Jangan Asal


Acara televisi digemari di Indonesia sampai melupakan kewajiban agama (aku berlindung kepada Allah dari dipalingkan dari agama-Nya)
“segarkan Iman kalian, dengan banyak mengucapkan dan memahami kalimah tauhid” (fa’lam annahu Laailaahaillalloh) bukan sekedar diucapkan tapi dipahami bahwa “tiada Illah yang berhak diibadahi dengan benar kecuali Allah swt”. aktifitas kita harus merasa dipantau Allah, “Allah melihat kita” adalah keyakinan sebagai roh tauhid.
Saat waktu jumat hampir semua pejabat melaksanakan shalat Jumat, dari polisi, jaksa, hakim, anggota DPR MPR dan berbagai aparat lainnya, tapi apakah sikap mereka sebagian besar sesuai dengan roh shalat Jumat ? Karena tauhidnya lemah, maka shalat hanya sekedarnya, tdak dijiwai dan nilainya tidak meresap ke hati sehingga tidak mampu mewarnai kehidupannya sehari-hari.
wassalamu’alaikum
Zpetikan Khutbah Jumat pekan lalu Baiturrahman Ancol)

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Ngeblog dan tag , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Jangan Asal

  1. lukadiyo berkata:

    wah ane tadi jumatan disitu juga om ^^
    tapi telat heheh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s