Pahala Nabi Ayyub AS


Nikmat Allah berupa panca indera sbagai modal untuk mjd lebih baik lagi kedepan. Mata msh bs melihat ciptaan Allah di dunia dan hasil2 kreasi manusia yg ber-ilmu, namun dpt jg menyaksikan dgn mata yg sebaliknya manusia2 yg berbuat nista menyekutukan Allah dgn sesuatu mengenyampingkan peringatan Allah yg haram ataupun yg halal tp tidak baik diterjang di gandrungi di konsumsi mjd budaya2 modern yg mengasyikan wujud ini. Nikmat berupa tangan dan kaki yg msh bs melakukan amal2 sholeh atau sebaliknya perbuatan2 yg sia-sia hanya menjaring rutinitas mnumpuk kekayaan di bumi ini, larut dgn kebahagiaan banyak harta2, anak2, kendaraan2, sawah ladang dan ternak yg mengantarkn pd kesibukan 24 jam tanpa henti sejenak menghadirkn waktu berdua-duaan dgn Allah subhanahu wa ta’ala.Timbang berat mana antara mata kita yg fisik fana nya kecil bahkan tdk lebih besar dari kepalan tangan dgn amal2 sholeh yg kita lakukan?Bila akal dan fikiran berfungsi pasti bs membedakan bahwa rahmat Allah atas mata adalah lbh besar drpd yg kita capai selama ini. Astagfirullah, nikmat Allah mana yg kita dustakan dari Maha Rahmaan?

Masih banyak yg qt miliki, kata Nabi Ayub a.s ketika di kucilkan oleh kaumnya dan di tinggalkan oleh istrinya sendirian beliau terbaring tak berkutik di tempat tidur. Nabi Ayub a.s. bermunajat (berbisik) dgn segenap jiwa raganya ke hadhrat Allah:

“Ya Allah, Tuhanku, aku ridha kalau Engkau cabut daripadaku akan nikmat Mu yg bernama hartabenda, anak turunanku dan kesihatan badanku, bahkan aku ridha kalau Engkau cabut dariku akan segala darah dan dagingku, serta kalau perlu boleh cabut segala tulang-belulang dan semua anggota badanku. Hanya aku berharap agar jgn sampai Engkau mencabut dua perkara (nikmat) Mu, yaitu akal fikiran dan lidahku, kerena aku memerlukan akal dan fikiran itu, guna mengingatMu dan aku memerlukan lidah itu, untuk dapat menyebut nama dan memujiMu.”

Ya, dgn cara begitu, Nabi Ayub a.s. Sesaat pun tak pernah lupa kpd Allah. Tak pernah ketinggalan menyebut dan memuji-muji Allah.

Subhanallah, seorang Nabi Allah yg penyabar atas apa yg Allah berikan kpdnya. Apakah kita mampu seperti beliau?Bisa.. salah satunya ini “Barang siapa -diantara para suami- bersabar atas perilaku buruk dari istrinya, maka Allah akan memberinya pahala seperti yg Allah berikan kpd Ayyub a.s atas KESABARANNYA menanggung penderitaan. Dan barang siapa – diantara para istri – bersabar atas perilaku buruk suaminya, maka Allah akan memberinya pahala seperti yang Allah berikan kpd Asiyah, istri fir’aun”. (HR. Nasa`i dan Ibnu Majah)

Wassalamu”alaikum..

oleh Zoel Fikr. >>>>>bersambung>>>>>>

gbr1 dr sini

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Al-Quran, Alloh, Ngaji dan tag , , , , , , , . Tandai permalink.

7 Balasan ke Pahala Nabi Ayyub AS

  1. alice pngen ..... berkata:

    Wew

    Suka

  2. Amama Ali berkata:

    thats why i named my son “al-Ayyubi”

    Suka

  3. #99 bro berkata:

    nderek midangetaken..

    Suka

  4. martini berkata:

    nunut maos mas

    Suka

  5. hourex150l berkata:

    kebanyakan manusia sekarang sejak bangun tidur hingga menjelang tidur lagi selalu memikirkan DUNIA bahkan sampai Mimpipun masih tentang DUNIA yang cepat atau lambat, rela atau tak rela pasti akan ditinggalkannya..
    Dan sedikit yang ingat akan AKHIRAT yang kekal selamanya dan mau tak mau,suka tak suka kita pasti akan ke sana Juga..

    Suka

Tinggalkan Balasan ke #99 bro Batalkan balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s