Menulis Untuk Mengingat dan Berbagi bagai LEBAH


yuk mari.. Menulis lagi..

ABSORP

Ada tips menulis dari sabili, pointnya adalah ABSORP, Serap, menyerap pengetahuan yang didapat, baik dari buku, media atau pergaulan sehari-hari, dan dituangkan ke dalam tulisan untuk disampaikan kepada pembaca baik melalui penerbit, maupun sekedar ngeblog.

Nah seperti lebah. Lebah menghisap madu dari bunga-bunga yang mekar, bunganya aja indah, apalagi rasa madunya, dan lebahpun menghasilkan madu yang sangat baik bagi tubuh kita. “Lebah menyerap yang baik (nektar bunga) dan mengeluarkan sesuatu yang baik pula (madu).” (Al Quran)

Modifikasi

Apa nektar bunga bagi penulis, banyak, bisa dari khutbah-khutbah, kata-kata mutiara, majalah, internet, dan berbagai sarana yang kita jumpai tiap hari. Tentu perlu modifikasi dari apa yang kita dapat, penyampaian agar lebih menarik dan tidak membosankan, tapi jangan sampai pembaca disuguhi tulisan yang hanya untuk menutupi atau menjaga kebosanan, alias topik yang disenangi pembaca tapi tidak bermanfaat, yang penting pembaca suka, tentu mubadzir tulisan macam ini, pembaca hanya membaca lalu dilupakan, sebisa mungkin tulisan itu menjadi pengingat, reminder bagi pembacanya.

(dari blogwalfa tentang Belajar Kesuksesan dari Lebah) Beberapa pembelajaran bagi manusia dari makhluk yang bernama lebah ini, antrara lain :
  1. Lebah hanya makan makanan yang baik dan berguna, yaitu serbuk sari dan nektar bunga. Sehingga apa yang dihasilkan adalah yang terbaik dan berguna bagi makhluk lain. Itu berarti kita sebagai manusia harusnya meniru sifat lebah, kita harusnya senantiasa saling memberi kebaikan kepada sesama, suka bersedekah, dan yang kita sedekahkan pun harusnya berguna bagi orang lain, bukanya sesuatu yang sudah tidak berguna lagi. Jadi hendaknya manusia memperhatikan apa yang terbaik juga bagi orang lain.
  2. Dimana saja lebah berada selalu menguntungkan bagi makhluk lain. Itu berarti kita senantiasa harus memberikan manfaat bagi orang lain dimanapun kita berada.
  3. Setiap lebah berpijak tidak ada dahan yang patah. Artinya di manapun dia berada, dia tidak merugikan makhluk lain.
  4. Lebah memiliki karakter berani dan tidak mudah menyerah. Begitu pun seharusnya kita kalau mau sukses harus berani dan tidak pantang menyerah.

Jadi silahkan membaca dan menulis, seperti lebah, Serap yang baik dan tuangkan menjadi sebuah nilai kebaikan. Insyaalloh Barokah. Amin

Wassalamu’alaikum

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Ngeblog dan tag , , . Tandai permalink.

7 Balasan ke Menulis Untuk Mengingat dan Berbagi bagai LEBAH

  1. #99 bro berkata:

    sip..

    tp aku mo nulis seperti lebah pake entupku boleh to..

  2. gogo berkata:

    wejangan yg bagus buat direnungkan.. mantab

  3. request, tips menghadapi komentator ngawur, tidak sependapat wajar tapi nek misuh-misuh njuk dikapakne

  4. Malcolm Coonrad berkata:

    I love your blog.. very nice colors & theme. Did you make this website yourself or did you hire someone to do it for you? Plz reply as I’m looking to create my own blog and would like to find out where u got this from. many thanks

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s