Berkurban, Wujud Keyakinan dan Kepedulian Sesama


Sudahkah anda berkurban ? Yups Masbro Idul Adha, bukan cuma moment buat “NYATE” bareng kawan-kawan, bersenang-senang, ingatlah, banyak dari tetangga, warga sekitar kita yang mungkin cuma setahun sekali bisa makan daging, ya di moment idul Adha ini, atau idul Kurban. Menyisihkan sebagian rizki untuk kepedulian terhadap sesama. Baik seekor domba/kambing untuk mewakili satu keluarga, atau patungan satu ekor sapi untuk mewakili 7 keluarga, atau jika mampu puluhan ekor buat anda sendiri, dipotong dan bagikan ke masyarakat kurang mampu.

Mungkin ada yang bilang, “berat Kang” soale, rumahku aja belum lunas. Wajar, tapi Allah memberi waktu setahun penuh bagi hambanya untuk menabung dan membeli seekor kambing, jika niat tulus dari dalam hati Insyaallah jalan itu pasti ada. Yakin dan memang peduli.

Semenjak menyadari arti penting hewan kurban, juga keyakinan sebagai kewajiban bagi yang mampu dan yaqin, Alhamdulillah dari tahun ke tahun saya bisa menyisihkan rizki untuk iuran berkurban, bukan maksud sombong atau pamer, tapi siapa tahu bisa menginspirasi pembaca yang belum yakin meski mampu, rumah sempit umpel-umpelan, bisa dianggap belum lunas, dan belum beres, tapi keyakinan akan rizki Ilahi, maka pada waktunya berkurban Alhamdulillah, rizki untuk dibagi itu ada.

Maka tanya diri anda, apa yang anda makan tiap hari ? dan mungkinkah semua warga sekitar meraskan hal yang sama ? Yaqinlah Alloh Maha Tahu, Alloh Ar Rozaq, Sang Pemberi Rizqi, Risqi anda tidak akan berkurang hanya karena membeli seekor kambing, bahkan Alloh akan melipatgandakan dengan jumlah yang tidak terkira…. semua kembali ke diri anda, Yaqinkah anda dengan Kuasa Alloh ? Yaqinkah anda dengan Ar Rozaq ? Saya yaqin dan saya merasakan manfaatnya.

Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak. إِنَّا أَعْطَيْنَاكَ الْكَوْثَرَ 1 Maka dirikanlah salat karena Tuhanmu dan berkorbanlah. فَصَلِّ لِرَبِّكَ وَانْحَرْ 2 Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus.3 إِنَّ شَانِئَكَ هُوَ الأبْتَرُ

(Yang dimaksud berkorban di sini ialah menyembelih hewan dan mensyukuri nikmat Allah)

Dan Kami tebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar. وَفَدَيْنَاهُ بِذِبْحٍ عَظِيمٍ (As Syafaat :107)

{Sesudah nyata kesabaran dan ketaatan Ibrahim dan Ismail a.s. maka Allah melarang menyembelih Ismail dan untuk meneruskan korban, Allah menggantinya dengan seekor sembelihan (kambing). Peristiwa ini menjadi dasar disyariatkannya yang dilakukan pada hari Raya Haji.}

Berkurbanlah, agar hidupmu Barokah. Amin. Wassalamu’alaikum

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Alloh, Idul Qurban dan tag , , , , . Tandai permalink.

5 Balasan ke Berkurban, Wujud Keyakinan dan Kepedulian Sesama

  1. #99 bro berkata:

    sip..

    nyate kaya keye tri..

  2. si oom berkata:

    kalo niat pasti ada jalan kok 🙂

  3. sete berkata:

    cuma 100rb/bln
    rokok 250rb/bln aja mampu
    tidak korban?
    terlaluuuuu

  4. bakersdlies.com berkata:

    Having read this I thought it was very informative. I appreciate you finding the time and energy to put this informative article together. I once again find myself spending a lot of time both reading and leaving comments. But so what, it was still worth it!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s