Jalitheng Ngambek


Pernahkah anda ngambek? Ngambek, merajuk, mungkin karena kecewa, merasa diabaikan dan semacamnya.

Sepertinya ngambek berlaku juga pada sepeda motor. Kurang perhatian, sekedar jalan.

image

Itulah yang saya alami pada Jalitheng, sepeda motorku. Kurang terawat, apalagi semenjak bergaul dengan stasiun kereta. Sepeda motor jarang tersentuh. Dikendarai karena alasan yang sangat mendesak.
Saat sedang berkendara, bersaing dengan para roda raksasa, tiba-tiba Jalitheng Pulsar 220 berhenti bersuara, loss kompresi.
Mesin mati, indikator pada odometer mati semua layaknya belum dikontak ON alias display blank.

Pada kondisi seperti ini,
1. Jangan panik,
2. Tarik handle kopling segera, pinggirkan sepeda motor
3. Cek kemungkinan yang paling mungkin
4. Sabar meneliti kerusakan

Tindakan yang saya lakukan,
1. Cek sekering/fuse accu (buka tutup samping kiri), fuse aman
2. Bongkar jok rider dan tangki
3. Cek konektor/socket kabel kunci kontak dan lainnya (posisi di dalam fairing, depan kanan & kiri tangki, socket kabel stop kontak, socket kabel speedometer dan indikator led setang kiri berada di depan kiri tangki, dalam fairing), penyakit mulai terungkap.
Socket korosi kehijauan, kabel kontak warna putih putus.

image

konektor/socket sambungan kabel pulsar 220

Selanjutnya,
1. Bersihkan korosi socket sekedarnya (peralatan tidak memadai)
2. Sambung kabel kontak yang putus, sebisa mungkin cukup kuat
3. Kontak ON, display masih blank
4. Cek ulang hampir sejam, masih nihil, pasrah, (cari bengkel saja) pasang tangki kembali pada posisi kontak ON, tiba-tiba display speedometer menyala.

Kesimpulan:
socket dan atau sambungan kabel ada yang belum sempurna, justeru menyambung saat terdorong/tersenggol tangki. Jadi mesin bisa mati sewaktu-waktu jika terjadi goncangan.

Sebaiknya,
1. Lakukan pengecekan ulang.
2. Bersihkan socket menggunakan penetrating/contack cleaner.
3. Sempurnakan sambungan/socket kabel

Do it yourself.(tri)

**************
Posted from WordPress for Android Wonder Roti Jahe

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di motorcycle dan tag , , , . Tandai permalink.

10 Balasan ke Jalitheng Ngambek

  1. sijidewe berkata:

    mbang..mbambang

    visit sijidewe[dot]com

  2. Aa Ikhwan berkata:

    ajib kang salam DIY 😀

  3. Ping balik: LCD Speedo Pulsar Mati Total, Kenapa? | Triyanto Banyumasan Blog's

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s