Jauh, ungkapan yang identik dengan jarak tempuh. Misal Jakarta ke Surabaya atau sebaliknya, jika dilihat jarak pandang pasti jauh. Ditempuh dengan kendaraan darat dan laut juga jauh, bisa seharian atau sekira 12 jam, bahkan lebih, tapi lebih dekat dibanding sekedar dipikir. Dan semakin dekat saat ditempuh menggunakan pesawat terbang, sekira 2 jam.
Jauh juga kerap digunakan untuk menyebut tujuan yang sama sekali belum ada tanda-tanda akan tercapai. Misal seorang jejaka single saat ditanya kapan menikah akan menjawab, “masih jauh, pacar aja tidak punya” (maksudnya masih lama). Relatif, jauh atau lamanya tidak pasti. Lanjutkan membaca Jauh
Jumat Bersih
Jumat bersih merupakan tradisi yang umunya digunakan untuk menyebut kegiatan kerja pada hari Jumat pagi berupa kerja bakti membersihkan lingkungan kerja di instansi pemerintah.
Berbeda dengan makna di atas Jumat bersih pada judul menyangkut postingan seorang rekan saya di jejaring facebook. Dari postingan atau status yang dia buat, dia bermaksud memutuskan pertemanan dari daftar teman yang ada, jika si teman memposting status yang tidak senonoh. Seperti melanggar norma agama, susila dan adat-istiadat atau budaya yang berlaku.
Memang seiring harga smartphone yang makin terjangkau, penggunapun makin bejibun, dari kalangan bawah sampai high end, dari anak bau kencur sampai manula keriput bau tanah. Pemakaian tentu tak sekedar telpon dan SMS (Short message service), tapi juga bersosial melalui berbagai jejaring yang terinstal di dalamnya. Dan facebook adalah salah satu jejaring sosial yang cukup diminati pengguna ponsel pintar. Lanjutkan membaca Jumat Bersih
YKSfobia
Fobia atau Phobia( gangguan anxietas fobik ) adalah rasa ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena tertentu. Ada orang yang phobia sama makanan, bahkan katanya ada yang bisa lemes cuma karena melihat gambar makanan tersebut. Ketakutan seorang yang mengidap fobia berbeda dengan ketakutan pada umumnya. Seseorang yang merasa takut masih bisa melakukan pembelaan diri dari rasa takut tersebut, sedang takutnya pengidap fobia tidak mampu melakukan pembelaan hingga lemas, bahkan tidak mampu bernafas.

In my humble opinion (imho).
Semalam kabarnya pembalap Lanjutkan membaca YKSfobia
Jumowo, Sepeda Motorku Terjang Banjir

Jumowo atau jumawa dalam dialek Banyumasan artinya sombong atau angkuh. Di Banyumas (lebih akrab di sebut basa ngapak) banyak kata dengan arti sama yang dipakai dalam keseharian, misal gumede dan kemaki. Gumede dalam bahasa Indonesia berarti besar kepala, sedang kemaki berarti merasa mampu (penitikberatan pada ter/paling). Sedang pengucapan Jumowo adalah dialek jawa tengah bagian timur (penulisan tetap pakai “a”, jumawa) sampai jawa timur. Bagi warga Banyumas menyebutnya dialek bandek (kata “e” dalam bandek layaknya mengucap kata unggas bebek).
Lanjutkan membaca Jumowo, Sepeda Motorku Terjang Banjir
Instagram, Bukan Foto Biasa
“Mbok yao foto kelas sampah ngono ojo mbok aplot neng instagram to kang!” kata seorang rekan kepada saya beberapa waktu silam, saat saya baru mengenal instagram sekedar aplikasi berbagi foto, layaknya facebook dan twitter. Asal jepret langsung unggah.
“Nek sekedar foto, kan ada facebook atau twitter buat mengunggahnya, ngotor-ngotorin berandaku wae” lanjut rekan saya tadi. Dia juga pengguna instagram. Dari situlah saya coba memahami jejaring sosial yang spesial buat berbagi foto ini. Meskipun hasil foto yang saya unggah belum bisa dibilang layak. Paling tidak ada keinginan untuk memperbaiki. Pikirku Lanjutkan membaca Instagram, Bukan Foto Biasa
Polisi Main Petak Umpet

Petak Umpet. Sebagian besar penduduk Indonesia tentu paham dengan permainan anak-anak ini. Dimainkan oleh beberapa anak, semakin banyak semakin seru. Kata petak umpet mungkin berasal dari Jakarta yang dinasionalisasi masuk kosa kata bahasa nasional, karena permainan serupa bisa ditemui di wilayah atau propinsi lain dengan nama berbeda. Di Jakarta ada istilah kucing bagi anak yang jaga karena kalah saat hompimpa. Tempat jaga kucing disebut hong. Kucing harus menemukan semua temannya yang bersembunyi. Jika salah satu temannya berhasil menyentuh hong tanpa diketahui kucing, maka si kucing harus jaga lagi. Versi ini akan sulit selesai jika satu orang temannya curang, misal bersembunyi di tempat yang sulit ditemukan seperti iklan obat nyamuk di televisi, atau pulang dan tidak balik lagi ke areal permainan, gimana kucing menemukannya. Apakah di wilayah lain sama? Lanjutkan membaca Polisi Main Petak Umpet
Selfie, Antara Percaya Diri dan Tahu Diri
Selfie, self-potrait photograph. Istilah yang belum lama saya pahami, meskipun istilah tersebut sudah lama dikumandangkan, sekira tahun 2004. Selfie bisa diartikan memotret diri sendiri, baik sendirian maupun bersama idola atau orang terkenal.
Pada masa sekarang, di mana teknologi fotografi makin canggih dan mudah, serta olah foto instan bisa disematkan di gadget, pelaku selfie makin banyak. Hal tersebut juga dipengaruhi oleh jejaring sosial sebagai media mengunggah hasil selfie. Baik facebook, twitter dan tentu saja instagram.
Saking boomingnya istilah selfie, kata tersebut masuk “Oxford Dictionaries’ word of the year”.
Lanjutkan membaca Selfie, Antara Percaya Diri dan Tahu Diri
Tersesat Kompas
“Ayah, Oyan ikut ke mesjid ya” kata anaku merajuk saat saya hendak jamaah Magrib. Saya mengiyakan, meski dengan berberat hati, takut mengganggu jamaah yang lain. Maklum anak saya masih kecil meski sudah disunat, umurnya belum genap enam tahun. Daripada merajuk dan mengganggu seisi rumah, apalagi sepupunya juga datang mengajaknya, sama-sama masih belia.
Barisan diatur oleh marbod, anak-anak yang kiranya suka bercanda disisipkan diantara jamaah dewasa, dengan harapan mereka sungkan atau takut untuk membuat ulah yang bisa mengganggu kekhusukan shalat. Anaku berdiri disampingku bersebelahan dengan seorang bapak. Bapak tersebut memakai sajadah dengan tempelan kompas dekat area muka jika sujud. Mungkin penunjuk arah kiblat jika di tempat asing yang tak hafal arah mata angin. Lanjutkan membaca Tersesat Kompas
Saya Mencuri
Mencuri, perbuatan yang dibenci semua orang, bahkan oleh pencuri itu sendiri. Hanya saja seorang pencuri biasanya membenci pencuri lain, tapi tidak dengan dirinya sendiri. Hal tersebut terjadi mungkin karena kebiasaan atau tidak sadar dengan pencurian yang dia lakukan, tidak tahu bahwa apa yang dia lakukan dinilai sebagai pencurian oleh undang-undang tertentu.

Beberapa waktu yang lalu saya mengunggah foto di jejaring sosisal facebook, foto tersebut saya download dari blog Mas Iwan Banaran (akrab disapa IWB), yang terdapat diartikel kode sport anyar kawasaki. Hal tersebut saya lakukan karena keunikan (atau keanehan) gambar dengan tanda air (watermark) yang menempel sangat banyak.
Pengambilan dan pengunggahan gambar saya lakukan tanpa ijin. Apakah saya termasuk pencuri? Lanjutkan membaca Saya Mencuri
Dering Tak Dikenal
“Kriiiinng..!”
Tab retak itu berdering, kebetulan simcard yang diperuntukan buat ponsel sedang dipakai akses data pada tablet pinjaman. Jadi nomor kontak yang tersimpan di ponsel tidak dikenali saat ada panggilan.
“Halo” kataku menerima panggilan tak dikenal tersebut.
“Halo, inget enggak?” selain nomor yang tidak saya kenal, suara lelaki di sebrang sana juga asing di kupingku.
“Siapa ya? Maaf saya lupa, apa salah nomer kali” jawabku sambil berpikir keras, siapa gerangan.
“Ini mas Triyantipo kan ?” wah tahu namaku dia, jadi tengsin nih, tapi saya tidak ingat nomor dan suara penelpon.
“Iya, saya Triyanto” jawabku masih sambil mikir.
“Saya si fulan, yang di sono, masa lupa” penelpon menyebutkan nama dan tempat tinggalnya. Saya masih tidak ingat nama yang disebut.
“Maaf saya lupa, ada perlu apa ya?” jawabku sambil menanyakan langsung maksud penelpon, daripada buang waktu main tebak-tebakan.
“Enggak inget ya? Ya sudah deh kalo enggak inget” jawab penelpon sambil mematikan panggilan.
Saya hanya ternganga, aneh nih si fulan, nelpon kok ngajak main tebak-tebakan. Maksud dia nelpon apa cuma ingin mengingatkan saya, bahwa dia adalah teman saya? Lantas apa otak saya harus selalu ingat semua teman-temanku? Teman STM saja saya sudah pada lupa. Karena lama tidak berjumpa dan sudah suratan manusia itu tempatnya salah dan lupa.

ayat Alquran tentang manusia yang lupa

Bahkan ada yang menulis untuk melawan lupa, baik itu berupa memo, diary, atau blog. Menuntut ilmu juga penting untuk mengingat pelajaran, maka perlu pengulangan biar tidak mudah lupa dengan pelajaran tersebut.
Sampai sekarang saya masih memikirkan siapa yang menelpon saya. Apakah pembaca menelepon saya?(tri)
————————————–
Posted from WordPress for Android P6200 retak

Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.