Bohlam Vario tidak Awet dan Reflektor Meleleh


Bagi pengguna Vario 125 lawas, yang masih mengadopsi lampu bohlam atau pijar, nampaknya harus siap stok lampu pengganti. Karena, berdasarkan pengalaman saya, dan beberapa rekan, bohlam lampu utama cepat putus. Meski sudah ganti pakai bohlam original Honda.

Reflektor sekitar fitting bohlam meleleh, membuat bohlam miring

Reflektor seputar fitting bohlam meleleh, akibat terpapar panas yang berlebihan, menyebabkan sudut arah bohlam miring

Lebih parah lagi, jika menggunakan bohlam yang tahan panas, awet memang, tidak lekas putus dibanding bohlam lain, tapi akibatnya semakin buruk, reflektor di sekitar fitting lampu, meleleh.

Hal itu sudah saya temui pada 3 unit Honda Vario 125 lama, termasuk milik saya. Saya menyadarinya saat lampu utama menyala dan menyorot ke dinding, ternyata, hasil sorot dua bohlam tersebut tidak sejajar. Yang kanan lebih tinggi dari yang kiri. Istilahnya, ‘ndangak’. Padahal lampu utama Vario memiliki satu setingan saja untuk kedua bohlam tersebut. Setelah saya cek, ternyata, bohlam sisi kanan memang ndangak. Hasil sorot filamen penxeknya, sejajar bahkan cenderunv lebih tinggi dari hasil sorot filamen jauh bohlam sisi kiri. Nampak sekitar bohlam menggelembung, seperti pelupuk mata bengkak karena banyak nangis.

Melelehnya frlektor lampu utama Honda Vario 125 generasi 2013, si Pasir Putih, karena panas yang berlebihan dari bohlam, merembet ke fitting lampu. Sewajarnya, jika bohlam overheat, filamen akan putus. Hal tersebut tidak berlaku pada semua bohlam, padahal, kaca bohlam Vario saya sudah menghitam, tapi filamen tidak putus. Bohlam yang saya pasang adalah merk indopart, dengan harga 10 ribu per satuan. 

Mengganti bohlam sebelah kiri saja pada odometer 49.139,4km

Apakah ini berlaku bagi semua bohlam dengan merk tersebut? Sepertinya tidak, karena sebelumnya saya juga mengaplikasinya. Bahkan pada Hayate dan SkyDrive juga sama. Mengapa saya memakai bohlam bukan original, karena umur pakai bohlam original juga tidak jauh beda, padahal harganya tiga kali lipat. Kata enci orang bengkel, bohlam Vario mudah putus, karena Vario 125 lawas tidak mengaplikasi kiprok. Apa bener? Saya belum cek kepastiannya.

Apakah kasus melelehnya reflektor karena kwalitas material yang buruk? Entahlah. 

Oh iya, harga 1 set lampu utama Vario 125 gen awal ini berkisar 250 ribu untuk original Honda, dan 115 ribu untuk merk KW. Murah? Tergantung dompet masing-masing pemilik tentunya. Kalo saya belum menggantinya, saya hanya mencopot bohlam kanan dan hanya memasang sebelah kiri saja, mengganti dengan bohlam baru merk dan harga sama seperti sebelumnya. Yaitu indopart seharga 10ribu. Penggantian bohlam Vario ini saya catat sebagai penghitung, berapa lama umur bohlam sampai menghitam atau putus. Penggantian pada 08 Agustus 2017 dengan odometer menunjuk angka 49.139,4km. Semoga awet.

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di motorcycle dan tag , , , . Tandai permalink.

3 Balasan ke Bohlam Vario tidak Awet dan Reflektor Meleleh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s