Ngising Jo Sanggon-Nggon Mbah Bons


Kang Mbah Haji Muhsin Riyadi Bonsai

 yang dilakukan Jmaes Bons hanyalaah nulis apa yang ada di benak, dan mengeluarkannya bak orang buang hajat, mak dledek dan setelah itu terserah mau dibaca, dikomentari dicaci, dipuji, monggo saja.

itulah penggalan tulisan Kang Muhsin alias Jams Bons ( baca Belajar Ngeblog Ala Rider Tua “Triknya Moncer Coy”) mungkin kamsude Mbah Haji Jams Bons pencinta bonsai ini adalah

menulis yang dipikirkan tanpa memikirkan apa yang ditulis 

dan mumupung ada kata terserah mau dibaca, dipuji, dicaci…. yowes kesempatanku pengen mencaci sakkarepku, sekalian mlintir kumise ben ra genit nek ono demit ayu 😀 arep takamplengi pokoken, mumpung wonge adoh.. sekalian aku nunut ngising .. eh.. sinau nulis kamsude.

Ya menulis memang sebuah hak asasi, menuangkan ide, pemikiran dalam sebuah karya tulis kadang menjadi jalan keluar yang baik daripada harus diungkapkan dengan kalimat lisan. Yang saya garis bawaih adalah HAK” . Jika menulis dalam sebuah buku pribadi mungkin bisa seenak kita, tapi dalam ranah sosial, artian menulis di blog yang bisa dibaca oleh jutaan orang (bagi yg hitsnya sudah jutaan) maka saat tersebut kata “HAK” tidak bisa berdiri sendiri lagi, tetapi akan diiringi “KEWAJIBAN” .

lantas apa kewajiban seorang penulis blog pada pembacanya…hmmm… Jams Bons lewih pinter, nek ra iso njawab ta kwamplengi pot bonsai mburi omah. :mrgreen:

Ini adalah persepsiku semata, dimana setelah setahun menulis di wordpress (2009 masih di blogspot) dan berinteraksi melalui blogwalking dan tatap muka dengan beberapa blogger, salah satunya yo Mbah Bonsai ini, aku mulai mikir akan Kewajiban tersebut, apa dalam tulisanku aku sudah menyertakan kewajiban ? Masih belajar, yah paling tidak “TIDAK BUANG HAJAT SEENAKNYA” takut tetangganya mual dengan baunya, lebih repot kalo si tetangga sampai kepleset nginjek “TAIKU” … la tambah parah, jangan lupa kalo ngising segera cewok Mbah Bons 😀 Wassalamu’alaikum

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Ngeblog, sosial dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

10 Balasan ke Ngising Jo Sanggon-Nggon Mbah Bons

  1. Wiro Sableng berkata:

    Mmmh… Mambu ik…

  2. Bonsai Biker berkata:

    wekekekekek untung suropati munggah gunung kepleset tai: ar ndledek

  3. Ping balik: Trik dan Tips Menaikan Blog Viewer | Triyanto Banyumasan Blog's

  4. sijidewe berkata:

    meguru nyang cirebon iki

  5. imotorium berkata:

    joss, tapi artikele mbah bons banyakan laka semua

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s