Service Rem Vario 125 tiap Ganti Kampas


Bagaimana memperbaiki rem Vario 125? Sebenarnya bukan memperbaiki, tapi Service di sini berarti pemeliharaan atau perawatan berkala, yaitu tiap ganti kampas rem atau pad, baik tromol maupun cakram atau disk.

Sebenarnya saya juga baru pertama mempraktekan perawatan total saat ganti kampas rem depan dan belakang si Pasir Putih, Honda Vario 125Fi keluaran 20013 ini.

Apa saja yang dilakukan dalam perawatan rem?

Jadi, dari dulu, kalo saya ganti kampas rem, khususnya rem cakram atau disk pad, saya hanya mengganti kampas rem saja, bahkan tanpa melepas kaliper rem. Salah satu cara praktis ganti kampas rem depan Hayate, pernah saya rekam dan upload di YouTube.

Seperti video di atas, rem Pulsar 220 yang mengaplikasi rem cakram depan dan belakang juga saya perlakukan kurang lebih sama seperti itu. Yaitu hanya ganti kampas saja dan cleaning sekenanya. Ternyata, cara ini, disinyalir menjadi musabab rusaknya rem Jalitheng Pulsar 220 Dtsi dan membuatnya hibernate, alias mangkrak karena kedua pengereman tidak berfungsi dengan baik, bisa dikatakan, tidak memiliki rem. Rem depan 1 piston ngunci, rem belakang yang cuma 1 piston juga ngunci, keras, enggan balik, sehingga membuat laju kendaraan ‘ngeden’ dan piringan cepat aus, tipis.

Dari share kerusakan rem tersebut, dapat nasehat dari Kang Yudi Permana kalo tidak salah, agar, tiap penggantian kampas rem, juga dilakukan penggantian oli rem. Jadi cara yang saya lakukan ini tidak hanya berlaku bagi Honda Vario seperti judul di atas, tapi berlaku bagi semua sepeda motor bahkan mungkin semua kendaraan bermotor, yang mengaplikasi rem cakram khususnya.

Baik, langsung saja saya coba tulis cara dan tips merawat atau menservis rem cakram (khususnya), agar tetap nyaman dan aman digunakan. Maaf, dokumentasi minim, karena tangan saya kotor.

  1. Bongkar kaliper (kadang disebut kepala babi), copot kampas rem lama
  2. Pompa atau aktifkan handle rem, guna mengeluarkan sebagian piston kaliper, tidak perlu sampai piston lepas dari boringnya atau rumahnya.
  3. Bersihkan, cuci dengan air sabun semua bagian dari kaliper, termasuk piston yang terdorong.
  4. Amplas bagian pinggir bibir piston, secukupnya saja, gunakan amplas yang halus, lingkar luarnya, amplas pelan, sekedar menghilangkan kerak debu yang membandel. Ini dilakukan jika dirasa air sabun tidak mampu mengusir kotoran yang menempel.
  5. Jika sudah bersih, buka tutup master rem atau rumah oli, jika rem depan, umumnya ada di setang kanan.
  6. Buka atau putar baut (naple) pembuangan oli rem yang berada di kaliper
  7. Pompa handle rem pelan, buang oli lama sampai habis 
  8. Bersihkan master rem dari kerak kotoran, biasanya berlendir seperti lumut, itu yang saya temui di master rem Vario, perhatikan katup, atau Valve di lubang master rem, Janan sampai copot dan hilang. Baiknya dilepas, biar pembersihan lebih maksimal, tapi pemasangan kembali perlu ketelatenan. Saya juga melepas Valve tersebut dan memasangnya kembali
  9. Setelah master rem cukup bersih, masukan oli baru, pompa handle rem, sambil buka dan tutup, baut pembuangan oli, sampai oli mengalir (ini proses membuang endapan angin di dalam selang rem). Lakukan berulang sampai oli mampu mendorong piston kaliper
  10. Dorong masuk piston (saya menggunakan kunci sock segitiga) agar mendorong oli kembali ke master rem. Jika oli masih keruh, sedot oli dengan pipa kecil yang dihubungkan ke botol. Seperti menambahkan air accu, tapi kebalikannya. Botol kosong dipencet lebih dulu, masukan ujung pipa/selang kecil ke oli di master rem, lepas penceramah pada botol, maka botol akan menghisap oli. 
  11. Isi kembali master rem dengan oli, pompa handle pelan sambil buka dan tutup baut naple pembuangan oli, sampai mampu mendorong piston keluar, tanda rem sudah berfungsi. Kencangkan naple pembuangan oli. Dorong kembali piston dan cek, apakah oli di master rem sudah jernih. Kalo belum ulangi langkah tadi. Kalo sudah bersih, tinggal pasang kembali kaliper, kampas baru dan selesai.

Jangan lupa beri Grease pada tiap bagian yang memerlukannya, seperti as kampas rem, as penggerak buka tutup kaliper (ada dua).

Rem belakang

Selanjutnya merawat rem belakang. Agak repot, karena harus 

  1. Bongkar knalpot.
  2. Buka kawat penarik rem
  3. Copot kampas rem
  4. Bersihkan, cleaning semua bagian rem, tromol biasanya penuh debu. Debu ini yang kerap menimbulkan suara berderit dan penyebab rem kurang pakem, karena gesekan antara kampas dan tromol terhalang debu.
  5. Lumasi dengan grease bagian yang memerlukan, seperti per kampas dan as kampas 
  6. Pasang kampas baru dan semua dikembalikan seperti semula. Selesai

Demikian DIY (Do Its Your Self) pada perbaikan, perawatan beserta penggantian kampas rem.

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di alam indonesia, motorcycle dan tag , , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s