Pejalan Kaki Lewat Mana


Fungsi trotoar di jalan raya adalah diperuntukkan bagi pejalan kaki, agar nyaman berjalan dan tidak terganggu serta tidak mengganggu pengguna jalan yang lain. Tapi bagi anda yang tinggal di Kota besar macam Jakarta tentu ga asing dengan pemandangan ini…

jl. Kapuk Raya di depan bengkel Ahass Robinson Motor

Trotoar beralih fungsi menjadi tempat pedagang kai lima dan lain lain, ada juga yang di pakai maksimal oleh toko dan sejenisnya sehingga trotoar habis tak tersisa.

Si kecil meniti sisa trotoar yg belum ambrol..

Kalopun ada, kadang trotoar rusak dan berlubang, yang membuat pejalan kaki terpaksa lewat jalan kendaraan umum, hal ini tentu membahayakan pengguna jalan, baik kendaraan umum maupun pejalan kaki itu sendiri…

Sebaiknya hal ini juga diperhatikan bagi pemda setempat khususnya Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Dinas lalu lintas Angkutan Jalan Raya (DLLAJR). Jadi tidak ada salahnya kalo kami sebagai warga menanyakan kemana pajak dan pungutan tetek bengek yang dipungut dari rakyat ..?

Semoga bermanfaat…..Wassalam..

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Jalan jakarta dan tag , , , , , , . Tandai permalink.

35 Balasan ke Pejalan Kaki Lewat Mana

  1. Maskur berkata:

    jangankan njakarta
    nang Semarang be aku nemoni oara bisa lewat

    Suka

  2. vixionr15 berkata:

    Kalo ada motor lewat trotoar dan kita saat bersamaan di trotoar, kalo diklaksonin sama motornya jangan mau minggir ! Orang itu hak kita kok, betul ga? Terus kalo yg naik motor nya marah2, ajak ribut aja ! Ahahahaha :mrgreen:

    Suka

  3. vixionr15 berkata:

    Halah OOT xixixixi :mrgreen: *pengalamanpribadi

    Suka

  4. gaplek mania berkata:

    aku juga bingung.kalo begini terus kapan majunya.korupsi sudah dimulai dari yg terbawah.(korupsi hak pejalan kaki)

    Suka

  5. agak susah. Kadang banyak kepentingan bermain,..

    Suka

  6. blognyamitra berkata:

    Trotoar di Jkt yang layak cuman di jalan2 protokol macam Sudirman Thamrin Kuningan… šŸ˜¦

    Suka

  7. hourex150l berkata:

    waaaaa Teeerlaaa luuuu..
    Keknya pemdanya yang gak bisa tegas Bro..
    Tapi gimana bisa tegas, karena biasanya ada Oknum yang mencari keuntungan dari mereka yang menggunakan trootoar buat usaha,, ya sepwerti pungli gitu deh…
    Dulu waktu masih Abg di Solo saya sering liat pemungutan uang pada para pedagang kaki – 7 di trotoar-trotoar kek gitu.. Tapi ‘itu doeloe’ sekarang tauk laaa, wong Saya sudah lama merantau siii..

    Suka

  8. Merliza berkata:

    habis sudah semua habis šŸ˜¦
    mungkin dimaksudkan utk tidak ada pejalan kaki barangkali maunya pemerintah šŸ˜¦

    Suka

  9. Darmawan berkata:

    wah di surabaya juga sering lihat trotoar buat jalan motor

    Suka

  10. achoey el haris berkata:

    Salam persohiblogan
    Baru update dan BW lagi nih daku

    Pejalan kaki yg terabaikan

    Suka

  11. #99 bro berkata:

    di tangerang tertip.. lha wong gak ada trotoare..

    Suka

  12. wah repot juga yah kalau mau jlan, udah berubah fungsi nih hehe, semoga kedepannya bs lebih dikendalikan dan ditata agar kotak tampak indah tanpa menghilangkan lahan para penjual di trotoar

    Suka

  13. Bonsai Biker berkata:

    harus naik pesawat kikikiik

    Suka

  14. SL.com berkata:

    Liat foto2 acara test-ride Pulsar DTS-i 220 bersama wartawan otomotif: http://stephenlangitan.com/2011/03/harga-pulsar-dts-i-220-rp186-juta/

    Suka

  15. extraordinaryperson berkata:

    emang pejalan kaki adalah pengguna jalan paling tidak dianggap di negeri ini

    http://extraordinaryperson.wordpress.com/

    Suka

  16. dnugros berkata:

    pasti ada kong kali kong nya

    Suka

  17. satusatuen berkata:

    nah..itutuh..masalah indonesia..yang ga punya di nomor sekiankan.
    ga punya mobil ya motor,ga punya motor ya jalan kaki..
    masalahnya ..emang masih ada trotoar?????????
    mampir om ke “gubuk” ane

    Suka

  18. terong amnesia berkata:

    malah ada dealer kaki limanya segala…. hiks šŸ˜¦

    Suka

  19. jakatimur berkata:

    lebih parah lagi di depok sekarang malah trotoar ditiadakan plus pohon2nya, itu jalan semuanya untuk kendaraan. memang jadi lebih lebar, tapi miris juga liatnya. resiko diserempet kendaraan makin besar.

    dimana bentuk perlindungan pemerintah depok terhadap pejalan kaki, wong fasilitas untuk jalan kaki yang benar saja malah dihapuskan?

    Suka

  20. herdy wijaya berkata:

    Emangnya mereka bayar Pajak Trotoar. Emang mereka mampu bayar pajak trotoar? Jadi maling jalur kok bangga….

    Suka

  21. Ping balik: Trotoar Milik Siapa « Triyanto Banyumasan Blogs

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s