Jumat Bersih


Jumat bersih merupakan tradisi yang umunya digunakan untuk menyebut kegiatan kerja pada hari Jumat pagi berupa kerja bakti membersihkan lingkungan kerja di instansi pemerintah.
Berbeda dengan makna di atas Jumat bersih pada judul menyangkut postingan seorang rekan saya di jejaring facebook. Dari postingan atau status yang dia buat, dia bermaksud memutuskan pertemanan dari daftar teman yang ada, jika si teman memposting status yang tidak senonoh. Seperti melanggar norma agama, susila dan adat-istiadat atau budaya yang berlaku.
Memang seiring harga smartphone yang makin terjangkau, penggunapun makin bejibun, dari kalangan bawah sampai high end, dari anak bau kencur sampai manula keriput bau tanah. Pemakaian tentu tak sekedar telpon dan SMS (Short message service), tapi juga bersosial melalui berbagai jejaring yang terinstal di dalamnya. Dan facebook adalah salah satu jejaring sosial yang cukup diminati pengguna ponsel pintar.
Jejaring sosial yang didirikan oleh Mark Zuckerberg pada 4 Februari 2004 ini seiring waktu semakin banyak penggunanya. Berawal dari kalangan kampus universitas Harvard, melebar dan mencakup seluruh dunia. Dikabarkan pada 2008 nilai komersil facebook hampir 5 miliar dolar Amerika, bagaimana sekarang dengan bertambahnya pengguna serta jaringan internet makin terjangkau.
Karena pengguna jejaring facebook berasal dari berbagai kalangan, kadang kurang kontrol dalam memposting tulisan. Kerap pengguna mencurahkan kekecewaan yang dialami dalam kehidupan sehari-hari tanpa berpikir jauh dan jernih. Bisa dibilang facebook sebagai ajang cuci mulut, mulut tidak berucap tapi tulisanlah yang mewakili. Menambahkan teman tanpa tahu siapa sebenarnya orang yang dimaksud. Sampai banyak kasus penipuan terjadi berawal dari pertemanan di facebook.

image

886 teman

Sepertinya saya termasuk yang kurang teliti dalam memilih pertemanan di facebook. Saya tidak tahu persis siapa teman-teman tersebut. Dari jumlah 886 teman, mungkin hanya 30 sampai 50% yang saya kenal dan pernah bertatap muka.

Jejaring sosial yang dijadikan ajang cuci mulut berikutnya adalah twitter. Pada Maret 2006 jejaring sosial ini didirikan oleh Jack Dorsey dan diluncurkan 4 bulan setelahnya. Menurut wikipedia, pengguna twitter pada Januari 2013 mencapai 500 juta pengguna. Pemilik akun twitter juga merambah semua kalangan dengan karakter dan pengetahuan yang beragam. Seorang guru pernah bercerita, ada ungkapan anak murid sekolah menengah pertama “My Twitter is My Kingdom” yang dituangkan dalam kicauan twitter. Sepertinya kicauan tersebut berkaitan dengan si murid yang tidak suka saat ada orang lain menasehati untuk tidak seenaknya mengetik twit. Si anak menganggap bahwa akun twitter miliknya bebas diisi postingan semaunya. Dia tidak sadar bahwa apa yang dia ketik bisa menimbulkan dampak negatif bagi dirinya dan sekelilingnya, bahkan bisa berurusan dengan hukum. Memang ketidaktahuan dan budaya ikut-ikutan kerap mewarnai masyarakat kita.

Facebook dan twitter serta jejaring sosial lainnya tidak hanya sebagai ajang cuci mulut, sekarang politiikus sudah akrab memanfaatkannya, pedagang, LSM dan banyak manfaat yang diambil oleh para penggunanya. Jejaring sosial juga bisa dimanfaatkan untuk menyembunyikan jati diri guna keperluan tertentu, baik sekedar berteman dunia maya sampai pencitraan pesanan. Yang nyata di depan mata kadang diabaikan, mementingkan dunia maya dengan berbagai kepalsuan (sambil nunjuk diri sendiri)
Apakah pembaca sudah mengetik status di facebook dan twitter hari ini?(tri)

————————————–
Posted from WordPress for Android P6200 retak

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di sosial dan tag , , , . Tandai permalink.

2 Balasan ke Jumat Bersih

  1. Maskur berkata:

    aku status update terus
    isine link blog heheh

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s