Dasar Ndeso Nggunung


“Wis ndesa, nggunung maning. Ja klalen nggawa tambang karo anda nggo munggah nggunung”

Itulah cemoohan yang sering saya dapat saat sekolah SMP, yang artinya “Udah (tinggal di) desa, gunung pula. Jangan lupa bawa tali sama tangga buat manjat gunung”. Dulu, itu cemoohan biasa, ledekan yang sudah mafhum saya terima, toh mereka cuma bercanda. Saya anggap begitu. Sekedar ledekan, kalo sekarang mungkin disebut soft bullying, atau bully ringgan, karena dulu saya belum kenal kata ‘bully’. Lanjutkan membaca Dasar Ndeso Nggunung