Styrofoam di Foodcourt PRJ


Kemarin sore saya ke PRJ, setelah beli tiket maduk dan memasuki kawasan pameran PRJ perut terasa lapar, mungkin karena perjalanan panas dan macet khas metropolitan. Langsung saja menuju food court di sebelah kiri stan Ban IRC

image

Saya pesan mi ayam baso dan isteriku pesan soto ayam plus nasi, harga seporsi 25 ribu. Wajarlah namanya juga even tahunan. Tapi terkejutnya saat hidangan tersaji di kasir (konsumen harus bawa sendiri ke meja makan), bukan karena porsinya yang tidak wajar tapi ternyata mangkok untuk makanan berkuah juga piring untuk nadi terbuat dari styrofoam yang sangat murahan.

image

tapi apa daya perut memangg

il jadi langsung di adyk aja mi dan bumbu yang belum tercampur sempurna, saat sedang mengaduk inilah garpu yang terbuat dari plastik menusuk dasar mangkok styrofoam dan nancep sesaat mengakibatkan bocor alus pada mangkok…

image

rapuh banget styrofoam ini, di tempatku gawe styrofoam sudah sejak lama dilarang digunakan karena berbahaya bagi kesehatan. Untuk jelasnya berikut aku copast dari forum kompasiana
Bahaya StyrofoamOleh: Yusep Mandani  | 19 November 2010 | 17:35 WIB
Bahan pengemas styrofoam atau polystyrene telah menjadi salah satu pilihan yang paling populer dalam bisnis pangan. Tetapi, riset terkini membuktikan bahwa styrofoam diragukan keamanannya. Styrofoam yang dibuat dari kopolimer styrene ini menjadi pilihan bisnis pangan karena mampu mencegah kebocoran dan tetap mempertahankan bentuknya saat dipegang. Selain itu, bahan tersebut juga mampu mempertahankan panas dan dingin tetapi tetap nyaman dipegang, mempertahankan kesegaran dan keutuhan bahan yang dikemas, biaya murah, lebih aman, serta ringan. Pada Juli 2001, Divisi Keamanan Pangan Pemerintah Jepang mengungkapkan bahwa residu Styrofoam dalam makanan sangat berbahaya. Residu itu dapat menyebabkan endocrine disrupter (EDC), yaitu suatu penyakit yang terjadi akibat adanya gangguan pada sistem endokrinologi dan reproduksi manusia akibat bahan kimia karsinogen dalam makanan. Styrofoam jadi berbahaya karena terbuat dari butiran-butiran styrene, yang diproses dengan menggunakan benzana. Padahal benzana termasuk zat yang bisa menimbulkan berbagai penyakit, seperti tyroid, mengganggu sistem syaraf sehingga menyebabkan mudah lelah, mempercepat detak jantung, anemia, badan gemetaran, dan mudah gelisah. Bahkan di beberapa kasus, benzana bisa mengakibatkan hilang kesadaran dan kematian. Saat benzana termakan, dia akan masuk ke sel-sel darah dan lama-kelamaan akan merusak sumsum tulang belakang. Akibatnya produksi sel darah merah berkurang dan timbullah penyakit anemia. Efek lainyya, seperti sistem imun berkurang sehingga mudah terinfeksi. Pada wanita, zat ini berakibat buruk terhadap siklus mentruasi, mengancam kehamilan bahkan menyebabkan kanker payudara dan kanker prostat. Terlebih WHO sudah mengkategorikan Styrofoam sebagai bahan carsinogen (bahan penyebab kanker).
Perpindahan bahan kimia pada Styrofoam (yang digunakan sebagai wadah makanan) akan semakin cepat jika kadar lemak (fat) dalam suatu makanan atau minuman semakin tinggi. Makanan yang mengandung alkohol dan asam (seperti lemon tea) juga dapat mempercepat laju perpindahannya. Semakin panas makanan, semakin cepat pula migrasi bahan kimianya. Styrofoam juga berdampak buruk pada lingkungan.  Styrofoam tidak bisa diuraikan oleh alam dan akan menumpuk begitu dan mencemari lingkungan. Bila terbawa ke laut dapat merusak ekosistem dan biota laut. Styrofoam hanya bisa didaur ulang, karena itu Styrofoam dikategorikan sebagai penghasil limbah berbahaya ke-5 terbesar di dunia. Bahkan pembuatannya saja menimnulkan bau tak sedap yang mengganggu pernapasan dan melepaskan 57 zat berbahaya ke udara.
Semoga menjadi perhatian pemda DKI dan pihak penyelenggara PRJ. Semoga bermanfaat. Wassalamu’alaikum

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di kuliner dan tag , , . Tandai permalink.

13 Balasan ke Styrofoam di Foodcourt PRJ

  1. wah, harusan di kasih alas plastik di styrofoam nya..

    Sebagai konsumen hendaknya harus membela hak-haknya Mas Bro, biar penjual2 nakal gak semakin bnyak…

  2. kalimalang rider berkata:

    wah kayak mie bakso di taman safari mas bro, 26rb bonus mangkok gabus 😀

  3. extraordinaryperson berkata:

    wah mnding bawa tupperware sendiri xixi

    http://extraordinaryperson.wordpress.com/

  4. Ipunk berkata:

    Cuma isi survei dibayar Rp 2.000,00, sehari bisa survei 100 data berarti dapat Rp 200.000,00, coba aja: http://www.idsurvei.com/survei/Iphunkmovich

  5. Mila berkata:

    iyah, mending bawa wadah sendiri dari rumah 🙂

  6. tarzan kecil berkata:

    Dari jaman dulu menkes kita ga sekolah, udah tau berbahaya tapi ga dilarang, nyampah lagi

  7. gabebazar berkata:

    recomended dah gan,

  8. rajah berkata:

    Bungkus daun pisang malah lebih suehatttt….

  9. Angga berkata:

    wkwkwk… saya juga nyoba nih tempat makan yg di dalem gedung. Kampret banget, nasi goreng pake kerupuk doang 20ribu. Begitu tau di gambir expo ada hokben nyesel gila!

  10. Vyzex berkata:

    Di dufan sejak lama dah gak pake

    Klo dufan bisa, knapa tempat lain nggak niru?

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s