Coretan Akhir 2020


Hi, penghujung tahun. Apa yang istimewa di penghujung tahun ini? Bisa dibilang tidak ada. Corona virus, covid-19, itulah yang tertanam dalam benak setiap insan dunia saat ini. Padahal jika ditelaah lebih dalam, bagi saya justeru tahun ini adalah tahun yang istimewa. Mengapa? Coba saya hitung nikmat luar biasa yang Allah limpahkan, yang bisa nampak jelas

  1. WFH, Work From Home. Karena Pandemi, Karyawan diminta WFH dan melakukan pekerjaan yang mungkin dikerjakan dari rumah. Bisa dibilang makan gaji buta secara legal.
  2. Karena Corona, saya tinggal di rumah full time bersama keluarga selama Ramadhan dan merayakan ied . Hal yang belum pernah saya alami sebelumnya. Ini adalah anugerah terindah spanjang sejarah selama saya memiliki keluarga, Allah berikan waktu begitu luang untuk saya mengajar anak-anak saya hafalan surat-surat pendek dalam Juz’amma. Masih banyak lagi hikmah dari berkumpul dengan keluarga dikala pandemi.
  3. Kebiasaan yang diterapkan sebagai wujud protokol kesehatan menjadi hal yang menjadi biasa dan harus dilakukan, rajin mencuci tangan. Sebelumnya saya agak abai dengan hal satu ini

Banyak lagi nikmat yang tidak terhitung. Alhamdulillah

Bagaimana dengan kondisi negara Indonesia tercinta. yang pasti Pro Kontra mengenai Corona dikaitkan dengan politik. Chinayang dianggap sebagai induk semang dari virus covid-19 menjadi hal yang mendunia dijadikan tersangka kekacauan sosial ekonomi akibat wabah ini. Dan ujungnya banyak yang beranggapan ini hanya akal-akalan untuk jualan antivirus.

Di penghujung tahun Indonesia dikejutkan dengan aneka peristiwa yang menggemparkan. Imam besar Front Pembela Islam pulang dari Mekah disambut jutaan jamaah di bandara soeta, dan menjadi awal baru untuk menjeratnya ke meja hukum. Ditambah Perayaan maulid, pernikahan anaknya semakin memperkuat pelanggaran prokes yang menimpa beliau.

Tidak lama berselang, Pertengahan Desember , 6 orang yang dinyatakan laskar FPI pengawal HRS meninggal ditembak polisi di Cikampek/karawang. Hingga akhirnya di 30 Desember 2020, Front Pembela Islam, FPI dinyatakan sebagai ormas terlarang di seluruh bumi NKRI

Saya sebagai penonton awam menyikapi biasa saja, tidak mau berlebihan apalagi sampai terbawa kisah ‘drama’ yang disajikan penguasa. Bagi saya kasus itu hanya sinetron kejar tayang demi cairnya duit produser. Anggap saja kentut yang akan segera hilang baunya oleh hembusan angin spoi di penghujung tahun ini, Segera hilang oleh antivirus Sinovac tahap 2 sebanyak 1,8 juta yang baru saja tiba dari China di hari akhir tahun ini.

Lantas apa yang akan saya hadapi di 2021. tentu masih selalu mengalun Protokol Lesehatan, Prokes di setiap lini kehidupan, khususnya lingkungan kerja. Semoga badai ini segera berlalu, keberkahan sneantiasa menyertai kita smeua. Aaamiin (tri)

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di politik, serba-serbi dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s