Sunday Riding At Ta’awun Lanjut Palace Hotel


Melanjutkan kisah sunday riding OBI,…

image

Setelah selesai jamaah Subuh di At Ta’awun aku turun ke parkiran menikmati skoteng bareng Eyang Edorusia dan Bro Azdi Dahlan, sambil menunggu kehadiran OBIwan yang lain, tak lama muncul Bro Henry “Bodats” Parasian mengendarai Red Bastard N250, disusul Bro Fajardinihari mengendarai P220 merah.

image

image

Sambil menunggu anggota yang lain tak terasa matahari mulai menghangatkan pucuk pucuk daun teh, matahari sepenggalah berarti masuk waktu dhuha, andaikan tadi menunggu sejenak setelah shubuh menyambut hangat mentari pagi dengan tambahan 2raka’at, yah 2 raka’at yang kulewatkan,

sayang sekali padahal ringan dan mudah, mungkin itulah sehingga banyak muslim yang melewatkan waktu dhuha untuk bershodaqoh atas semua persendiannya di pagi hari. Sebagaimana sabda Rasulullah saw:  “Dari Abu Huraerah ridliyallhu ‘anhu, Rasulullah SAW bersabda : Pada tiap-tiap persendian itu ada shadaqahnya, setiap tasbih adalah shadaqah, setiap tahmid adalah shadaqah, setiap tahlil adalah shadaqah, setiap takbir adalah shadaqah (bacaanya : SUBHANALLAH, ALHAMDULILLAH, LAA ILAHA ILLALLAHU, ALLHU AKBAR), setiap amar ma’ruf nahyil munkar itu shadaqah. Dan cukuplah memadai semua itu dengan memperkuat/melakukan dua rakaat shalat dhuha” (Riwayat Muslim – Dalilil Falihin Juz III, hal 627).
Sahabat Zaid bin Arqam ra ketika beliau melihat orang-orang yang sedang melaksanakan shalat dhuha: “Ingatlah, sesungguhnya mereka telah mengetahui bahwa shalat itu dilain sa’at ini lebih utama. Sesungguhnya Rasulullah saw bersabda: “Shalat dhuha itu (shalatul awwabin) shalat orang yang kembali kepada Allah, setelah orang-orang mulai lupa dan sibuk bekerja, yaitu pada waktu anak-anak unta bangun karena mulai panas tempat berbaringnya.” (HR Muslim) Dikutip dari Talasoft blog
Yah berusaha mendekatkan diri kepada Allah SWT setiap saat dimanapun berada merupakan hal yang patut diteladani. Semoga kedepannya seiring momen Ramadan aku dan kita semua mampu istiqomah. Amin

image

“Hai orang-orang yang beriman bertaqwalah Kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berjihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan. (QS. 5:35).
Lho.. Kapan jalan ke Cipanasnya..
Setelah waktu makin menghangat, kamipun bersiap melanjutkan riding ke Cipanas, berbarengan keluar parkir Masjid datanglah Bro Bennythegreat mengendarai Irone Hide… Oks kami segera beriringan menuju Palace Hotel Cipanas untuk sarapan pagi ditraktir seseorang lewat Eyang Edo..

image

Selanjutnya… Wassalamu’alaikum

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Al-Quran, Alloh, motorcycle dan tag , , , , . Tandai permalink.

9 Balasan ke Sunday Riding At Ta’awun Lanjut Palace Hotel

  1. fajardinihari88 berkata:

    ahhh geblek ente min..foto ane keren begitu aslinye ngapa jd pake muter2 di instagram begitu :mrgreen:

  2. Jaka berkata:

    ehehehe,, mantap-mantap.. 🙂

  3. ysalma berkata:

    nikmat mana lagi yang akan kau dustakan 🙂

  4. touringrider berkata:

    mas.. minal aidzin wal faidzin… suwe ra nongol dimarih. wekekekek

  5. fhoawalwkje berkata:

    This is the right Sunday Riding At Ta’awun Lanjut Palace Hotel Triyanto Banyumasan Blogs diary for anyone who wants to move out out almost this matter. You remark so such its nigh wearying to argue with you (not that I rattling would want…HaHa). You definitely put a new twisting on a subject thats been codified most for age. Metropolis shove, just zealous!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s