Review & Konsumsi BBM Pertalite di Hayate


Saya sudah mengisi tangki Jeng Maryate alias Suzuki Hayate 2011 dengan BBM Produk terbaru pertamina yaitu Pertalite untuk kali yang ke-3. Ketiga pengisian full tank, rata-rata 3,5 liter sekali isi.

image

Foto diambil dari jauh dan tanpa blits

Pada pengisian pertama seharga 8.600 rupiah per liter seperti yang saya ceritakan di artikel lalu (klik pertalite 8600 per liter),saya anggap sebagai pembersih tangki dan karburator dari BBM Hayate sebelumnya, yaitu Premium. Dan benar saja, efex BBM Pertalite baru saya rasakan pada pengisian kedua. Performa mesin Jeng Maryate meningkat. Saya yakin ini bukan sugesti, karena baru benar-benar terasa setelah pengisian kedua. Tarikan enteng dan responsif dibanding memakai premium. Tidak signifikan memang, tapi lebih baik menurut saya.

image

Konsumsi pertalite di sepeda motor matic

Lantas bagaimana dengan konsumsi Pertalite di Hayate? Saya mulai hitung pada pengisian kedua, pada jarak tempuh di odometer 36.642km, pengisian sebanyak 3,86 liter dan mengisi full tank lagi pada jarak tempuh tertera di odometer 36.762km sebanyak 3,49 liter.

image

Jadi jika dihitung berdasarkan speedometer Jeng Maryate
36.762 – 36.642 = 120km
Selanjutnya jumlah pengisian ketiga dibagi jarak tempuh tersebut. Kesimpulannya, pertalite 3,49 liter mampu menempuh jarak 120km. Sehingga 1 liter pertalite mampu menempuh jarak
120 : 3,49 = 34km,
Yap, 1 liter pertalite di Suzuki Hayate tembus 34 km. Apakah termasuk irit atau boros? Bagi saya wajar, dengan lalu lintas Jakarta – Bekasi yang kerap krodit. Stop n go tiap saat, 1 liter pertalite menempuh 34km. Jika kondisi lalin lancar pasti jauh lebih irit. Perbedaan mencolok lalin terasa saat libur pekan lebaran, jarak yang saya tempuh 1,5 jam pada hari kerja biasa, mamapu saya tempuh dalam waktu 30 menit di pekan libur lebaran. Jadi jika pengetesan konsumsi BBM pada hari libur, dimana lalin sepi, bisa jadi selisih jauh atau lebih irit. Sayang saya belum pernah menghitung konsumsi BBM Hayate jika menggunakan BBM Premium, mungkin lain kali perlu dicoba sebagai pembanding.(tri)

—————————-
Posted from WordPress for Android Wonder Roti Jahe

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di motorcycle dan tag , , , , . Tandai permalink.

14 Balasan ke Review & Konsumsi BBM Pertalite di Hayate

  1. dimensiontripper berkata:

    kalau dibandingkan premium campur pertamax 50:50 gimana?

  2. agoey berkata:

    Sip… Saya belum bisa nyobain pertalite… Blum masuk Riau jee..

  3. Amamoto berkata:

    Sama ijonya, saya tak masih ngoplos aja sementara si biro dan kuning. Belum asa pertalite

  4. Maskur berkata:

    deneng pada bae karo premium Skywave ya

  5. Ping balik: Pertalite VS Shell, Takaran SPBU Case | Triyanto Banyumasan Blog's

  6. Ping balik: Ganti Oli ke-2, Hayate | Triyanto Banyumasan Blog's

  7. Syahbana berkata:

    Kerasa bro bedanya, saya kebetulan kuliah di purwokerto, setiap liburan saya naik motor buat pulang ke jakarta.
    Kemarin selama perjalanan saya ngisi 3 kali, pertama di purwokerto 30.000, kedua di cirebon 25.000 dan subang 15.000 jadi total 70 rb dan sampai di rumah masih nyisa setengah bar.
    Kalo saya rasa pemakaian pertalite lebih murah dan pas ketimbang premium atau pertamax hehehe

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s