Conflict Of Interest dalam Tulisan


Ya Conflict Of Interest atau dalam bahasa Indonesia menjadi Konflik kepentingan. Kata wikipedia indonesia diartikan

Konflik kepentingan adalah suatu keadaan sewaktu seseorang pada posisi yang memerlukan kepercayaan, seperti pengacara, politikus, eksekutif atau direktur suatu perusahaan, memiliki kepentingan profesional dan PRIBADI yang bersinggungan. Persinggungan kepentingan ini dapat menyulitkan orang tersebut untuk menjalankan tugasnya. Suatu konflik kepentingan dapat timbul bahkan jika hal tersebut dapat menimbulkan tindakan yang tidak etis atau tidak pantas. Suatu konflik kepentingan dapat mengurangi kepercayaan terhadap seseorang atau suatu profesi.

Nah dalam dunia tulis menulis, baik media umum macam majalah, koran, media mainstream bahkan blog, bisa dipastikan ada konflik kepentingan. Misal saat seorang editor majalah atau koran (sok tahu dikit) saat mencetak tulisan berita yang menyinggung sesuatu hal (individu/merk/organisasi/korporasi) maka bisa jadi ada deal deal yang mampu merubah isi tulisan. Tentu ada harga di sana, entah rupiah atau suatu akses kemudahan dan sebagainya. (ini cuma sekedar sok tahu)

Oke.. jika di atas adalah sekedar sok tahu, maka perlu hal yang bener-bener tahu. Apa itu ? Blog, yah sebagai blogger yang masih belajar (kadang masih mikir juga jika disebut blogger) ada konflik kepentingan dalam tulisanku (ngaku nih ceritanya), apa seh konflik menulis di blog ?(imho) Bagi blogger silahkan tanya diri masing-masing

Lanjut… menulis di blog bagiku adalah menyampaikan informasi baru, atau menyambung informasi yang sebenarnya sudah ada. Nah apakah aku semata-mata ingin menyampaikan informasi ? Saya jawab dengan jujur… TIDAK… terus konflik kepentingan apa dalam penyampaian tulisanku ? salah satu konflik yang muncul adalah PENGAKUAN dari pembaca… maksudnya ? Yah pengakuan bahwa,

blog dibaca oleh sejumlah orang, sekian orang, alias …KEPENTINGAN MERAIH HITS… Jadi konflik yang sering muncul dalam menulis bagiku (ini bagiku lho) adalah seberapa banyak hits yang kuraih hari ini ? Berapa banyak yang membaca tulisanku ini ?

Misal dalam tulisan Motor Baru Launcing 2012 , di tulisan tersebut judul adalah mengenai motor baru, tapi isinya sama sekali tidak ada gambar motor, dan diakhir postingan cuma ada ayat yang mengingatkan untuk tidak menyebarkan berita yang tidak perlu atau berita bohong. Konfliknya adalah saya ingin pembaca membaca ayat tersebut, nah agar menarik maka saya kasih judul yang bertolak belakang dengan isi ayat, yaitu judul bohong, tidak berguna dan dimentahkan oleh ayat yang tertulis di akhir tulisan.

وَلَوْلا فَضْلُ اللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ لَمَسَّكُمْ فِي مَا أَفَضْتُمْ فِيهِ عَذَابٌ عَظِيمٌ

Sekiranya tidak ada karunia Allah dan rahmat-Nya kepada kamu semua di dunia dan di akhirat, niscaya kamu ditimpa azab yang besar, karena pembicaraan kamu tentang berita bohong itu. (An Nur:14)

Masih banyak tulisanku yang mengandung “CONFLICT OF INTEREST” . Dalam dunia usaha, misal suatu proyek dimark up oleh oknum pejabat, konfliknya adalah si oknum ingin proyek berjalan lancar, tapi juga menginginkan uang dari pemenang tender proyek, maka terjadilah deal-deal dengan si kontraktor untuk memark up dana proyek, asal si oknum pejabat mendapat persenannya…. masih banyak contoh senada di bumi pertiwi dan dunia maya ini… sekali lagi IN my humble opinion.

Pertanyaannya, perlukah aku membuat email anonim sebanyak-banyaknya demi hits di blog pribadiku ini ? Atau tulisan heboh yang tidak ada manfaatnya ? Wassalamu’alaikum

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Ngeblog dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

10 Balasan ke Conflict Of Interest dalam Tulisan

  1. red komar berkata:

    baca dulu.

  2. cafebiker berkata:

    ngapunten sak derenge. Soal artikel motor baru di tahun 2012 yang mana isinya sama sekali bukan berita motor melainkan penggalan ayat. Apa namanya tidak bohong (secara tidak langsung seperti menjebak pembaca) . Memang maksudnya baik, tapi apakah pantas “bohong” disertai penggalan ayat suci. Masih banyak cara untuk dakwah tanpa “membohongi” (judul tidak sesuai artikel).
    Ngapunten loh mas, (jujur masih belum paham masalah agam)

  3. red komar berkata:

    blog bagus ,artikel baik-hrs ditingkatkan.

  4. Green products berkata:

    It’s enormous that you are getting ideas from this paragraph as well
    as from our dialogue made at this place.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s