
Hai orang-orang yang beriman, penuhilah seruan Allah dan seruan Rasul apabila Rasul menyeru kamu kepada suatu yang memberi kehidupan kepada kamu[*], ketahuilah bahwa sesungguhnya Allah membatasi antara manusia dan hatinya[**] dan sesungguhnya kepada-Nyalah kamu akan dikumpulkan. (Al Anfaal : 24) [*]. Maksudnya: menyeru kamu berperang untuk meninggikan kalimat Allah yang dapat membinasakan musuh serta menghidupkan Islam dan muslimin. Juga berarti menyeru kamu kepada, petunjuk jihad dan segala yang ada hubungannya dengan kebahagiaan hidup di dunia dan akhirat. [**]. Maksudnya: Allah-lah yang menguasai hati manusia.
Al-HAKim meriwayatkan, Alqamah bin Harisa berkata, aku datang kepada Rasullulah SAW bersama tujuh orang kaumku. Setelah kami beri salam dan beliau bertanya, “Siapa kamu ini?”
“Kami adalah orang yang beriman.” Kemudian Rasullulah SAW bertanya, “Setiap perkataan ada buktinya. Apakah bukti keimanan kamu?”
“Buktinya ada limabelas perkara. Lima perkara yang engkau perintahkan kepada kami. Lima perkara yang diperintahkan oleh utusanmu kepada kami dan lima perkara yang kami terbiasakan sejak Zaman jahiliyah?”
*Apakah lima perkara yang aku perintahkan kepada kamu itu?” Tanya Nabi.
“Engkau telah perintahkan kami untuk : Beriman kepada Alloh, Percaya kepada Malaikat_Nya, Kitab-kitab_Nya, Rasul-rasul_NYa, Percaya pada takdir Alloh yang baik maupun yang buruk.”
**Lalu apakah lima perkara yang diperintahkan oleh para utusanku itu?”
“Kami diperintahkan oleh para utusanmu untuk bersaksi bahwa tidah ada Tuhan selain Alloh dan Engkau adalah Utusan Alloh, hendaknya kami mendirikan sholat wajib, mengerjakan puasa di bulan Ramadhan, menunaikan zakat dan berhaji bila mampu.”
*** Apakah lima perkara yang kamu masih terbiasakan sejak Zaman jahiliyah?”
“Bersyukur diwaktu senang, bersabar diwaktu kesusahan, berani diwaktu perang, Ridho pada waktu kena ujian dan tidak merasa gembira dengan sesuatu musibah yang menimpa pada musuh.”
Mendengar ucapan mereka yang amat menarik ini, maka nabi berkata, “Sungguh kamu ini termasuk kaum yang amat pandai sekali dalam agama dan berbicara, hampir saja kamu ini serupa dengan para nabi dengan segala hal yang kamu katakana tadi.”
Kemudian Nabi berkata, “Maukah kamu aku tunjukkan lima amalan yang akan menyempurnakan sesuatu yang kamu punyai?
Janganlah mengumpulkan sesuatu yang tidak akan kamu makan, janganlah kamu mendirikan rumah yang tidak akan kamu tempati, janganlah berlomba-lomba dalam sesuatu yang akan kamu tinggalkan, berusahalah untuk mencari bekal kedalam akherat.”
Semoga Bermanfaat…. Wassalam…
Di Kutip dr : Majalah Islam Sabili edisi 8 November
subhanallah smga brmanfa’at buat q dan semua amin..!
http://moy17.wordpress.com/2011/02/06/busett-suzuki-thunder-125-versi-international-foto-dari-dubai/
SukaSuka
sing quote terahir itu apa termasuk juga.
‘janganlah beli motor yang tidak akan kamu naiki’?
**serius, ora guyon**
SukaSuka
@motken : Amin
@Maskur : termasuklah, tp kayane akeh, kamsude ditumpakine mung sewulan pisan pas touring *imho
ngomong2 siki wis nang Clacap apa Den ?
SukaSuka
wingi nang Cilacap…maring nggunung barang
siki nang Jakarta
**prei 4 hari**
SukaSuka
Pencerahan di hari Senin…sip pak…
SukaSuka
alhamdulillah, tambah bekal hidup lagi! 😉
SukaSuka
pencerah disaat ‘lampu sekarang hanya 5 watt’
SukaSuka
bermanfaat sekali terutama bagi orang tua 🙂
SukaSuka
@All : makasih
@Pak Tua : jg buat orang muda dan anak tua..
@Maskur : jaku wis pindahan
SukaSuka
hmm… jadi mikir sendiri kalau saya beriman buktinya apa ya?
sekalian ngiklan pak bro..
SukaSuka
Minimal mau introspeksi kaya kalimat komentar tsb
SukaSuka
bukti iman yg lain adalah org beriman harus diuji !!
diuji keimanannya
SukaSuka
Betul dan mesti siap uji
SukaSuka
jangan sampai iman kita semua tergoda oleh bujuk rayu syaiton yg busuk..amin…
SukaSuka
Amin
SukaSuka
Kang mbiyen tau mbahas lambang UIN, apa dah ketemu kontroversinya? *(namya aja mumpung eling )
SukaSuka
Belum dapet bukti otentik Pak Dar… InsyaAlloh nanti, suwun wis dielingke
SukaSuka
kata2 brikut yg bisa kita jadikan pedoman……”janganlah mengumpulkan sesuatu yang tidak akan kamu makan, janganlah kamu mendirikan rumah yang tidak akan kamu tempati, janganlah berlomba-lomba dalam sesuatu yang akan kamu tinggalkan,”……
makasih sobat
Salam persahabatan dr MENONE
SukaSuka
seep mangstabf gan, ada perintah ada larangan, ada pembiaran(takrir) tuh yang pokok
lainnya juga ada urf atau adat kebiasaan yang baik yg masih bisa dipakai walu asalnya zaman jahili.
lanjutkan gan
SukaSuka
saya sudah membuktikan sebagai hamba yang mengaku-ngaku beriman belum ya??
#masih belajar#,,
SukaSuka
@Men1 : makasih Sob
@Pak Bons : mohon dukungan dan pencerahannya
@Mba Ysa : belajar selalu mba
SukaSuka