Kerambit, Mengenal Senjata Minangkabau


cara-menggunakan-kerambitKerambit, senjata tradisional Miangkabau sebelumnya sya singgung dalam postingan Halfoworlds, Serial HBO Asia dari Indonesia. Untuk lebih jelas saya coba copas dari laman Facebook KERAMBIT, Karena cukup panjang, maka saya bagi dalam beberapa halaman, terdiri dari halaman

  1. Selayang pandang Kerambit
  2. Sejarah Kerambit
  3. Filosofi Kerambit
  4. Cara Memainkan Kerambit
  5. Kerambit di Dunia

Senjata Karambit, atau disbeut juga dengan Karambiak, Kurambiak, Kerambit adalah senjata jenis pisau genggam kecil berbentuk melengkung dari Indonesia yang telah mendunia.Bahkan senjata ini di produksi secara masal oleh produsun-produsen senjata dunia, dan menjadi senjata wajib personel US Marshal. Senjata ini termasuk senjata berbahaya karena dapat digunakan menyayat maupun merobek anggota tubuh lawan secara cepat dan tidak terdeteksi.

Dalam klasifikasi senjata genggam paling berbahaya, kerambit sebagai senjata mematikan menempati urutan kedua setelah pistol. Sabetan senjata kerambit bila mengenai tubuh lawan, dari luar memang tampak seperti luka sayatan kecil, namun pada bagian dalam tubuh bisa menimbulkan akibat yang sangat fatal karena urat-urat putus. Dan apabila mengenai perut, maka usus terpotong atau tercabik-cabik didalam.

Disamping menjadi senjata khas Minangkabau, permainan senjata kerambit juga berkembang di Madiun Jawa Timur yang dalam aksen Jawa disebut dengan nama “kerambik”. Permainan senjata ini diajarkan oleh Ki Ngabei Surodiwiryo dalam permainan pencak silat Setia Hati (SH), yang didapatnya dari Gurunya yang bernama Datuk Rajo Batuah di Kampung Ampang Padang. Dan Datuk Rajo Batuah tersebut merupakan murid dari para Panglima Minangkabau yang disebut Harimau Nan Salapan. Di Madiun, permainan senjata kerambit ini menjadi senjata khas pencak silat Setia Hati.

Selanjutnya Sejarah Kerambit, Klik halaman 2 

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di alam indonesia dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s