Siapa si Johann Zarco?


Siapa si Johann Zarco? 

Rossi dan zarco serempetan di GP Austin 2017

Maklum, saya bukan pemerhati balap roda dua, sekedar suka, iya. Nah, semenjak menonton ajang ARRC, saya lebih suka menonton pebalap Indonesia, seperti Gerry Salim, Ahmad Yudhistira dan kawan-kawan serta pebalap Asia, jika di ajang tersebut tidak ada wakil Indonesia.

Rossi menghindar keluar lintasan dan dihadiahi penati 0,3 detik

Dari awal Seri MotoGP 2017, nama Johann Zarco terus mewarnai pemberitaan balap bergengsi tersebut. Bahkan tadi pagi, pada ajang GP Austin Amerika, Johann Zarco kembali mencuri perhatian penggemar motoGP. Zarco hampir menyerempet Valentino Rossi, yang membuat Rossi menghindar keluar lintasan, membuat Rossi memotong jalur race, mendekati Mark Marques #93. Akibat hal ini, Rossi dihukum Penalti 0,3 detik.

Zarco elbow down

Siapa si Zarco ini? Akhirnya saya bertanya pada Wikipedia, berikut jawabnnya:
Johann Zarco lahir pada 16 Juli 1990, di kota Cannes, Prancis.

Zarco memulai karier balapnya pada tahun 2004, dia berkompetisi di kejuaraan minimoto Italia. Pada tahun 2005, Zarco meraih posisi runner-up di Senior Mini European Championship dan pada tahun 2006, ia menjadi runner-up di European Open Championship. Zarco juga berkompetisi di kejuaraan 125cc Italia di mana ia selesai di tempat kedua belas. Zarco mengambil bagian dalam kejuaraan Red Bull Rookies Cup di tahun 2007, dan berhasil memenangkan kejuaraan tersebut dengan meraih empat kemenangan.

Pada tahun 2008, Zarco menjadi bagian tim Red Bull MotoGP Academy yang berkompetisi di kejuaraan Spanyol, tapi dia tidak mengikuti kejuaraan tersebut sepenuhnya. Dia diundang oleh Team Gabrielli di kejuaraan Italia untuk berpartisipasi dalam dua balapan sebelum menjalani tes perdananya bersama GP Aprilia 125cc.

Johann Zarco membuat debut Grand Prix-nya pada musim 2009 di seri pembuka Grand Prix Qatar bersama WTR San Marino Team-Aprilia kategori 125cc, dan berhasil menyelesaikan lomba di posisi ke-15. Dia berhasil tujuh kali finis dengan poin, dan berada di posisi ke-20 dalam klasemen akhir. Hasil terbaiknya adalah saat selesai di tempat keenam di Grand Prix Italia. Dia tetap berada di tim WTR pada 2009, dan selesai di posisi ke-sebelas klasemen akhir.
Pada tahun 2011 dia bergabung bersama tim Avant-AirAsia-Ajo. Pada lomba kedua di Grand Prix Spanyol, dia berhasil meraih podium pertamanya dengan finis di tempat ketiga, dan meraih tempat yang sama di lomba berikutnya. Kemenangan pertamanya diraih saat berlomba di Grand Prix Jepang. Pada akhir musim dia berada di posisi runner-up klasemen akhir.

Zarco pindah ke kelas Moto2 dengan tim JiR, Mengendarai motor Motobi pada tahun 2012. Dia menyelesaikan musim ke-10 di klasemen dengan 95 poin dan dengan mudah menjadi rookie dengan posisi tertinggi tahun itu. Pada tahun 2013, dia pindah ke Tim Ioda Project Racing Team, dengan sepeda motor Suter, dia memperbaiki musim rookie-nya dengan menyelesaikan podium dua kali dan berhasil meraih posisi 9 di klasemen dengan 141 poin. Tahun 2014, Zarco bergabung dengan tim baru, Caterham Moto Racing. Dia terkesan pada sepda motor kalex yang dominan dianggap inferior . Ia berhasil mendapatkan 4 podium finish, serta 1 posisi pole, membuatnya meraih posisi 6 di klasemen dengan 146 poin. Pada tahun 2015, Zarco pindah ke tim Ajo Motorsport, tim dimana ia dulu memulai debutnya di kelas 125cc. Zarco mendominasi balapan dan memenangkan gelar Moto2 pertamanya, dengan 8 kemenangan, 14 podium, 7 pole position dan berhasil mengumpulkan 352 poin. 2016 berhasil mempertahankan gelar Moto2-nya, menjadi pembalap pertama di Era Moto2 untuk memenangkan 2 gelar, dengan 7 kemenangan, 10 podium, 7 pole position dan meraih 276 poin. Zarco menjadi tokoh populer bagi para penggemar, ditambah dengan perayaan backflipnya yang spektakuler saat ia memenangkan perlombaan.

Tahun 2017, Zarco pindah ke kelas Premier, sebagai pebalap tim Tech 3 Yamaha. Pada debut pertamanya di ajang MotoGP, di grand prix Qatar, Zarco membuat kejutan dengan menduduki starting grid posisi 5. Sayang dia Crash di laps 2.

Iklan

Tentang Triyanto Banyumasan

Mencoba Tersenyum di saat marah itu perlu
Pos ini dipublikasikan di Moto GP dan tag , , . Tandai permalink.

7 Balasan ke Siapa si Johann Zarco?

  1. Kasamago berkata:

    asa Zarco masuk tim pabrikan kyknya masih panjang..

  2. Aa Ikhwan berkata:

    Ajib.. Nomornya pk nomor eks collin edwards

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s