Mencari Celah


Celah Khyber (juga disebut Celah Khaiber atau Celah Khaybar) (Urdu: درہ خیبر) adalah celah penting antara Pakistan dengan Afganistan. Merupakan celah nasional Pakistan, dan terhubung dengan perbatasan Afganistan. Sepanjang sejarah celah ini menjadi jalur perdagangan yang penting antara Asia Tengah dan Asia Selatan, dan lokasi militer yang strategis. Puncak celah ini yang sesungguhnya terletak 5 kilometer di Landi Kotal, Pakistan. Celah ini memotong Pegunungan Safed Kohyang merupakan perpanjangan ke tenggara dari Pegunungan Hindu Kush.  (sumber : Celah Khyber – Wikipedia bahasa Indonesia)

=====================================

sepeda mptor mepet kontener

Melanjutkan kisah Pesona Metropolitan, bahwa di antara pesonanya, kita harus pandai mencari celah, agar tidak mudah tergerus oleh perkembangan metropolis. Celah atau sela adalah suatu bagian di antara dua atau lebih dari beberapa benda, wilayah, kekuasaan bahkan hukum. Celah selalu bisa dimanfaatkan, baik untuk kebaikan bahkan keburukan/kejahatan. Celah bisa dijadikan jalur mencari keuntungan. Misalnya berjualan barang pelengkap yang mungkin tidak diperhitungkan dalam suatu kesatuan barang produksi. Contoh sederhana, spare part modifikasi kendaraan.

Celah hukum bisa dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengakali hukum yang berlaku. Dan selalu ada celah dalam tiap aturan, norma, adat-istiadat dalam kehidupan bernegara dan bermasyarakat. Celah yang menjadikan posisinya sebagai wilayah abu-abu atau grey area. Wilayah yang menggoda untuk diexplore dan dimanfaatkan untuk kepentingan pribadi, baik perorangan maupun golongan.

jalur busway, jakarta

Bahkan di jalanan ibukotapun tiap hari kendaraan harus pintar mencari celah di antara kendaraan lain, khususnya roda dua, agar mampu melewati kemacetan lalu lintas, selap selip dan lekas sampai tujuan. Bahkan seorang rekan pengendara sepeda motor kerap mencari celah di antara kendaraan besar guna menghindari razia polantas karena melanggar masuk jalur cepat, yang seyogyanya, sepeda motor dilarang melintas.

Sepeda motor melintas di jalur busway/transjakarta juga suatu upaya mencari celah, agar terhindar dari kemacetan. Usaha ini juga memerlukan kejelian, melihat kelengahan petugas polantas, ya mencari celah di antara kesibukan petugas, agar bisa melenggang di jalur yang tidak semestinya tanpa terkena sanksi hukum.

Ya.. selalu ada celah di setiap lini kehidupan, bahkan kekuasaan pemerintahanpun selalu ada ruang untuk dimanfaatkan, celah yang akan sulit terdeteksi hukum. Banyak kasus yang terungkap saat celah itu melebar. Mungkin tenar istilah Money Laundering atau Pencucian uang yaitu suatu upaya perbuatan untuk menyembunyikan atau menyamarkan asal usul uang/dana atau Harta Kekayaan hasil tindak pidana melalui berbagai transaksi keuangan agar uang atau Harta Kekayaan tersebut tampak seolah-olah berasal dari kegiatan yang sah/legal. (Wikipedia bahasa Indonesia)

Tak perlu saya ulas kasus terkini Irjen Polisi Djoko Susilo, terkait pengadaan alat simulasi Surat Izin Mengemudi. Jadi kembali ke pribadi masing-masing, mau memanfaatkan celah dari sisi positif atau negatif.

Dan pernyataan tenar “Mensana in corporesano/bahwa di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat” TERBANTAHKAN. Tubuh yang sehat tidak menjamin jiwanya sehat, jiwa yang sehat hanya terbentuk dari iman yang sehat. IMAN. 

=====================================

al Quran 292

Al Quran 29-3

Al Quran 29-42. Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan : “Kami telah beriman”, sedang mereka tidak diuji lagi?

3. Dan sesungguhnya kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta.

4. Ataukah orang-orang yang mengerjakan kejahatan itu mengira bahwa mereka akan luput (dari azab) Kami? Amatlah buruk apa yang mereka tetapkan itu.

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Al-Quran, Alloh, jakarta, Jalan jakarta dan tag , , . Tandai permalink.

17 Balasan ke Mencari Celah

  1. fajardinihari88 berkata:

    jago lu min bikin artikel yag begini…gue belon sanggup, masih cetek euy…hiks

  2. giewahyudi berkata:

    Celah kadang menggiurkan untuk menghindari tekanan dan permasalahan hidup, tapi ya itu semakin banyak celah semakin banyak resikonya..

  3. husni berkata:

    lanjut kang.. apik artikel-nya..
    salam

  4. kasamago berkata:

    sawang sinawang

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s