Sariater, Makan Malam di Punclut


Setelah Berendam Air Panas, udara dingin dengan hujan rintik membuat kami lapar. Dapat info dari rekan kerja, katanya ada makanan Enak di Punclut. Saya baru tahu ada daerah namanya Punclut di negeri ini 😀 . Ndeso tenan diriku. Terprovokasi info tersebut, kamipun bergegas ngegas menuju Punclut, meski kami tidak ada yang tahu jalan ke sana.

*pict diperagakan oleh model :D

*pict diperagakan oleh model 😀

Bermodalkan GPS google map bawaan Samsung Wonder dan Sony Erikson Xperia C3, serta bertanya pada beberapa penduduk yang ditemui di pinggir jalan, akhirnya kami sampai di tujuan. Penuh perasaan deg-deg ser, jalan yang menanjak serta menukik, dengan penerangan minim. Cuma mengandalkan bias lampu kendaraan.

foto dari Bandung tourism

foto dari Bandung tourism

Punclut merupakan dataran tinggii,  menurut Wikipedia, Punclut merupakan singkatan dari Puncak Ciumbuleuit adalah salah satu kawasan yang terletak di sebelah utara Kota bandung. Kawasan ini terletak 7 kilometer dari pusat kota Bandung. jadi vewnya memang bagus. Pemandangan kelap-kelip lampu kota Bandung nampak nun jauh di sana. tapi kami kerepotan memilih warung atau resto yang tepat, guna mengobati lapar perut.

warung punclut panyawangan

menunggu pesanan, perut keroncongan

menunggu pesanan, perut keroncongan

Akhirnya kami memilih Warung punclut Panyawangan, Karena sudah lapar. Pengalaman makan siang di Gurameh bakar Abah’9 dimana kami terlalu banyak memesan makan (saya diminta pertanggungan jawab untuk menghabiskan 😥  ) dan akhirnya jadi santapan ikan mas di kolam, maka malam itu saya memilih menu yang pasti saya makan.

simpel dan pasti enak

simpel dan pasti enak

Makanan sederhana yang pasti saya suka. Nasi beras merah, cumi bakar dan jengkol goreng. Nylekamin pastinya. Tanpa jaim, langsung saya sikat habis. Sambalnya enak. Semuanya enak. Saya tidak sempat memotret menu yang disediakan.

pa aja yang dipesan?

pa aja yang dipesan?

Yang pasti, sambel goreng jengkol bikinan isteri saya lebih enak.(tri)

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di kuliner dan tag , , , , . Tandai permalink.

12 Balasan ke Sariater, Makan Malam di Punclut

  1. ardiantoyugo berkata:

    wih… asik pemandangane…

  2. orong-orong berkata:

    ane desember kemarin juga ke situ, emang dingin uey

  3. macantua berkata:

    Wah lg dibandung….

    Pete bakarnya joossss dsana

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s