minggu (8/9/2013), sekitar pukul 00.45 WIB.

Anak yang mengalami kecelakaan dan diduga menyebabkan kematian 6 orang serta 9 luka-luka ini otomatis menyeret nama orangtuanya. Hal ini karena si anak dianggap masih di bawah umur untuk mengendarai mobil di jalan umum.

Peran orang tua dalam pengawasan anak memang sangat penting. Terlepas si anak sudah mampu mandiri secara ekonomi atau belum. Selama orang tua masih ada dan anak masih labil kedewasaannya, orang tua wajib memberikan perlindungan.

Sekretaris Jenderal Komisi Perlindungan Anak Indonesia Muhammad Ihsan menilai kasus kecelakaan AQJ merupakan dampak pengasuhan orangtua. ”Hadiah mobil kepada anak yang belum cukup umur mungkin tidak masalah jika ada sopir, tapi bagaimana cara orangtuanya memastikan, si anak tidak akan menyetir sendiri?” kata Ihsan. Untuk itu, Ihsan berpendapat bahwa AQJ merupakan korban salah asuh dari orangtua. (Megapolitan.kompas.com)

Dalam kasus Dul, banyak yang pesimis bahwa proses hukum akan berjalan adil. Hal ini karena beberapa kasus yang melibatkan orang berpengaruh dan berduit, seperti kecelakaan maut yang melibatkan anak Hata Rajasa beberapa waktu lalu, kasusunya seolah buram. Semoga dalam kasus Dul, aparat penegak hukum mampu berbuat adil dan benar, jika Dul dianggap masih di bawah umur untuk dikenakan hukuman maka aparat bisa fokus kepada orang tuanya yaitu Ahmad Dani yang lengah dan lalai dalam pengawasan anak di bawah umur. Tapi entahlah ini Indonesia (Tri)

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di kecelakaan dan tag , , , , . Tandai permalink.

10 Balasan ke Anak Polah Bapa Kepradhah

  1. Aa Ikhwan berkata:

    tanya kenapa 😀

  2. #99 bro. berkata:

    bapak polah……

  3. pak harun berkata:

    bapak polah…. anak tambah….. he..he..he..

  4. hari berkata:

    Bapa polah biyung obah anak tambah

  5. Ping balik: Cerita Anak SD Mandi Disungai – Nggak Pakai Baju – Nggak Pakai Malu ! | Ahsanfile

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s