- Klik untuk membagikan di Facebook(Membuka di jendela yang baru) Facebook
- Klik untuk berbagi di WhatsApp(Membuka di jendela yang baru) WhatsApp
- Klik untuk berbagi pada Pinterest(Membuka di jendela yang baru) Pinterest
- Klik untuk berbagi pada Tumblr(Membuka di jendela yang baru) Tumblr
- Klik untuk berbagi di X(Membuka di jendela yang baru) X
- Klik untuk mengirimkan email tautan ke teman(Membuka di jendela yang baru) Surat elektronik
- Klik untuk berbagi via Pocket(Membuka di jendela yang baru) Pocket
- Klik untuk berbagi pada Reddit(Membuka di jendela yang baru) Reddit
- Klik untuk berbagi di Linkedln(Membuka di jendela yang baru) LinkedIn
- Klik untuk mencetak(Membuka di jendela yang baru) Cetak
- Klik untuk berbagi di Telegram(Membuka di jendela yang baru) Telegram
Meliuk jalur Banyumas Nggunung ke Sumpiuh
Melanjutkan kisah gagal nengok Curug Gemawang di Desa kemawi, kami sekeluarga nekad melaju manjat lebih tinggi untuk mudun (turun) di Sumpiuh, jalur aspal cukup mulus dibanding jalan aspal kota banyumas yang keriwil gak pernah direbounding. meliuk ? tentu dalam batasan pelan dong, karena mengendarai bebek Vega yang abnormal disertai ngangkut keluarga.
nampak masih banyak pohon cengkih di kanan kiri jalan, meski tidak atau kurang terawat seperti era keemasan sebelum diobrak-abrik ordebaru atas nama koperasi. Jalanan terawat, sedikit sekali yang berlobang. Lanjutkan membaca Meliuk jalur Banyumas Nggunung ke Sumpiuh
Curug Gemawang, Sayang Jalur Belum Beres

Banyumas adalah kabupaten yang sebagian besar wilayahnya terdiri dari perbukitan, maka tak asing jika diwilayah Banyumas terdapat banyak potensi wisata yang perlu dieksplorasi. Salah satunya Curug atau air terjun. Salah satu air terjun yang masih dalam proses eksplorasi adalah Curug Gumawang, yang terletak di Desa Kemawi, Kecamatan Somagede. Dan pada kesempatan mudik kemarin saya penasaran dengan jalur yang katanya sudah diperbaiki, alias roda 2 bahkan mobil bisa masuk.
Berbekal bebek ngatini alias Yamaha Vega R aku sekeluarga berangkat “MANJAT NGGUNUNG” ke arah desa Kemawi, Desa Kemawi masih satu Lanjutkan membaca Curug Gemawang, Sayang Jalur Belum Beres



Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.