Manfaat Naik Sepeda Motor Tanpa Helm


image

Kemarin saya pulang nguli cukup larut, seperti biasanya, saya memang bertransportasi sepeda motor Jalitheng Pulsar 220 guna mengantisipasi jam kerja yang kerap molor.
Sebelum sampai rumah saya membeli nasi bebek khas Madura (mendadak lapar) untuk makan malam (kemalaman tepatnya). Saya lepas helm Snail Supermoto orange dan dikait dengan gembok sepeda model spiral yang saya lilitkan di setang.
Berhubung jarak dengan rumah dari warung nasi bebek ini kisaran 100 meter lagi, maka perjalanan selanjutnya saya tidak mengenakan helm.
Ternyata ada beberapa suara asing yang terdeteksi dari si Jalitheng, pertama saya berharap mendengar suara kasar mesin tapi mesin Pulsar 220 ini masih masuk kategori halus dengan sedikit suara khas yang ‘zwing-zwing’. Suara rantai mulai ‘gemrecek’, indikasi kendor, setelan kekencangan rantai sudah mentok, musti ganti, saya sebenarnya audah beli gir set Indopart tapi belum sempat memasangnya.
Suara visor atau winshield ori yang dipadu variasi winshield Coriaz juga terdengar, efex 1 baut kendor dan 1 baut bracket hilang.
Getaran body fairing juga perlu perhatian nih, disinyalir sudah ada bagian yang kendor atau bergeser, mungkin akibat beberapa kali ngguling di aspal ibukota.
Ternyata naik sepeda motor tanpa helm kali ini bisa dikategorikan bermanfaat 🙂 , yaitu mendeteksi beberapa kemungkinan kerusakan pada sepeda motor dan part mana yang perlu segera dilakukan perbaikan. Asal jangan kebablasan tidak pakai helm, bisa-bisa kepala kita yang perlu perbaikan.(tri)

—————————-
Posted from WordPress for Android Wonder Roti Jahe

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di motorcycle dan tag , , . Tandai permalink.

7 Balasan ke Manfaat Naik Sepeda Motor Tanpa Helm

  1. ardiantoyugo berkata:

    betol… biasane nganggo orangejuss ming nek adoh… wingi jarak 3km ra nganggo helm, mesine kroso suoro kasar… nek nganggo helm ra tek krungu… wkwkwkwk…

  2. danisubject berkata:

    pake helm tetep kedengeran suara rantai krecek krecek … ga pake helm asal ga jauh ora popohhh… kalo di jalan gede 150 kmh nggak pake helm … tepuk tangan sajaa 😀 ampuh

    https://subjectdani.wordpress.com/2015/04/10/ganti-oli-motor-pake-enduro-racing-4t-diy-dan-review-oli-ahm-setelah-2ribu-km-an/

  3. Ping balik: Ganti Girset Pulsar 220, Gagal | Triyanto Banyumasan Blog's

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s