Parkiran Yang Menyedihkan


Beberapa hari yang lalu aku mendapat surat pemberitahuan sekaligus panggilan dari Pengadilan Negeri Jakarta Barat. Permasalahan sebenarnya sudah selesai hampir setahun yang lalu, tapi sepertinya aku mendapatkan cash back (kaya kredit motor aja 😀 ) dari uang panjar ajuan persidangan yang aku jalani. Mantep nih, ada kemajuan, jika dalam jangka waktu 6 bulan dari tanggal pengiriman surat panggilan tidak diambil, maka uang akan disetorkan ke kas negara.

Gedung Pengadilan ini menempati gedung sementara di daerah Tomang karena gedung aseli yang di Slipi sedang dalam pemugaran. Saat nyasar ke lante 5, menengok ke luar jendela yang terlihat adalah Mall Taman Anggrek yang berdiri angkuh menantang langit… tapi saat menengok ke bawah.Parkiran pinggir jalan yang jelas mengganggu ketertiban, motorku juga terpaksa nagkring di situ (ga keliatan ding). Yups trotoar jalan yang seyogyanya di peruntukan buat pejalan kaki ini menjadi lahan parkir yang dikelola oleh sebuah organisasi yang tertera di gambar karcis retribusi parkir di atas. Apa ini legal ..? Entahlah.

Pemandangan seperti ini bukanlah hal asing bagi warga Jakarta, banyak ditemui dimanapun tempatnya, mungkin hanya di jalan protokol yang trotoatrnya bebas dari lahan parkir, kalo jalan lain, udah rahasia umum. Ini adalah potret jalanan Metropolitan yang semakin semrawut dan awut-awutan, Jalanan macet, pinggir jalannya nyonyor… MBOOOOOOOHHHHHHHHHHHHHHH…!!!!

Semoga bermanfaat>>>>>> Wassalam

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Jalan jakarta dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

20 Balasan ke Parkiran Yang Menyedihkan

  1. ayume berkata:

    Mirip di pasar deket rumah sayah 😀

    Suka

  2. blognyamitra berkata:

    Mirip dengan Mall Ambassador, trotoar dijadikan tempat parkir…

    Suka

  3. hourex150l berkata:

    jadi Ingat masa ABG dulu Maz, rebutan lahan parkir antar Gank di Solo ampe berdarah-darah..
    Kalo yang kaya begini kira-kira masih bisa direbut juga gak ya lahan parkirnya…??!!

    *masih ada juga bisnis /usaha genkster di jaman sekarang yang bergerak di bidang parkir dan pengamanan usaha kayak 15an tahun yang lalu…waaa, bener-bener gak berkembang Indonesia Niii..

    PISS..

    Suka

  4. #99 bro berkata:

    con toh tangerang dong tidak ada yang parkir di trotoar..*lha trotoare we raono…

    xxx

    tp malah di bahu jalan…

    Suka

  5. goyobod berkata:

    Itu perusahan jasa perparkiran yang baru ya? 😀

    Suka

  6. Maskur berkata:

    ipin bilang : kasian kasian

    Suka

  7. gogo berkata:

    itulah klo penegakan hukumny bobrok brok..

    Suka

  8. Mr_Long'S berkata:

    Lebih parah dpn ITC Roxy Mas parkiran ny… Rame Poll 👿

    Suka

  9. @Rosso : wak..wak… Parah 😀
    @Goyobod : kayaknya gitu.. Eh… Dah lama malah ik..ik.. 🙂
    @Maskur : wasyem mentang2 wis nang nggon adem ya… 🙂
    @gogo : yah gitulah nasib Indonesiaku.. 😦
    @Longs : yups , parah emang tuh… Apalagi jam pulang kerja tambah parah rah

    Suka

  10. Cicakmerah berkata:

    baru tau ane klo di jakarta ada trotoar jadi lahan parkir roda dua…
    di bandung, ampe sekarang belom nemuin..
    tapi klo roda dua lewat trotoar krn ga sabar antri sih… banyak 😀

    Suka

  11. rider biasa berkata:

    begitulah….. tapi perlu diingat dan diketahui, ormas atau orang” atau genk atau siapapun yang mengelola parkiran “liar” itu… mereka memberikan upeti kepada oknum aparat tertentu sehingga aman dan terus berkelanjutan …

    Suka

  12. nyaho berkata:

    lebih parah Mall Imperium Pluit, Trotoar ngak di jadikan tempat parkir, tapi malah lengkap di pasang alat ticket parkir dan pintu parkir…weleh2

    Suka

  13. cak poer berkata:

    neng mBanyumas cukup 500 perak + bonus tutup jok dari kardus xixixixi :mrgreen:

    Suka

  14. @Cicak : Bandung emang lebih rapi dari jkt, termasuk space buat pemotor saat di lampu merah, Jkt kayaknya belum ada
    @Rider : ada setorannya ya, pantes kok lancar lancar aja… Masuk akal . Sip infonya
    @Nyaho : betul, aku lewat siti tiap hari. Ntar kapan kapan difoto deh.. Itu jg krn trotoar dimakan busway 🙂
    @orriza : tahu aja, dah pernah ya … 🙂
    @Cak Poer : murah men ya…. Ada tutupnya lagi. Sip Mbanyumasan

    Suka

  15. Amama Ali berkata:

    karcise ngeri pake nama FBR edyyan preman formal yang dibudidayakan untuk mendongkrak pendapatan DKI dari sektor parkir

    Suka

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s